
Brak!
" Jangan macam-macam dengan ku!" Ucap Sky yang marah dengan apa yang mereka katakan saat ini.
Bagaimana bisa mereka mengatakan bahwa Rigel kecelakaan dan di culik.
Luar biasa sekali mereka yang berani menculik putranya. Sky benar-benar merasa marah saat ini.
Elle masuk rumah sakit karena terjatuh di dalam kamar mandi, lalu saat ini Rigel juga hilang karena di culik akibat kecelakaan yang menimpanya.
Sungguh, rasanya kepala Sky ingin meledak saat ini juga memikirkan semua ini.
" Maaf Tuan, tapi kami--"
Bugh...
Sky menghantam anak buahnya yang mengatakan hal seperti itu. Bodoh sekali mereka ini sampai bisa kehilangan jejak keberadaan Rigel yang di culik oleh orang bodoh yang menginginkan kematian.
Rasanya sudah lama sekali Sky tidak mencium aroma darah di sini. Apa ini saatnya untuk dia kembali membasahi tangannya dengan cairan berwarna merah berbau anyir itu?
" Aku tidak ingin tau apa pun alasan kalian. Jika sampai besok pagi aku tidak mendapatkan kabar dari kalian tentang keberadaan putra ku maka aku sendiri yang akan memisahkan kepala kalian dari tempatnya." Ancamnya dengan kejam.
Mereka mengakui kekejaman seorang Galaxy Sky Alexander dan itu sangat mengerikan sekali bagi mereka.
__ADS_1
Sedikit cerita yang mereka dapat bahwa pria itu memang sangat menyeramkan dan tidak ada yang bisa menyelamatkan mangsanya jika sudah berada di dalam targetnya.
" Katakan pada Jupiter untuk mencari informasi tentang keberadaan putra ku dan siapkan saja semuanya." Sky pergi meninggalkan anak buahnya begitu saja dan kembali ke rumah sakit untuk melihat keadaan putri cantiknya.
Berharap bahwa gadis cantik itu sudah jauh lebih baik dan tidak mengkhawatirkan lagi.
Di saat Sky tengah berpikir keras tentang keadaan putranya, di sisi lain Belle terus saja memikirkan pria yang begitu mencintainya walau dengan kata-katanya yang sangat pedas itu.
" Aku harap kamu baik-baik saja Bee, karena hati ku sedang tidak baik-baik saja saat ini ' Ucap Belle yang terus saja melihat ponselnya.
Dia merindukan pria yang seharian ini tidak ada memberinya kabar, karena jika pria itu tidak memberinya kabar itu artinya dia sangat sibuk dan Belle memakluminya.
Tanpa di ketahui olehnya bahwa saat ini calon suaminya itu tengah dalam keadaan tidak baik-baik saja.
Dia baru saja mengalami kecelakaan dan dia juga di culik saat itu juga.
" Tolong berikan kekuatan pada calon suami ku Tuhan. Tolong lindungi dia dalam keadaan apa pun saat ini." Ucap Belle lagi yang mencoba untuk berpikir jernih bahwa calon suaminya saat ini baik-baik saja.
Dia mencoba memejamkan matanya berharap kekhawatirannya hilang pada pria itu.
Di sisi lain, Rigel yang tengah dalam kondisi terluka baru saja sadar. Dia merasakan bahwa kepalanya berdenyut sekali saat ini.
" Sshhh...Apa ini?" Ucapnya dengan lirih merasakan perih dan pusing sekaligus yang di rasanya.
__ADS_1
" Hey, apa ini?" Tanya Rigel yang baru sadar bahwa dirinya dalam keadaan terikat di sebuah kursi.
" Tempat apa ini?" Ucapnya lagi saat melihat di sekelilingnya hanya gelap dengan suasana yang sangat hening.
Rigel mencoba untuk melepaskan ikatan tali yang membelit tubuhnya namun saat dia tengah berusaha untuk melepaskan diri terdengar suara seseorang yang memasuki tempat ini.
Telinga tajamnya mendengar bahwa pria itu masih berada sekitar 10 meter dari jaraknya saat ini.
Saat langkah kaki itu semakin dekat, Rigel kembali memejamkan matanya untuk mengetahui siapa yang telah berani menculiknya seperti ini.
Kreeekkk...
Pintu tersebut tergeser dan masuk dua orang pria yang sedang berbicara tentang dirinya saat ini.
" Kenapa dia belum bangun?" Tanya pria yang mungkin adalah bosnya saat ini.
Rigel masih berpura-pura tidur ketika pria itu berbicara.
" Maaf Tuan, tapi saya kurang tau. Apa mungkin itu ada pengaruhnya dengan kecelakaan tadi."
" Ambil air dan siramkan ke wajahnya. Aku ingin melihat wajah sombongnya itu saat ini. Aku ingin melihat wajah ketakutannya saat meminta ampun pada ku." Ucapnya memberi perintah pada anak buahnya.
Sementara Rigel, dia ingin sekali mengumpat saat ini karena pria itu telah berani melakukan hal ini padanya.
__ADS_1
Namun dia masih menahan itu karena dia tidak ingin gegabah hingga membuat keadaannya semakin sulit.
...💙💙💙...