Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )

Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )
Pasangan


__ADS_3

Sebenarnya Acher benar-benar malas saat ini, dia malas sekali menghadiri pesta seperti ini.


Apalagi harus memakai topeng seperti ini.


Sumpah, ini sangat tidak nyaman. Terlebih lagi saat dia masuk dan semua orang memandang ke arahnya.


Mereka terus bertanya-tanya siapakah gerangan sosok yang baru saja masuk ke dalam ruangan besar ini.


" Apa ini?" Tanya Acher saat dia masuk ternyata ada orang yang memberikannya sebuah kertas kertas yang tertulis Rose.


" Kertas undian tuan..."


" Aku tidak berminat." Ucap Acher karena memang dia tidak berminat dengan semua ini.


" Tapi ini memang sudah perintah dari tuan besar bahwa akan di adakan pesta dansa. "


Duaar...


Meledak isi kepala Acher saat pengawal ini mengatakan tentang pesta dansa.


Jika tau akan ada pesta dansa seperti ini, dia tidak akan pergi ke tempat ini.


" Terserah kalian." Acher masuk ke dalam ballroom hotel milik keluarganya.


Ternyata pestanya semewah ini dan dia tidak menyangka jika acara nya akan begini.


Dia duduk pun, di barisan tamu undangan biasa aja, dari mereka tidak ada yang tahu siapa pria di balik topeng hitam tersebut.


Acher berpikir bahwa tidak ada yang mengenalinya, tapi sebaliknya mereka di sana yang telah merencanakan semua ini dengan baik benar-benar mengetahui siapa pria di balik topeng hitam itu.


Menurut asal ini adalah acara yang sangat membosankan. Namun Acher melihat sosok yang sangat dikenalnya.


Dia udah benar-benar memahami dan mengenali siapa sosok dibalik tapi yang berwarna hitam yang sama dengan yang dikenakannya saat ini.


Bedanya dia memakai topeng berwarna hitam tipe laki-laki, dan yang digunakan wanita itu adalah tipe perempuannya.


Dia terlihat bingung saat ini, bingung ingin duduk di mana karena dia tidak mengenali siapapun di dalam ruangan ini karena mereka semua memakai topeng.


" Kemana aku harus pergi? sementara aku tidak mengenal siapapun di sini karena mereka semua menggunakan topeng. " Aurin tidak tau kemana dia harus pergi saat ini karena memang dia tidak tau harus melakukan apa.

__ADS_1


Melihat Aurin yang seperti kebingungan dari gerak-geriknya membuat Acher langsung menghampirinya.


Tapi saat dia hendak menghampiri Aurin, tiba-tiba saya pembawa acara mengatakan bahwa sebentar lagi acara puncak akan di mulai


Nama mereka semua akan diundi, di mana nantinya akan ada satu pasang yang akan mempersembahkan sebuah dansa untuk mereka.


" Rose!"


Deg!


Jantung Acher seperti berhenti berdetak saat sebuah nama di panggil dengan kata Rose.


Acher melihat siapa yang maju ke depan dengan nama Rose.


" Apakah ada yang memegang kertas Rose?" Pembawa acara kembali bertanya tentang nama Rose dan saat melihat bahwa sosok yang di duganya Aurin maju, tanpa ras atau sedikit pun Acher maju ke depan.


" Apa kalian memegang kertas bertuliskan Rose?"


" Ini..." Aurin menyerahkan kertas tersebut dan memegang benar Aurin memegang kertas Rose.


Sementara Acher sendiri, dia juga langsung memberikan kertas tersebut.


Dia merasa bahwa ratapan yang diberikan pria itu padanya benar-benar sangat dalam. Aurin seperti mengenal tatapan tajam itu, tapi di mana dia pernah mengalami dan melihat mata tajam itu?


" Baik, jika seperti itu mulai musiknya." Betapa kagetnya Aurin saat mendengar suara musik klasik di putar.


Ini adalah pesta dansa, ini musik klasik untuk berdansa dan Aurin semakin tidak menyangka saat pria itu menarik pinggangnya hingga kedua tubuh mereka saling merapat dan menempel dengan sempurna.


" Kau terlihat cantik malam ini An..."


Deg!


