Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )

Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )
Keluarga


__ADS_3

Rigel sudah siap sejak tadi, dan kali ini dia akan di iringi oleh ke empat saudara pria-nya untuk menuju ke altar pernikahan di mana dia dan Belle akan mengucap janji suci nantinya.


Seperti saat ini, dia sudah bersiap untuk menuju altar pernikahannya yang akan di antar oleh ke-empat saudaranya.


Seperti biasa, Bukan Rava dan Reve jika tidak berisik dan berbuat ulah dengannya.


" Tunggu dulu, dasinya miring. Semua harus tertata dengan rapi dan sempurna." Ucap Reve yang sengaja menggoda kakaknya itu.


Sementara Rigel, dia hanya bisa mendesah pasrah saja saat adik-adiknya melakukan hal itu padanya.


Plak!


Reve langsung memegang tangannya yang di tepis oleh Rigel barusan.


Tatapan maut di berikan pria itu pada adiknya yang terus saja mengganggunya sejak tadi.


Bahkan yang membuatnya semakin kesal adalah saat mereka terus saja membuat kerusuhan dengannya.

__ADS_1


" Jangan terus mengganggunya. Biarkan dia fokus dengan dirinya lebih dulu." Ucap Acher dengan datar.


Dia beralih pada Rigel yang membenarkan dasi milik Rigel yang tadinya sudah rapi menjadi sedikit berantakan karena ulah Reve tadi.


Melihat reaksi kedua kakaknya yang terlihat datar seperti itu membuat Reve tidak lagi berani mengganggunya.


" Jangan gugup walau sebenarnya aku juga merasakan hal yang sama waktu itu, tapi kau harus tetap tenang agar pikiran mu baik-baik saja dan kau bisa mengucapkan janji suci mu dengan benar." Acher menatap adik kembarnya itu.


Entah mengapa perasaanya saat ini sangat mudah sekali tersentuh. Dia yang telah menyakiti hati Rigel dengan keadaan mereka dulu, lalu di tambah lagi dengan ngidam Aurin yang terkadang memang di luar nalar hingga membuat Rigel kesulitan membuatnya semakin merasa bersalah.


Tapi yang hebatnya, Rigel tidak pernah menolak apapun keinginan Aurin yang menurut Acher tidak masuk akal itu.


" Sekarang sudah waktunya." Ucap Acher.


Akhirnya mereka membawa Rigel sang mempelai pria untuk datang ke altar pernikahan.


Saat para pria tampan itu berjalan membawa sang mempelai pria berjalan di altar pernikahan membuat semua mata tertuju pada mereka berlima.

__ADS_1


Tidak ada produk gagal dari keturunan klan Alexander. Semua terlihat tampan dan berkarisma.


Starla yang melihat para putranya berjalan di altar pernikahan seperti itu membuatnya merasa terharu. Mereka semua bisa akur dan terlihat saling menyayangi walau semuanya terlihat jauh dari kata baik.


Interaksi mereka sangat minim sekali di luar sana, tapi jika di dalam keadaan seperti ini mereka semua terlihat sangat sompak sekali.


" Kau berhasil menjadi ibu yang baik untuk anak-anak kita sayang. Aku bangga pada mu Starla..." Ucap Sky dengan penuh kelembutan pada istrinya karena dia tau bahwa Starla saat ini tengah merasakan perasaan yang membuncah di dalam dirinya.


Anak-anak mereka tumbuh menjadi anak yang hebat dan itu berkat dirinya yang menjadi ibu hebat pula untuk mereka semua.


" Kita adalah orang tua yang hebat. Bukan hanya aku saja sayang, tapi kamu juga menjadi ayah yang hebat untuk mereka semua. Cara kamu mendidik mereka dan membebaskan mereka dalam memilih jalan hidup sangat luar biasa sekali. Kamu adalah pria hebat ku. Langit terindah ku yang memiliki arti yang sangat luar biasa. Kamu adalah cinta dalam hidup ku Galaxy Sky Alexander Guero." Sky tersenyum mendengar kata-kata indah yang keluar dari bibir istrinya.


Doa tidak menyangka jika Starla bisa mengatakan hal seperti ini padanya.


Sungguh luar biasa sekali memang cintanya itu. Tidak ada wanita mana pun yang bisa membuatnya seperti ini. Bahkan dia tidak bisa membayangkan bagaimana kehidupannya jika tidak ada Starla dalam hidupnya.


Kehilangan Mawar Anjani saja bisa membuatnya hidup tapi mati selama 15 tahun, lalu bagaimana jika dia sampai kehilangan Starla.

__ADS_1


Entah jadi apa Sky nantinya. Pasti saat itu juga dia akan mengakhiri hidupnya di hari di mana Starla meninggalkannya.


...💙💙💙...


__ADS_2