
Setelah Rigel yang mencurahkan semua isi hatinya terhadap sang ibu, kini saatnya bagi Belle untuk meminta resto pada kedua orang tuanya.
Orang pertama yang ditemuinya saat ini adalah sang Daddy. Dia mengetuk pintu ruangan kerja pria itu dan masuk ke dalam istilah mendapatkan izin dari sang pemilik tempat.
Melihat bahwa putrinya yang datang membuat Ars langsung menghentikan kegiatannya.
Dia tau akan ada yang ingin dibicarakan putrinya itu. Belle tidak terlalu dekat dengannya, jadi jika dia datang menghampiri Ars seperti ini itu artinya pasti ada yang ingin disampaikan oleh gadis cantiknya itu.
" Apa apa sayang?" Ars memberikan senyuman terbaik yang untuk menyambut kedatangan sang Putri.
Melihat Daddy-nya sudah menyambung kedatangannya seperti ini membuat Belle semakin merasakan gugup.
Dia sangat gugup untuk menghadapi pria itu. Apa yang harus dikatakannya nanti? bagaimana caranya meminta izin dan meminta restu pada pria itu untuk pernikahannya besok bersama Rigel.
" Daddy..." Mata Ars sudah berkaca-kaca saat mendengar suara putrinya yang bergetar seperti itu.
Doa tidak bisa menahan semua perasaannya saat ini, apalagi saat melihat Belle binatang menghampirinya itu benar-benar membuat hati air semakin hancur berkeping-keping.
Apa begini rasanya sakit hati saat akan ditinggal pergi menikah oleh putrinya?
__ADS_1
Sungguh, ini benar-benar sakit sekali rasanya. Dia merasakan sakit yang luar biasa saat dia hendak melepas putrinya untuk menikah.
" Kenapa menangis sayang? apa yang membuat kamu bersedih? bukankah seharusnya kamu merasa senang karena besok kamu akan menikah dengan pria yang kamu cintai?" Belle menggelengkan kepalanya karena dia juga tidak tahu kenapa dia bisa cengeng seperti ini.
Berhadapan dengan Daddy-nya membuat perasaan Belle semakin diserang oleh ketakutan dan kesedihan.
" Belle memang mencintai Rigel Dad, dan Belle harap Daddy benar-benar bisa merestui hubungan kami." Ucapnya dengan suara yang masih bergetar.
Dia berusaha untuk menahan perasaannya saat ini agar tidak menangis. Bagaimana pun juga, Belle mengingat apa yang selalu dikatakan calon suaminya itu bahwa dia tidak menyukai gadis cengeng dan menangis.
Rigel tidak akan membiarkan air matanya jatuh, karena dia akan selalu membuatnya bahagia tanpa adanya air mata diantara mereka berdua.
" Daddy harap kamu bisa bahagia dengan pria pilihanmu. Dia memang pria hebat, dan Daddy harap dia bisa menempati semua janji-janjinya pada Daddy. Dia berjanji bahwa dia akan berusaha semampunya untuk membahagiakan kamu dan itu sudah lebih dari cukup bagi Daddy untuk membiarkannya mempersunting kamu." Ucap Ars pada putrinya.
Jujur, salah satu alasan kenapa dia bisa mengijinkan Rigel untuk menikahi putrinya adalah kesungguhan pria itu yang begitu mencintai Belle.
Kesungguhan pria itu untuk menikahi putrinya dan berjanji untuk selalu berusaha membahagiakan Belle adalah alasan satu-satunya kenapa dia bisa memberikan restunya pada pria muda yang paling dibencinya saat itu.
Pria mudah yang terlihat sangat sombong dan angkuh menurut Ars sendiri.
__ADS_1
" Apa Daddy benar-benar sudah merestui hubungan kami? Tolong Dad, Belle mohon untuk merestui kami. Besok kehidupan baru kami sebagai sepasang suami istri. Belle ingin, Daddy yang akan mengantarkan Belle di antar pernikahan besok." Berat sekali untuknya menjawab Belle saat ini.
Mengantarkan Belle ke altar pernikahan Ars. Dia takut jika dia tidak bisa menjadi ayah yang baik untuk putrinya.
Dia takutnya kamu besok dia menangis dan tidak sanggup untuk mengantarkan Belle pada pria yang akan menikahinya dan mengemban tanggung jawab selanjutnya atas putrinya.
" Daddy akan melakukan itu untuk kamu sayang. Daddy janji bahwa Daddy akan menjadi pendamping kamu bersama Mommy. Kami berjanji bahwa kami berdua akan mengantarkan putri kami ke pintu gerbang kebahagiaannya. Daddy harap kamu bisa hidup lebih baik dan lebih bahagia dari ini sayang."
Tes...
Jatuh air mata Ars saat dia mengatakan hal seperti ini pada putrinya.
Bukan hanya Ars dan Belle saja yang menangis saat ini, tapi Crystal pun merasakan hal yang sama.
Di balik pintu ruangan kerja suaminya saat ini dia tengah menangisi kehidupannya bersama Ars yang akan di tinggal oleh putri mereka satu-satunya.
Siap tidak siap mereka harus siap dengan semua ini karena memang inilah jalan hidup putri mereka.
" Mommy harap, kamu akan bahagia selalu dengan berkat Tuhan Sayang. Mommy hanya bisa mendoakan kamu dari hati Mommy dan berharap bahwa Tuhan selalu bersama kamu." Ucap Crystal dengan air mata yang mengalir di pipinya.
__ADS_1
...💙💙💙...