Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )

Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )
Panik


__ADS_3

" Berhenti membuat kepalaku sakit Belle. Biarkan aku bekerja sebentar saja karena walaupun liburan aku tidak bisa meninggalkan pekerjaan begitu saja. Jika aku tidak bekerja semuanya akan kacau nantinya."


" Tapi perut ku sakit Bee..." Ucap Belle yang menahan rasa sakit di perutnya sejak tadi.


" Sebentar saja Belle--"


Deg!


Jantung Rigel berdetak kencang saat dia melihat wajah Belle yang panik seperti itu. Bukan hanya panik, tapi wajah calon istrinya sudah pucat dengan keringat dingin yang keluar dari keningnya saat ini.


" Chéri...kau kenapa?" Rigel langsung meninggalkan laptopnya begitu saja setelah melihat wajah Belle yang pucat seperti itu.


" Perut ku sakit..." Air matanya mengalir begitu saja setelah melihat reaksi Rigel yang panik seperti itu.


" Ayo, kita pergi ke rumah sakit sekarang." Tanpa menunggu lama Rigel langsung menggendong tubuh calon istrinya begitu saja dan segera pergi membawanya ke rumah sakit.


Dia tidak ingin terjadi sesuatu terhadap wanita yang paling dicintainya itu maka secepat mungkin Rigel harus bisa membawanya ke rumah sakit agar mendapatkan pertolongan.

__ADS_1


Sepanjang perjalanan menuju rumah sakit pria itu terus aja diliputi dengan rasa khawatir karena melihat tubuh Belle yang lemah seperti itu.


" Belle, kau baik-baik saja Chéri?" Tanya Rigel lagi.


Dia benar-benar merasakan saat ini apalagi melihat wajah pucat belle seperti itu, rasanya untuk bernafas saja Rigel sangat susah saat ini.


" Sakit..." Belle terus saja meremas perutnya yang terasa sakit dan itu semakin membuat Rigel panik melihat keadaan kekasihnya.


" Sebentar lagi sayang, sebentar lagi oke." Rigel benar-benar harus fokus saat ini.


Dia harus memastikan keadaan Belle baik-baik saja dan dia juga harus memastikan bahwa dia bisa membawa mobil ini sampai ke rumah sakit.


Kedatangan mereka langsung di respon baik oleh para perawat rumah sakit dan beruntungnya Rigel karena Belle langsung di tangani saat itu juga.


Di saat mereka tengah menangani Belle, Rigel terus saja panik.


Dia takut ada sesuatu yang terjadi pada Belle. Tiba-tiba saja penyakit berbahaya menghantui pikirannya saat ini.

__ADS_1


" Ya Tuhan, jangan biarkan dia pergi meninggalkan ku. Aku benar-benar mencintainya Tuhan..." Ucap Rigel yang sudah sangat ketakutan saat ini.


Dia terus saja berdoa untuk kesehatan Belle dan berharap bahwa tidak ada penyakit berbahaya lainnya yang bersarang di dalam tubuh calon istrinya itu.


Jika Belle memiliki penyakit mengerikan makarigel siap menemani gadis itu berobat kemanapun sampai dia benar-benar pulih dan mereka akan hidup bahagia selamanya.


" Aku mohon bertahan lah Chéri." Ucap Rigel yang terus saja khawatir dengan keadaan calon istrinya.


Tak lama dokter sudah keluar dan itu membuat Rigel langsung menghampiri dokter yang terlah memeriksa Belle.


" Bagaimana keadaan calon istri saya dokter? Apa dia baik-baik saja? Dia tidak memiliki penyakit mengerikan bukan?" Dokter tersebut hanya tersenyum saja.


Dia begitu bangga dengan pria ini. Hanya karena hal seperti ini saya pria itu terlihat sangat panik dan itu artinya dia sangat mencintai pasangannya.


" Dokter, jangan membuat ku marah! Katakan ada apa ini? Aku tidak suka berbasa-basi. Jadi katakan dengan jelas apa yang terjadi sebenarnya pad kekasih ku." Ucap Rigel dengan nada mengancam.


Di sudah tidak sabar dengan dokter ini dan rasanya dia ingin sekali menghajar dokter itu.

__ADS_1


Bisa-bisanya dia tersenyum di saat Rigel merasakan kepanikan seperti ini.


...💙💙💙...


__ADS_2