Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )

Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )
Ada Mana Saja


__ADS_3

Rigel tengah menghadiri acara peresmian sebuah hotel yang mewah di pusat kota Paris dan karena memang dialah pimpinan perusahaan cabang Paris maka dia yang akan menghadiri acara tersebut.


Di dalam acar tersebut, ada seorang wanita yang memakai gaun putih dan tengah memainkan piano.


" Siapa yang memainkan piano itu? Terlihat tidak asing bagi ku." Tanya Rigel pada Felix tentang seorang pianist yang memakai topeng itu.


" Aku tidak mengenalnya tuan." Mendapatkan tatapan tajam seperti itu dari Rigel membuat Felix langsung menciut.


Dia masih mengingat dengan jelas saat dia di masukkan ke dalam kandang keluarga singa yang katanya menggemaskan tapi sangat menyeramkan menurut Felix sendiri.


" Saya memang tidak tau tuan, tim artist yang mengurus semuanya." Ucap Felix berusaha apa yang di jelaskannya dapat di terima dengan baik oleh Rigel.


Sepanjang acara tersebut, Rigel terus saja menatap dan menikmati permainan piano dari wanita itu sampai akhir acara tiba kedua mata Rigel bertabrakan dengan mata sang pianist.


Deg!

__ADS_1


Jantung Rigel berdetak kencang saat matanya menatap kedua bola mata indah itu. Dia seperti pernah menatap mata itu tapi di mana.


Di mana dia pernah melihat mata itu ya? Entah mengapa pikirannya langsung tertuju pada wanita aneh yang sangat menyebalkan menurutnya.


" Tidak mungkin itu dia. Lagi pula mana mungkin dia ada disini."


" Dia siapa tuan? Apa gadis yang membawa uang satu koper itu?" Felix langsung menutup mulutnya saat kembali mendapatkan tatapan tajam dari Rigel hingga membuatnya langsung terdiam.


" Maaf tuan, saya siap salah." Lebih baik Felix meminta maaf duluan dari pada langsung di hukum nantinya.


Tidak ingin terus tertuju pada gadis menyebalkan itu, Rigel memilih pergi meninggalkan tempat acara karena dia sangat malas sekali berada di tempat seperti ini.


Di saat dia hendak memasuki mobilnya, doa melihat wanita yang memakai topeng tadi masuk ke dalam sebuah mobil mewah yang tengah menunggunya.


" Siapa dia? Tidak mungkin dia hanya seorang pianist biasa tapi di jemput oleh mobil mewah seperti itu." Tanpa sadar Rigel mengikuti mobil mewah tersebut.

__ADS_1


Dan saat di sadarinya dia sudah mengikuti wanita itu hingga terlalu jauh. betapa kagetnya Rigel saat melihat ternyata wanita yang di ikutinya adalah wanita menyebalkan itu.


" What the fvck?" Umpat Rigel saat mengetahui siapa wanita itu.


Itu adalah Belle yang di ikutinya. " Bagaimana bisa aku mengikutinya tanpa ku sadari? Seharusnya aku sadar bahwa ini sudah tidak benar." Rigel langsung memutar mobilnya meninggalkan kawasan apartemen itu hingga membuatnya kesal setengah mati karena telah merasa di tipu oleh Belle.


Brak!


Rigel membanting pintu kamarnya begitu saja setelah sampai di rumahnya.


" Ahhhkk...Aku sudah gila! Bagaimana bisa aku terus menemukannya di mana pun. Aku bisa gila jika terus seperti ini." Rigel menjambak rambutnya karena merasa bahwa dia telah di perdaya dengan pikirannya sendiri.


" Pergi! Pergi dari pikiran ku!" Rigel kembali berteriak berharap bayangan Belle hilang dari pikirannya.


Sementara Belle yang berada di dalam kamarnya dia terus saja tersenyum seperti orang gila karena melihat bagaimana tampannya pria yang sudah di klaimnya dengan calon jodoh.

__ADS_1


" Jika terus seperti ini aku bisa gila membayangkan ketampanannya. Oh Belle, kau harus sadar dan terus semangat untuk mendapatkannya. Jodoh itu adalah cerminan diri dan pelengkap kekurangan mu, jadi aku pasti akan mendapatkannya."


...🤍🤍🤍...


__ADS_2