
" Bee, ini bukan mimpi kan?" Tanya Belle mereka sudah sampai di tempat yang akan menjadi salah satu spot untuk prewedding mereka.
" Ingat kenapa waktu itu aku pernah mengirim pesan pada mu untuk memberitahukan 5 kota impian mu bukan?" Belle menganggukkan kepalanya karena dia masih ingat dengan jelas saat di mana Rigel mengirimkannya pesan seperti itu.
" Aku ingat..." Jawab Belle dengan mata yang berkaca-kaca.
" Apa 5 kota impian mu?" Tanya Rigel lagi.
" Cappadocia, Jepang, Korea, Austria dan Praha." Jawab Belle dengan penuh rasa haru di dadanya.
" Maka kita mulai dari Cappadocia saat ini, dan akan di lanjutkan dengan negara selanjutnya." Belle hendak kembali meneteskan air mata yang namun dengan cepat Rigel menghapusnya.
Dia sudah mengatakan berulang kali bahwa dia tidak menyukai adanya air mata di antara mereka.
Rigel hanya menginginkan kebahagiaan dan senyuman indah yang selalu dilihatnya di wajah Belle. Bukan air mata seperti ini kalau dia tahu air mata yang dikeluarkan gadis meninggalkan itu adalah air mata kebahagiaan tapi tetap saja Rigel tidak menyukainya.
Melihat Rigel yang menatapnya seperti itu membuat Belle langsung menghapus air matanya.
__ADS_1
" Oke, aku tidak menangis lagi. Aku ini gadis yang kuat seperti yang kamu katakan Bee. Aku harus menjadi gadis yang tangguh jika ingin menjadi pendamping kamu kan?" Rigel menganggukkan kepalanya menanggapi apa yang Belle katakan.
" Sekarang ayo bersiap. Foto mu akan banyak di ambil di sini dan aku sudah menyiapkan beberapa gaun yang akan kau gunakan nantinya."
Cup...
" Thank for all my dear..." Tubuh Rigel menegang kaku saat Belle memberikan kecupan di bibirnya setelah itu pergi begitu saja meninggalkannya.
Dia selalu saja seperti itu setiap kali boleh melakukan hal tersebut padanya.
Belle sendiri pun tertawa dengan riang saat melihat tubuh calon suaminya yang berdiri kaku setalah di kecup olehnya.
Cukup lama Rigel menunggu hingga akhirnya dia melihat Belle yang keluar dengan gaun berwarna putih yang menjadi warna kesukaannya Rigel.
" Bee..." Panggil Belle yang sudah berubah dengan tampilan dirinya yang berbeda saat ini
Gaun berwarna putih itu terlihat sangat luar biasa sekali dan Rigel sangat terpana dengan sosok cantik itu.
__ADS_1
Tidak ingin terjerumus dengan pemandangan sesat yang membuat matanya panas saat melihat kulit mulus Belle, Rigel pun langsung merubah ekspresi wajahnya.
" Cepat foto sana. Ini panas, kulit ku rasanya sudah terbakar di sini."
Gubrak...
Rasanya Belle ingin menangis guling-guling di bawah sana ketika tidak mendapatkan pujian apapun dari calon suaminya itu.
Dia hanya bisa mencebik saja dan langsung berpose di tempat yang sudah di siapkan oleh fotografer yang sudah menunggunya sejak tadi.
Melihat Belle yang mulai berpose seperti itu membuat Rigel kembali terpana dengan sosok gadis mengenalkannya itu.
" Bee, aku itu akan menikah dengan kamu, lalu bagaimana bisa hanya aku saja yang berfoto di sini? Lagi pula kamu sudah mengenakan kemeja putih bukan? Lalu kenapa diam saja?" Belle lagi hingga akhirnya membuat Rigel langsung berjalan ke arahnya.
" Kau ini terlalu banyak bicara! Sudah ayo." Mereka pun berpose untuk mengisi frame yang akan di pajang saat acara pernikahan mereka nantinya yang akan di gelar dengan sangat mewah.
__ADS_1
...💙💙💙...