
Kini Belle dan Rigel kembali menghadap kedua orang tuanya.
Di mana Belle akan mengatakan pada Daddy-nya bahwa dia siap untuk menikah dengan Rigel.
" Dad..."
" Jangan katakan apapun yang membuat Daddy marah. Aku tidak ingin marah dengan kalian berdua, jadi jika hanya untuk membicarakan hal ini lagi aku tidak tertarik sama sekali." Ucap Ars yang begitu tegas untuk menolak pembicaraan di antara mereka.
" Tapi Belle siap menikah dengan Rigel Dad. Belle sudah menyetujui untuk menikah dengan Regal dan siap menjalani kehidupan rumah tangga. Rigel ya sudah mengatakan dan setuju dengan apa yang bila inginkan bahwa kami tidak akan memiliki anak dan lebih memilih untuk menundanya sampai benar-benar Belle selesai dengan studi Belle sendiri. Kami akan menikah dan menunda kehamilan Belle." Sebenarnya mendengar hal ini Ars sedikit lebih tenang.
__ADS_1
Tapi tetap saja dia tidak tenang karena pernikahan putrinya dengan Rigel itu membuatnya ketakutan sendiri.
Dia belum siap jika harus kehilangan putrinya secepat ini. Belle akan menikah dan memulai kehidupan baru bersama pria yang dicintainya lalu bagaimana dengan dirinya?
" Pernikahan itu bukan perkara hal mudah. Aku sudah mengatakannya itu semua tidak mudah. Apa yang kalian jalani saat ini akan sangat berbeda dengan apa yang kalian jalani saat menikah nanti. Menikah juga bukan hanya sekedar menunda kehamilan saja. Kalian salah jika berpikir aku menolah pernikahan ini hanya karena takut studi Belle terhambat. Tidak sama sekali. Aku tidak mengkhawatirkan itu semua. Yang aku khawatirkan saat ini adalah bisa tidaknya kalian menjalani kehidupan setelah menikah nanti. Aku pernah berbuat kesalahan pada istri ku dan aku tidak ingin apa yang aku lakukan dulu terjadi pada putri ku." Akhirnya apa yang mengganjal di hatinya selama ini keluar begitu saja setelah dia mengatakannya pada Belle dan juga Rigel.
Belle mengerti dengan perasaan Daddy-nya saat ini tapi berbeda dengan Rigel yang menanggapi serius untuk hal ini.
Jawaban anak muda itu seperti tengah menampar wajahnya saat ini. Bagaimana bisa pria seusia Rigel bisa bersikap sedewasa ini sementara saat kehidupannya bersama Crystal dulu dia begitu menyakiti istrinya.
__ADS_1
" Kalau begitu, katakan pada keluargamu bahwa aku menunggu lamaran sah dari mereka. Aku ingin diadakannya pesta yang mewah untuk penyambutan Putri itu."
" Dad, tidak perlu istimewa itu. Belle hanya--"
" Aku akan menyanggupi apapun yang diinginkan Daddy mu. Aku ingin menikahi Putri dari seorang pria bernama Arsya Antony Gilbert, jadi aku tidak akan membiarkan Putri mendapatkan sesuatu yang tidak layak. Aku akan memberikan pesta yang mewah untuk kamu. Aku berjanji itu!"
" Tapi Bee..."
" Biarkan dia menyiapkan pesta yang di inginkan ya sayang. Kamu layak mendapatkan semua itu. Kamu putri Daddy satu-satunya, jadi kamu pantas untuk semua ini."
__ADS_1
...💙💙💙...