
" Aaahhkkk...Omo...Omo...Omo..." Sheela berteriak histeris saat melihat tubuh Rigel yang basah oleh keringat.
Sementara Sheila hanya diam saja karena dia tidak tertarik sama sekali dengan pemandangan itu.
" Hey! Kenapa kalian melihat ku seperti itu? Pergi sana!" Ucap Rigel yang merasa tidak nyaman saat di lihat seperti itu oleh kakak sepupunya yang kembar itu.
Di mana Sheela yang berterima histeris ketika melihatnya yang duduk sambil menikmati sore hari di tempat itu.
" Aahhh...sayangnya kau adik sepupu ku. Jika tidak sudah aku habisi kau." Ucapnya dengan menggebu.
Sheila yang tidak ingin terlibat masalah apapun dengan mereka langsung pergi meninggalkannya.
Dia tidak begitu tertarik dengan semua itu karena mereka memang tidak tertarik sama sekali.
Mereka juga pulang ke Indonesia untuk menghadiri pesta pernikahan Twins Shei karena memang mereka akan menikah sebentar lagi.
Kakak sepupunya akan menikah sementara kakak tertua mereka masih betah dengan kesendiriannya.
Entah apa yang di tunggunya lagi. Padahal usianya sudah hampir kepala 4 tapi belum juga menikah.
" Pergi sana. Kau sudah ingin menikah tapi masih suka melihat pria lain bertelanjang dada. Dasar mesum." Sheela melengos begitu saja dan meninggalkan Rigel di sana.
__ADS_1
Tak lama Pria yang di pikirannya itu datang karena perjalanannya yang harus menempuh perjalanan lebih dari 30 jam untuk sampai di sini makanya dia terlambat.
" Kak..." Sapa Rigel saat melihat pria yang memiliki wajah sepertinya.
" Kapan kalian sampai?"
" Baru tadi pagi." Jawab Rigel.
" Lalu apa yang kau lakukan disini?" Tanya Alta lagi.
Rigel berdiri dari tempatnya dan menatap pada kakaknya saat ini.
" Aku baru saja bermain kuda di hutan. Kaka sendiri baru sampai." Alta menganggukkan kepalanya dan pergi meninggalkan Rigel begitu aja.
Ingatlah, bahwa di atas dinginnya Acher, masih ada yang lebih dingin lagi dan itu adalah Prince Alta King Alexander. Putra pertama dari Pasangan Matheo King Alexander dan juga Diandra Anindita.
Sementara di Paris sana, Belle yang mendapatkan foto dari Rigel menjadi panas dingin melihat bagaimana kekasihnya itu saat bertelanjang dada.
" Aahh...aku bahkan tidak bisa bernafas dengan baik Rigel. Bisa-bisanya kamu mengirimkan ku foto seperti ini." Ucap Belle setelah melihat bagaimana rupa dari kekasihnya yang menampilkan pemandangan panas untuknya.
Mendapatkan hal seperti itu dari Rigel langsung membuat Belle langung tersipu malu dan panas dingin.
Wajahnya bersemu merah, karena melihat pemandangan panas itu.
__ADS_1
" Sudah lah, aku tidak ingin melihatnya lagi. Lebih baik aku menghubunginya saja. Aku akan meminta uang padanya. Aku ingin membeli iPad baru karena para wanita jahanam itu telah menghancurkannya." Belle pun langsung mengambil ponselnya kembali menghubungi Rigel.
" Apa lagi? Jangan bilang kau ingin melihatnya lagi." Ucap Rigel yang secara langsung mematahkan angan gadisnya.
" Aku ingin meminta uang sama kamu Bee. iPad ku jatuh dan rusak. Aku ingin membelinya yang baru tapi uang ku tidak ada." Adunya dengan manja.
Rigel hanya bisa mendesah pasrah. Dia lupa memberikan salah satu kartu miliknya pada Belle saat itu.
" Pakai saja uang mu lebih dulu, aku akan menggantinya nanti setelah aku pulang. Jika kau sudah jatuh miskin maka aku akan mengirimkannya sekarang. Kirimkan saja nomor rekening mu maka aku akan mengirimkannya sekarang." Belle langsung tersenyum saat mendengar Rigel mengatakan hal itu padanya.
Melihat senyuman Belle yang menyebalkan seperti itu membuat Rigel tau bahwa kekasihnya itu hanya ingin mengetahui apakah dia memberikan uangnya tau tidak.
" Aku masih memiliki uangnya. Lagi pula aku bisa meminta Mommy untuk memberikannya lagi nanti. Jadi jangan memberikan uang apapun pada ku oke." Rigel menggelengkan kepalanya karena dia tidak setuju dengan apa yang Belle katakan padanya.
" Kau itu kekasih ku dan sejak kau menjadi kekasihku maka apa pun yang kau inginkan maka aku yang akan membelikannya. Jangan pernah meminta apapun lagi pada Mommy mu mulai sekarang. Apapun yang kau inginkan katakan saja pada ku maka aku akan memberikannya untuk mu." Belle tersenyum sangat indah untuk kekasih hatinya karena dia tau bahwa Rigel pasti akan memberikan apapun yang di inginkannya.
" Baik jika begitu. Aku kan memberikan nomor rekening ku sama kamu Bee. Jika ingin mengirimkannya nanti, tolong lebihkan untuk aku pergi ke salon oke. Aku ingin melakukan perawatan rambut."
" Kau menunjukan sisi lain mu yang tidak ku ketahui. Ternyata kau itu sangat matre sekali."
" Oh tidak! Jangan katakan aku matre karena aku tidak matre. Aku ini realistis tau." Ucapnya dengan cemberut.
" Iya, sudah lah. Apa kau sudah makan siang?"
__ADS_1
" Aku akan melakukannya nanti."
...💙💙💙...