Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )

Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )
Kepanasan


__ADS_3

Rigel yang berada di dalam kamar mandi tiba-tiba saja merasa tubuhnya panas. Apa yang terjadi dengan dirinya hingga tiba-tiba panas seperti ini?


" Oh God! aku akan membunuh mereka semua jika memang mereka yang telah melakukan hal ini padaku." Ucap Rigel setelah menyadari bahwa apa yang diminumnya tadi mengandung sesuatu yang langsung membakar tubuhnya.


Bukan hanya tubuhnya saja yang merasa terbakar, tapi birahi dalam dirinya juga bergejolak ingin dituntaskan.


" ****!" Umpat Rigel setelah sandar bawah kedua adiknya tadi telah memberikan obat perangsang.


Rava dan Reve benar-benar di luar akal sehat cara pikiran mereka. Rigel yang merasa haus pun langsung meminum jus jeruk tadi tanpa berpikir panjang dan ternyata inilah yang terjadi padanya saat ini.


Dia pergi ke ruang bilas untuk menghilangkan rasa panas di dalam dirinya namun tidak juga hilang.


Setengah jam berlalu, Belle yang sudah menunggu suaminya itu merasa khawatir karena pria itu tidak keluar-keluar sejak setengah jam yang lalu.


" Bee ..kamu baik-baik saja di dalam? kenapa sejak tadi tidak keluar?" Tanya Belle yang mengetuk pintu kamar mandi suaminya.


Dia sudah menunggu suaminya itu sejak tadi namun pria itu belum keluar sama sekali. Entah apa yang dilakukan dari dalam sana yang pasti hal itu membuat Belle khawatir.


" Bee..." Rigel yang berada di bawah guyuran air shower itu tidak mendengar sama sekali panggilan dari istrinya hingga membuat gadis menyebalkan itu masuk begitu saja ke dalam kamar mandi dan menghampirinya.

__ADS_1


" Apa yang kamu lakukan di sini? Kenapa mandi di bawah air dingin malam-malam seperti ini?" Tanya Belle yang langsung mematikan air yang keluar dari shower itu begitu saja.


Dia langsung menyambar handuk dan mengeringkan tubuh suaminya. Belle telah salah, dia salah besar karena telah masuk ke dalam ruangan Belle ini hingga membuat pria yang dikuasai gairahnya itu langsung menyambar bibirnya tanpa permisi.


" Hemphhh..." Bibirnya sudah dibungkung oleh suaminya hingga membuatnya tidak bisa berkutik lagi.


Apalagi saat tangan pria itu dengan liar menekan tengkuk lehernya hingga membuat ciuman mereka semakin dalam.


Rigel benar-benar sudah dikuasai oleh gairah hingga membuatnya membutakan matanya begitu saja pada gadis menyebalkan yang baru saja sah menjadi istrinya pagi tadi.


Bugh...bugh...


Mengetahui bawa istrinya kekurangan oksigen seperti itu membuat Rigel langsung melepaskan ciuman mereka.


Rigel melepaskan kau dan bibir keduanya dan kembali menyambarnya setelah merasa bahwa Belle cukup menghirup oksigennya.


Hap...


Tubuh kurus istrinya di gendong begitu saja dan di bawa ke dalam kamar mereka dan membawanya ke atas tempat tidur yang sudah di hiasi dengan ribuan kelopak bunga mawar.

__ADS_1


Jika biasanya malam pertama itu identik dengan mawar merah tapi tidak kali ini karena Rigel sengaja memesan kamar pengantin mereka untuk dihias dengan kelopak bunga mawar berwarna kuning.


Brugh...


" Bee..." Betapa kagetnya Belle saat tubuhnya dibanting begitu saja oleh suaminya di atas tempat tidur yang dipenuhi kelopak bunga tersebut.


Belle melihat bahwa mata suaminya saat ini tengah diselimuti dengan gairah yang membara.


Sejenak Belle merasa ketakutan sendiri. Di mana letak keberanian yang tadi yang merencanakan sesuatu untuk menggoda suaminya itu?


Entah lah, entah ke mana perginya semangatnya itu secara tiba-tiba dan yang tertinggal kini hanya sebuah ketakutan.


" Je te veux bébé." Ucap Rigel dengan bahasa Perancis yang mengatakan bahwa dia tengah menginginkan gadis itu.


Melihat mata suami yang sudah diliputi dengan gairah membuat Belle merasa tidak tega.


Hingga akhirnya, dia pun menyerahkan dirinya malam ini untuk sepenuhnya dikuasai oleh pria itu.


" Miliki aku semau kamu Bee..."

__ADS_1


...💙💙💙...


__ADS_2