
Begitu gagahnya mempelai pria saat datang ke altar pernikahan dengan di dampingi para pria hebat di belakangnya.
Rava, Reve dan juga Reyden ikut mengantarkan kakak mereka menuju altar.
Di saat seperti ini Starla terlihat begitu bahagia kala melihat anak-anak mereka terlihat begitu akur dan saling menyayanginya membuat hati seorang ibu itu tersentuh dengan penuh kebahagiaan.
Air matanya menjadi saksi atas apa yang terjadi saat ini.
" Jangan menangis sayang, apa yang kau tangisan disini?" Tanya Sky yang langsung menghapus air mata yang mengalir di mata istri tercintanya.
" Kau bahagia ketika melihat anak-anak kita begitu saling menguatkan satu sama lain. Bahkan mereka mengantarkan kakak mereka yang hendak memasuki kehidupan baru mereka." Benar apa yang di katakan Starla karena Sky pun merasakan hal demikian.
" Aku pun merasakan hal yang sama Starla. Aku juga merasakan kebahagiaan itu. Di hari tua ku, aku bisa merasakan kebahagiaan seperti ini." Sepasang suami istri itu terlihat begitu menikmati kebahagiaan mereka saat melihat ke-enam anak mereka terlihat sangat bahagia satu sama lainnya.
Mereka semua merasakan kebahagiaan yang sama, tapi lebih bahagia lagi Acher saat mempelai wanitanya sudah datang di dampingi keluarganya.
Jantungnya berdebar kencang saat melihat Aurin yang terlihat begitu cantik luar biasa.
__ADS_1
" Aku serahkan putri ku padamu, dan aku harap kau bisa menjaganya lebih baik dari aku. Cintai dia karena aku tidak bisa memberikan cinta yang besar untuknya, jadi hari ini--" Terdengar helaan nafas berat dari calon ayah mertuanya itu saat menyerahkan putrinya.
" A-aku harap kau bisa memberikan cinta yang tidak bisa ku berikan padanya. Aku percaya pada mu bahwa kau bisa mencintainya lebih dari aku mencintainya, jadi aku harap kau tidak akan menyakiti hatinya seperti aku menyakitinya."
" Ayah--" Air mata Aurin tidak bisa di tahannya lagi saat mendengar kata-kata yang keluar dari bibir ayahnya.
Sekali pun dia tidak pernah mendengar ayahnya yang mengatakan hal seperti ini dan rasanya sangat sakit sekali ketika dia mendengar hal itu di saat hari pernikahannya bersama Acher dan di hari itu pula dia mendengar ungkapan hati dari ayahnya.
" Tolong berikan dia cinta yang luar biasa, jangan biarkan dia menangis."
Saat memegang tangannya, Acher merasa tangan Aurin bergetar.
" It's oke, aki bersama mu An." Ucap Acher berusaha untuk menenangkannya.
Berharap apa yang di lakukannya bisa membuat Aurin tenang.
" Kalian sudah siap?" Tanya pembuka agama saat melihat kedua mempelai sudah sampai di altar pernikahan seperti ini.
__ADS_1
" Kami siap " Ucap keduanya karena memang mereka sudah siap untuk itu.
Baik Acher maupun Aurin, keduanya sama-sama mengucapkan janji suci mereka di hadapan pembuka agama dan di hadapan semua orang.
Janji mereka benar-benar di ucapkan dengan begitu lantang. Sampai air mata Aurin terus saja mengalir saat mereka di katakan sah sebagai pasangan suami istri.
" Aku mencintai mu Aurin Ananta."
" A-aku juga mencintai mu Axelo Achernar Sky Alexander Guero." Keduanya berciuman setelah mengungkapkan kata cinta pertama mereka setelah sah menjadi pasangan suami istri.
" Lihat, Bahkan rasanya aku ingin menikah lagi mengingat hal seperti ini." Tarisa langsung menatap tajam pada suaminya yang mengatakan hal omong kosong seperti itu.
" Bahkan berjalan saja kau sudah sulit, lalu bagaimana bisa mengatakan ingin melangsungkan pernikahan lagi untuk mengulang semua yang pernah kita lewati?"
" Tidak bisa kah membuat ku bahagia? Kenapa tidak mengatakan hal itu pada ku, dan katakan saja bahwa aku juga menginginkan hal yang sama dengan mu Alexander. Apa sulitnya?" Tanya Alex pada istri cantiknya yang masih terlihat cantik di usia tuanya seperti ini.
...💙💙💙...
__ADS_1