Jantung Aurin seperti berhenti berdetak saat mendengar suara berat ini. Dia mengetahui siapa pria di balik topeng itu.


Dari aroma tubuhnya, tinggi badannya dan suar serta Maya tajamnya, Aurin yakin bahwa ini adalah Acher.


Ini adalah pria yang selalu membuatnya tidak bisa bernafas dengan baik.


" Jangan mencoba lari lagi An, karena sejauh apapun kamu mencoba untuk lari, aku akan mengejar mu hingga kau lelah dan berhenti berlari. " Ucap Acher pada Aurin.

__ADS_1


Dia tidak ingin auron kembali lari dari ya, dia akan membuat Aurin terus berada di sisinya.


" Jika kau marah padaku, aku minta maaf An. Kau boleh membenci ku sesuka hatimu, tapi tolong, setelah itu maafkan aku dan berikan aku kesempatan kedua untuk membuktikan bahwa aku benar-benar mencintaimu. Aku akan terus berjuang untukmu untuk masa depan yang telah merencanakan selama ini. Masa depan yang sempat aku gagalkan karena keegoisanku sendiri. " Aurin masih terdiam.


Dia masih mencerna apa yang di katakan Acher padanya, benarkah semua yang dikatakan pria?


" Aku mencintaimu Aurin Ananta, Aku mencintai sosok wanita bernama Zheng Jianyin. " Jantung Aurin semakin berdetak tidak karuan.


Dia tidak menyangka jika Acher bisa mengatakan cinta seperti ini padanya.


" Tolong berikan aku satu kesempatan lagi An. Berikan aku kesempatan untuk memutihkan bahwa aku benar-benar mencintaimu. Aku ingin membuktikan bahwa apa yang aku katakan ini memang benar, aku akan membuatmu bahagia dengan caraku sendiri. Untuk itu, aku mohon berikan aku kesempatan kedua. "


" Apa aku bisa percaya dengan semua ini?" Aurin memberanikan diri untuk menatap pad Acher saat ini.


Dia ingin mencari kebenaran dari setiap kata yang telah keluar dari bibir Acher.


" Percayalah pada ku An, aku akan berusaha membuat mu bahagia. " Ucap Acher yang meyakinkan Aluna.


Mereka berdua terus saja berdansa sampai musik berhenti.


Sementara di ruangannya, Alex tengah memantau laptopnya saat ini bersama Markus, tiba-tiba saja di kejutkan dengan Sky yang masuk ke dalam ruangan tersebut.


" Jangan ikut campur dengan urusan ku. Kau terlalu lama untuk bergerak. " Baru saja dia masuk ke ruangan ini, tapi papanya sudah membuatnya kembali kesal.


" Sky bukan lama bergerak, tapi Sku tidak ingin memaksakan kehendak Sky terhadap anak-anak Sky, seperti pada orang tua yang telah melakukan itu lebih dulu pada Sky. " Alex hanya mengendikkan bahunya saja.


Mana dia perduli dengan apa yang di katakan Sky saat ini. Karena rencana mereka akan segera segera terlaksanakan sesuai dengan rencana yang telah di susun Mario.


" Pa, jangan berbuat hal yang tidak-tidak. Sky tidak ingin Starla kembali mengisi anak-anaknya. "


" Diam saja jika tidak tau apa rencana ku. Kamu cukup diam saja. " Markus yang berada di dekat mereka hanya bisa diam sambil menikmati segelas susu hangat yang juga menjadi kesukaannya seperti Alexander.


Jika dulu mereka selalu mengonsumsi minuman alkohol, Maka kini mereka tengah menjalani pola hidup sehat sejak dulu untuk anak dan istri mereka.


" Jangan membuat Starla bersedih pa, Sky tidak ingin dia menangis lagi. "


" Aku pikir aku melakukan ini semua demi siapa jika tidak demi istri dan anak mu. Aku ingin memastikan bahwa seluruh keturunan ku hidup dengan bahagia. Aku melakukan semua ini demi kalian semua sebelum aku--"


" Sky lelah, " Dia langsung pergi untuk dari ruangan itu karena dia tidak ingin mendengar kelanjutan dari apa yang papa-nya katakan.

__ADS_1


...💙💙💙...


__ADS_2