Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )

Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )
Bioskop


__ADS_3

Aurin benar-benar di bawa Acher ke bioskop karena memang mereka akan berkencan dan menonton film bersama setalah tadi Aurin di ajak ke danau dan menaiki yatch yang di kendarai langsung oleh Acher.


" Kamu yakin kita akan menonton?" tanya Aurin pada Acher karena dia tau bahwa calon suaminya ini sangat tidak terbiasa dengan semua keramaian seperti ini.


Apalagi film ayang akan mereka tonton kali ini adalah film yang banyak di gandrungi anak muda lainnya.


Melihat wajah Aurin yang seperti tidak yakin padanya membuat Acher langsung mengangguk mantap.


Walau sebenarnya dia juga kurang nyaman engan tempat keramaian seperti ini, tapi setidaknya itu melihat Aurin bahagia dan tersenyum seperti itu padanya membuat Acher juga merasa tenang.


" Bukankah kamu mengatakan sendiri ingin berkencan seperti ini?"


" Memang, tapi aku--"


" Sudah, ayo masuk. " Acher membawa Aurin untuk memasuki ruangan dimana nanti mereka akan menantikan tayangan film yang akan mereka tonton.


Genggaman tangan Acher sangat terasa hangat di tangan Aurin hingga dia merasa bahwa hidupnya terasa sempurna sekali saat ini.


Di balik segala perasaan yang pernah di lewatinya, itu semua berhasil membuatnya bangkit. Dia bisa bangkit karena apa yang telah di lewatinya selama ini jauh lebih baik semenjak mengenal Acher dan menjalin hubungan dengan pria itu.


" Ace..."


" Aku akan selalu bersama ku dan percayalah padaku." Ucap Acher meyakinkan pada Aurin bahwa dia baik-baik saja saat ini.

__ADS_1


Lagi pula dia tengah berusaha untuk hidup lebih baik bersama Aurin yang sebentar lagi menjadi istrinya.


Kurang dari 2 Minggu lagi mereka akan menikah dan resmi menjadi sepasang suami istri.


Setelah itu, Acher berjanji pada dirinya sendiri bahwa dia bisa melakukan ini semua untuk dirinya dns juga untuk Aurin.


Dia akan membahagiakan Aurin dengan apa yang di milikinya.


" I hope so." Jawab Aurin.


Acher sendiri tersenyum mendengar jawaban singkat dari Aurin yang membuatnya membawa tangan Aurin dan mengecupnya di sana.


" I promise." Ucap Acher lagi.


Yang terpenting dia tidak menganggu mereka semua karena dia melakukan itu bersama Aurin.


Kekasih sekaligus calon istrinya dan lagi pula mereka akan menjadi sepasang kekasih sebentar lagi.


Keduanya begitu menikmati film yang tengah mereka berdua nikmati tanpa memikirkan apa yang orang lain lihat tentang mereka karena Aurin tidak mengerti itu.


Tapi berbeda dengan Acher yang mengetahui bahwa sejak tadi mereka menjadi pusat perhatian banyak orang.


Bahkan saat film sudah selesai pun, mereka masih saja bergandengan tangan karena memang Acher yang melakukan itu lada Aurin.

__ADS_1


" Ace, aku ingin ke toilet. " Aurin merasa bahwa sejak tadi dia ingin ke toilet, tapi karena filmnya nanggung maka dia menahannya dan saat ini dia tidak bisa lagi menahannya.


" Baik, ayo."


" Ace, please, aku bisa pergi sendiri. "


" Ayo." Acher benar-benar tidak membiarkan Aurin pergi ke toilet sendiri hingga dia menunggu di ujung lorong toilet wanita.


Sampai, saat dimana dia tengah menunggu Aurin ada seorang wanita yang menghampirinya.


" Hy..." Acher tidak memperdulikan itu semua karena dia tertarik dengan wanita itu.


Melihat pria itu yang tidak meresponnya membuat wanita itu tersenyum dan mengulurkan tangannya lagi.


" Aku Stella, and you?" Uluran tangan wanita itu di abaikan begitu saja oleh Acher.


Dia hanya melihat wanita itu dengan datar dan kembali diam tanpa ingin menjawabnya sedikit pun.


Dan apa yang di lakukan Acher membuat wanita itu tersenyum kecut. Namun, dia tidak lurus asa begitu saja karena dia tertarik dengan pria tampan yang dingin itu.


Melihat reaksi wanita itu yang juga tidak jera membuat Acher langsung mengatakan kata-kata pedas dari bibirnya.


" Pertama, aku tidak mengenal mu jadi jangan mendekat pada ku. Dan yang kedua, aku tidak tertarik sedikit pun untuk mengenal mu jadi menjauh dari ku. "

__ADS_1


...💙💙💙...


__ADS_2