
Akhirnya Belle dan Rigel tidak bisa pergi ke acara pesta pernikahan Elle, karena Belle yang sedang sakit.
" Bee, aku baik-baik saja. Jika kamu ingin pergi aku tidak masalah. Lagi pula masih ada pelayan di sini yang bisa menemani ku " Ucap Belle pada suaminya.
Dia merasa tidak enak jika suaminya juga tidak pergi sementara seluruh keluarganya pergi ke acara pernikahan adik mereka.
" Apa yang kau katakan? bagaimana bisa aku pergi ke pesta sementara kalau sakit di sini? aku tidak semudah itu untuk meninggalkanmu sendirian." Jawab Rigel.
Dia terus saja memberikan perawatan untuk istrinya. Berharap bahwa Belle akan segera pulih kembali.
Jujur, Rigel benar-benar tidak tega dengan keadaan istrinya seperti ini. Rigel sangat merindukan sekali saja di mana aja bisa berdebat dengan sengit pada istrinya.
Dan kini dia merindukan saat-saat itu. Saat dimana mereka bisa berbicara dengan tegang urat karena Belle yang terus saja melawan saat dia memberitahu.
__ADS_1
" Cepat tidur, kau harus istirahatnya agar segera pulih. Dokter juga mengatakan bahwa tekanan darahmu sangat rendah jadi kau harus banyak istirahat dan minum vitamin." Dengan manja Belle merentangkan kedua tangannya di arah sang suami.
Rigel yang mengerti bahwa istrinya saat ini dalam puasa manjanya membuat dia langsung menghampiri Belle dan ikut merebahkan dirinya di samping wanita itu.
" Apa ada yang sakit lagi? Jika masih ada yang terakhir maka kita akan memanggil dokter lagi untuk datang ke sini?" Belle menghilangkan kepalanya karena dia tidak ingin kembali diperiksa oleh dokter.
Bukankah dokter sedang mengatakan bahwa dia hanya kelelahan dan tekanan darahnya sangat rendah lalu kenapa harus diperiksa lagi oleh dokter?
" Aku lagi istirahat dan di peluk oleh kamu seharian. Aku rindu kamu Bee." Rigel pun memeluk istrinya.
Selalu saja bertingkah dan berulah hingga membuatnya sakit kepala.
" Maaf karena aku sibuk bekerja hingga tidak memperhatikan keadaan mu. Aku terlalu sibuk bekerja sampai melupakan bahwa aku sudah menjadi istri saat ini." Belle menggelengkan kepalanya karena dia tidak bermaksud menyalahkan suaminya seperti ini.
__ADS_1
Dia tidak bermaksud untuk menyalahkan suaminya, Belle benar-benar sangat merindukan suaminya lebih tepatnya dia ingin dimanja dan disayang seperti ini. Bukan tidak disayang oleh Rigel tapi waktu mereka juga terbatas.
" Kamu tidak bersalah, jadi untuk apa minta maaf Bee. Aku hanya merindukan mu saja. Bukan terganggu dengan semua ini."
" Tapi tetap saja. Aku minta maaf untuk itu semua." Ucap Rigel lagi.
Dia terus memberikan usapan di punggung istrinya sampai wanita itu benar-benar tertidur barulah dia beranjak dari tempat tidurnya.
Rigel duduk di pinggir tempat tidur dan menatap wajah cantik istrinya yang terlihat damai dalam tidurnya walau dengan wajah yang pucat.
Cup...
Rigel memberikan kecupan di kening Belle berharap apa yang dilakukannya bisa mengurangi rasa sakit yang di derita istrinya saat ini.
__ADS_1
" Aku mencinta mu Belle, jangan sakit-sakitan karena aku tidak tega melihat mu sakit seperti ini. Biarkan aku saja yang sakit asal jangan kamu ChΓ©ri." Ucap Rigel dengan sangat lembut.
...πππ...