
Belle sangat menikmati sekali hari-harinya semenjak dia mengandung anak mereka.
Hidupnya terasa lebih bahagia dan lebih berwarna lagi apalagi dengan keinginannya yang terkadang membuat gejala kesal.
" Ayo Bee, pijat lagi di sebelah sini. Pinggangnya masih sakit dan dia terasa sangat pegal." Ucap Belle pada suaminya yang sudah 1 jam yang lalu terus saja memijatnya.
" Jika kau lelah panggil saja tukang pijat kenapa harus aku yang memijatnya. Kau tidak banyak mengerjakan hal apapun tapi terus saja mengeluh sakit pinggang."
" Apa aku harus mengatakannya sama kamu kalau aku saat ini tengah mengandung anak kamu? bersyukur ini hanya satu. Bagaimana jika aku mengandung 4 anak sekaligus seperti Mon Starla waktu mengandung keempat adik kamu? Apa kamu mau?"
" Tidak! cukup memiliki dua anak saja itu sudah lebih dari cukup untukku. Jangan pernah berpikir ingin memiliki anak banyak apalagi kembar 4 sekaligus. Kau tidak tahu bagaimana berbahayanya jika mengandung 4 anak kembar seperti itu. Bahkan Mommy ku dulu harus dijaga dengan sangat ketat." Belle merubah posisinya saat ini menjadi duduk karena dia sangat penasaran dengan cerita suaminya.
Apa sebegitu menyeramkannya mengandung bayi kembar 4 sekaligus?
__ADS_1
" Jangan bertanya hal yang tidak penting karena aku tidak akan menjawabnya. Sekarang sudah waktunya untuk minum vitamin dan ayo tidur. Sebentar lagi susumu juga akan datang dan habiskan itu. Jangan sampai aku melakukan hal yang sama pada waktu itu agar kau mau minumnya sampai habis." Belle mengerucutkan bibirnya dengan wajah cemberut saat suaminya kembali mengingatkan kejadian di mana dia yang terpaksa harus meminum susu coklat yang sangat tidak disukainya itu.
Tapi demi bayinya dan karena hari juga sudah malam akhirnya Belle mau meminum itu tapi dengan cara ditransfer oleh suaminya melalui mulut Rigel di lanjutkan lagi ke mulutnya.
Suaminya itu memang sangat pintar luar biasa. Dia bisa melakukan apapun yang bahkan tidak pernah kita pikirkan dengan akal sehat kita sendiri.
" His, itu namanya bukan terpaksa tapi memaksa. Lagi pula kamu yang banyak diuntungkan di sini bukan aku."
Mendengar ancaman seperti itu dari suaminya langsung membuat wanita yang tengah mengandung itu terdiam dan tidak berani melawan lagi.
Dia langsung mengambil vitaminnya dan menghabiskan susu yang baru saja diantarkan oleh pelayan rumah mereka.
" Sudah habis." Ucap Belle pada suaminya yang memperlihatkan gelas itu sudah kosong.
__ADS_1
Dia apakah sudah menelan kapsul vitamin yang sangat besar-besar itu dengan begitu mudah.
" Bagus, sekarang ayo tidur." Belle menghilangkan kepalanya karena dia tidak ingin tidur.
Dia belum ngantuk jadi tidak bisa memejamkan matanya.
" Lalu kau ingin apa lagi Belle? ini sudah malam dan kau tidak boleh begadang. Ibu hamil tidak boleh tidur terlalu malam karena itu tidak baik untuk kesehatan janin mu."
" Aku tau sayang. Tapi aku masih ingin bercerita dengan kamu. Aku masih belum percaya jika aku bisa menjadi istrimu dan juga mengandung calon anakmu saat ini. Bukankah terdengar sangat aneh ketika seorang gadis yang menantang pria yang tidak dikenalnya sama sekali dan langsung mengklaim dirinya adalah calon jodohnya sendiri. Tidak hanya itu saja, aku bahkan dengan berani menantang pria itu saat datang ke kampusku menjadi dosen dan salah satu pembicara yang membuat kagum begitu banyak mahasiswi di sana. Pria yang paling digandrungi di kota Paris ini ternyata menjadi milikku dan dia juga adalah calon ayah dari anak yang telah ku kandung saat ini."
" Jika begitu, ayo hidup lebih bahagia dari ini. Kita akan membesarkan anak-anak kita dengan penuh cinta dan kasih sayang. Aku ingin kamu dan anak-anak kita hidup dengan sangat bahagia tanpa kekurangan satu hal apapun. Sekarang sudah waktunya tidur Belle, jadi ayo pejamkan mata mu."
...💙💙💙...
__ADS_1