
" Aahhh...Maafkan aku Bee, aku berjanji tidak akan melakukannya lagi. Aku mohon maafkan aku." Belle terus saja memohon pada suaminya untuk tidak melakukan hal itu padanya.
" Aku tidak akan memaafkan mu. Kau sudah membuatku menjadi bahan tontonan banyak orang dan kau dengan mudahnya meminta maaf begitu saja? Oh tidak bisa Belle. Kali ini aku tidak akan memaafkan mu dan aku membalasnya." Entah balasan apa yang akan Rigel lakukan padanya, tapi yang pasti itu akan membuatnya lelah seharian.
Ya, Belle mulai mengerti pembalasan-pembalasan yang akan di lakukan suaminya itu.
Sudah pasti akan membuatnya kelelahan dan lemas.
" Bee...Aku mohon..." Pintanya lagi dengan sangat untuk mencoba meminta maaf pada suaminya namun tidak berpengaruh apapun lagi pada Rigel yang sudah terlanjur kesal dan akan membalaskan dendamnya.
" Bee ..aku--hemphh..." Belle berteriak dalam bungkaman bibir suaminya.
Rigel mencium bibirnya dan ********** hingga habis. Dia melakukan hal itu dengan Belle.
Jika tadi ciumannya hanya di bibir saja, maka kali ini ciumannya sudah turun ke leher Belle hingga membuat wanita itu langsung menggeliat saat pertama kali merasakan batang lehernya di telusuri oleh bibir suaminya.
Rasanya geli, aneh, basah dan ada rasa yang menggelitik saat bibir suaminya itu membasahi batang lehernya. Apalagi saat Kedua tangan suaminya itu meremas dadanya dan tiba-tiba saja kemeja yang di kenakan Belle si buka dengan paksa hingga kancingnya bertaburan.
__ADS_1
" Aahhh...Rigel..." Desahnya dengan manja saat merasakan rasa yang aneh menjalari seluruh tubuhnya saat Rigel .lepaskan tali pengait penutup dadanya.
" Bee, hentikan itu...rasanya....aahhhh...." Belle membusungkan dadanya saat merasakan bahwa dadanya di hisap oleh suaminya.
Sungguh, rasanya sangat luar biasa sekali, bahkan saat dia merasakan bibir suaminya yang bermain dengan liar di puncak dadanya dan membuat kegaduhan di sana.
" Rigel...sayang....Aahh..." Rigel terus saja melakukan apa yang ingin dilakukannya pada Belle karena dia ingin kembali merasakan kenikmatan dari tubuh istrinya.
" Sayang...." Rengek Belle saat dia merasa ada yang lepas dari tubuhnya.
" Aku akan memulainya." Ucap Rigel yang akan memulai semuanya.
Tadi, setelah dia mengetahui bahwa pipinya di hiasi bekas kecupan bibir Belle membuatnya kesal.
Dia langsung menjemput Belle untuk memberikan pembalasan padanya.
" Aahhh...bagaimana jika aku hamil nanti?"
__ADS_1
" Bagaimana ceritanya hamil jika sudah KB? Kau ini membuat ku kesal saja."
" Memangnya kalau KB itu sekali saja?" Pertanyaan konyol macam apa lagi ini?
Apa Belle pikir jika suntik KB sekali itu hanya untuk sekali pertempuran saja?
" Berhenti membuat ku kesal dan tutup mulut mu sekarang juga!" Ucapnya lagi yang mulai kesal.
Akhirnya Belle tidak lagi membuka mulutnya dan memulai pertempuran di antara mereka siang ini.
Suara ******* terus saja terdengar di ruangan pribadi milik Rigel karena mereka yang bercinta di siang hari.
" Ahhh...Sayang pelan pelan." Pinta Belle pada suaminya.
" Biarkan aku menikmatinya. Aku akan menyelesaikan semuanya dengan cepat asal jangan banyak bicara." Rigel terus saja memompa tubuh Belle untuk mencari kepuasan mereka siang ini.
" Aahhh...sayang..." Belle terus saja mendesah dengan semua yang di lakukan suaminya itu.
__ADS_1
" Belle...Ahhhkkk..." Rigel menjerit saat merasakan miliknya semakin membesar dan pertanda bahwa dia akan meledak sebentar lagi.
...💙💙💙...