
Pagi ini, keduanya sudah bersia untuk menjalani sesi pemotretan kedua mereka yang akan di pajang nantinya di acara pernikahan mereka.
Kali ini, Rigel terlah mempersiapkan pemotretan di sebuah taman lavender yang sangat terkenal di kota Wina, sungguh ini sangat indah menurut Rigel begitu juga menurut Belle.
Dan banar saja, Belle langsung berteriak heboh ketika melihat pemandangan di depannya saat ini.
" Bee, ini sangat indah sekali."
" Kau suka?"
" Aku sangat menyukainya Bee." Jawab Belle.
Sungguh, dia memang sangat menyukai pemandangan ini dan ternyata memang sangat indah.
" Pergilah, nikmati semua ini karena aku melakukannya untuk mu." Ucap Rigel dengan penuh senyuman.
Apalagi saat dia melihat Belle yang terlihat sangat bahagia menikmati semua ini.
__ADS_1
" Kau cantik Belle..." Ucap Rigel lagi saat melihat Belle yang berlari seperti itu.
Dia menikmati pemandangan yang ada di depannya saat ini dan itu semua terlihat sangat luar biasa baginya.
Ternyata kebahagiaan itu sangat sederhana sekali. Bahagia itu sederhana saat melihat wanita yang kita cintai merasa sangat bahagia, maka kita juga akan ikut merasakan kebahagiaan itu.
" Cinta itu sangat sederhana. Tapi, yang sulit itu bagaimana cara kita menyederhanakannya." Seseorang datang menghampirinya dan berbicara padanya.
Rigel tidak mengetahui siapa pria yang berbicara padanya itu. Entah siapa dia, Rigel tidak mengenalnya tapi wanita itu bisa berbicara seperti itu padanya.
" Aku pernah memiliki cinta yang luar biasa tapi aku kehilangannya. Aku kehilangan cinta itu ketika aku memilih pria lain. Aku terpaksa memilih pria itu dan meninggalkan pangeran ku." Rigel semakin tidak percaya dengan apa yang di kayaknya.
" Aku tidak mengenal mu!" Ucap Rigel yang hendak meninggalkan wanita itu.
Namun langkahnya kembali terhenti saat wanita itu mengatakan sesuatu yang membuat Rigel penasaran dengannya.
" Cintai seseorang yang tulus mencintai mu dan jangan pernah menyia-nyiakan keberadaannya apalagi sampai meninggalkannya demi kebahagiaan orang tua mu. Belum tentu apa yang menurut kedua orang tua mu benar itu belum tentu benar untuk mu dan begitu juga sebaliknya. Cinta itu akan terasa indah jika saling mengisi satu sama lain. Aku melihat, bahwa kalian itu pasangan yang hebat. Aku hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk kalian." Wanita itu pergi meninggalkan Rigel yang menatap datar atas kepergiannya.
Rigel sendiri tidak mengetahui siapa wanita itu dan kenapa bisa dia memberikan saran terhadapnya sementara kehidupannya pun belum tentu baik karena apa yang di ceritakan ya itu jauh dari kata baik.
__ADS_1
" Bee...ayo sini." Panggil Belle pada kekasihnya yang berdiam diri di sana.
Belle tidak mengetahui bahwa kekasihnya tadi berbicara dengan seorang wanita dewasa yang memberikannya begitu banyak penjualan dengan cinta.
" Calon suami ku yang tampak, Rigel ayo peluk aku." Belle merentangkan kedua tangannya berharap Rigel mau memeluknya.
Melihat Belle yang seperti itu membuat Rigel menghampirinya dan memberikan pelukan hangatnya.
Bahkan Rigel juga mengangkat tubuh Belle dan membawanya berputar.
" Aku mencintai mu Beauty Daserina..."
" Aku juga mencintaimu putra Sky Alexander..." Keduanya tertawa dengan apa yang mereka lakukan saat ini.
Kedua kening mereka menempel dan hidung mancung keduanya bersentuhan hingga membuat tawa bahagia mereka kembali keluar.
" Putra Sky Alexander ada 6 Belle, jadi tolong sebut namanya dengan benar." Ucap Rigel pada Belle.
" Baik, aku akan mengulangnya. Aku juga mencintai mu Rigel putranya Sky Alexander." Ralatnya.
__ADS_1
...💙💙💙...