Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )

Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )
Sedih


__ADS_3

" Belle..."


" Cukup Dad, jika Daddy terus memaksa Bell menerim perjodohan ini Bell tidak akan pernah mau melakukannya. Bell tidak ingin di jodohkan dengan siapa pun kecuali Rigel." Tangan Ars terkepal erat.


Dia sudah bosan dengan semua yang di katakan putrinya ini tentang Rigel. Ars benar-benar sudah muak dengan semua ini.


" Kalau begitu tetap dan terus lah berada di dalam kamar mu sampai pertunangan itu tiba. Jangan salahkan Daddy jika Daddy akan melakukan semua ini pada mu. Perjodohan ini akan tetap di langsungkan. Suka tidak suka kamu harus menerima semua ini."


Brak!


Ars membanting pintu kamar putrinya dan meninggalkan Belle yang langsung menangis setelahnya. Dia merindukan Rigel tapi Daddy-nya melakukan hal ini.


" Rigel..." Belle terduduk di lantai kamarnya.


Di menangis merasakan semua kesakitan ini. Jika Rigel tidak mencintainya setidaknya katakan itu padanya secara langsung.


Dia membutuhkan semua bukti itu. Semua bukti tentang dirinya selama ini. Apakah perjuangannya ini berbalas atau tidak.

__ADS_1


" Aku merindukan mu Rigel, aku merindukan mu." Tangis Belle pecah.


Dia menyembunyikan wajahnya di lutut, sambil menangisi semua ini.


Di saat Belle tengah merindukan Rigel, di saat itu juga Rigel merasakan hatinya berdebar kencang.


Bahkan telinganya terus saja berdengung seperti ada seseorang yang tengah memanggil namanya.


Tapi itu tidak mungkin Belle. Dia sudah aman bersama orang tuanya. Jadi untuk apa lagi dia memikirkan semuanya.


" Kenapa?" Tanya Sky pada Rigel di saat mereka berdua berada di balkon kamar milik Rigel.


Mendengar jawaban dari Rigel membuat Sky bisa menyimpulkan, bahwa saa ini putranya tengah mengalami kegundahan hati.


" Siapa yang kau pikirkan saat ini?"


Deg!

__ADS_1


Jantung Rigel semakin berdetak kencang ketika mendapatkan pertanyaan seperti ini dari Daddy-nya. Dia seperti mendapatkan hantaman besar ketika mendapatkan pertanyaan itu.


Tidak mungkin jika saat ini dia tengah memikirkan Belle. Dia tidak memikirkan gadis di bawah umur itu. Rigel tidak memikirkannya bukan?


" Semakin kau mencoba untuk menjauh, maka semakin bayangnya mendekat pada mu. Kau pernah berpikir tidak jika hati mu menyukainya?"


" Apa yang Daddy tanyakan?"


" Apa yang kau rasakan saat ini?" Tanya Balik Sky.


Dia tau apa yang putranya rasakan saat ini. Maka dia tau apa yang Rigel alami. " Kau tidak harus menjauh darinya. Sejauh apapun kau menjauhinya jika memang dia tercipta untuk mu, dia akan selalu dan tetap ada di sekitar mu. Kau hanya perlu membuat pertarungan dengan ayahnya. Aku bahkan ingin sekali mematahkan rahangnya itu. Wajahnya sangat sombong sekali."


" Jangan pernah ikut campur dengan urusan Rigel Dad. Rigel bisa menyelesaikan ini semua tanpa bantuan dari Daddy atau siapa pun." Ucap Rigel dengan tegas.


Dia sangat menolak segala bentuk bantuan yang akan Sky lakukan untuknya. Dia tidak akan menerima itu semua.


" Daddy tidak pernah membantu apapun. Kami hanya memantau saja. Pegang kata-kata Daddy, jika kau tidak bergerak dengan cepat maka gadis pirang itu akan seger adi jodohkan dengan pria yang mungkin saja menjadi pilihan dari Daddy-nya. Kebenciannya pada mu sudah mendarah daging. Jadi ajak dia bertarung dan tanyakan secara laki-laki apa yang diinginkannya dari mu. Dan selesaikan semua ini dengan cepat."

__ADS_1


...💙💙💙...


__ADS_2