Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )

Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )
Heran


__ADS_3

Bugh...


" Ahhh maaf..."


" Sayang...kamu baik-baik saja?" Rigel langsung berbalik arah pada orang yang menabraknya di bandara.


Dan betapa kagetnya dia saat melihat siapa yang di menabraknya.


" Ahhh ..sayang..." Belle hendak memeluk Rigel namun pria itu langsung mundur satu langkah agar Belle tidak jadi memeluknya.


Crystal sendiri tidak habis pikir bagaimana bisa putrinya itu seagresif itu pada Rigel.


" Kenapa?" Tanya Belle yang merasa heran ketika Rigel mundur untuk menghindari pelukannya.


" Kau itu tidak malu? Mommy mu melihat ke arah kita. Lagi pula jika tidak ada Mommy mu belum tentu aku mau di peluk oleh mu."


" Ahhh...kenapa seperti itu? Bukankah kita ini adalah sepasang kekasih? Lihat cincin ini, aku sudah memakainya dan aku mencari di internet ternyata ini hanya ada satu di dunia. Apa Mommy mertua ku yang memesannya khusu untuk ku sebagai menantunya? Apa aku sudah di terima di keluarga kamu? Apa aku--"


" Belle..." Gadis itu langsung melihat ke arah sang Mommy yang memanggilnya dengan suara rendah seperti itu.


Crystal sendiri merasa kasihan dengan Rigel yang terlihat sangat frustasi menghadapi tingkah Belle yang memang luar biasa itu.

__ADS_1


" Kenapa Mom? Apa ada yang sakit?"


" Jangan seperti itu sayang, Rigel malu menjadi pusat perhatian banyak orang dan lihat di sekeliling kamu." Belle melihat ke sekelilingnya dan menatap beberapa orang yang memang mengapa ke arah mereka dengan tatapan yang sulit di artikan.


Rigel sendiri hanya bisa menghela nafasnya frustasi saat menghadapi sikap Belle yang memang luar biasa itu.


" Memangnya iya?"


" Sudahlah, tidak perlu memikirkan hal itu. Aku ingin berangkat ke Paris. Kau ingin bersama ku atau menaiki pesawat sendiri?" Tawar Rigel pada Belle.


Mereka sama-sama menuju Paris bukan? Lalu kenapa mesti berangkat sendiri jika memang bisa bersama?


Blush...


Telinga Rigel mulai berasap saat menghadapi Belle yang seperti ini. Bisa-bisanya gadis menyebalkan itu mengatakan hal seperti itu di depan Mommy-nya. Itu membuat Rigel merasa malu dan entahlah.


Rasanya Rigel ingin mengigit bibir yang sejak tadi terus saja bergerak mengatakan hal-hal yang membuatnya mati kutu.


Eh, tapi tunggu dulu. kenapa Rigel bisa memikirkan hal seperti itu.


Kenapa dia bisa memikirkan hal sejauh itu hingga mengigit bibir Belle yang itu artinya dia mencium bibir gadis menyebalkan itu bukan?

__ADS_1


Melihat Rigel yang menggelengkan kepalanya seperti itu membuatnya khawatir dengan keadaan pria itu.


" Kamu kenapa? Apa ada yang sakit? mana yang sakit?" Belle benar-benar khawatir dengan keadaan Rigel.


Sementara Rigel yang mendapatkan perhatian seperti itu dari Belle membuatnya semakin salah tingkah.


Jantungnya semakin berdebat kencang dan rasanya ingin meledak saat tangan Belle menyentuh dada bidangnya.


Sumpah demi apapun Rigel tidak kuat dengan semua ini.


" Sudah, hentikan itu. Aku baik-baik saja. Aku permisi Nyonya." Rigel membungkukkan tubuhnya memberikan salam pada Crystal dan pergi meninggalkan mereka.


Dia tidak ingin Belle mengetahui bahwa detak jantung berdebar semakin kencang ketika gadis itu menyentuh dadanya tadi.


" Mom, apa Rigel sedang sakit? Tanya Belle pada Mommy-nya.


" Wajahnya merah, detak jantungnya juga seperti dua kali lebih cepat dari manusia normal bisanya. Apa dia kena serangan jantung atau--?" Belle langsung ingin mengejar Rigel namun di hentikan oleh Crystal.


" Rigel tidak sakit apapun Belle, dia hanya grogi dan salah tingkah. Dia tidak tau apa yang di rasanya saat ini adalah perasaan cinta. Jadi Mommy mohon, jangan terus membuat Rigel seperti itu jika kamu tidak ingin kehilangannya. Jadi lah diri kamu sendiri, tapi jangan sampai membuatnya lelah dengan diri kamu dan sikap kamu."


...🤍🤍🤍...

__ADS_1


__ADS_2