Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )

Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )
Pertunjukan


__ADS_3

Acher sudah berada di ruangannya, dan dia tengah menunggu kedatangan orang yang beberapa hari lalu membuatnya kesal.


" Ini orangnya Tuan." Ucap salah satu anak buah Sky yang telah membawa orang yang di inginkan Acher.


Acher tidak menunjukan ekspresi apapun selalu tatapan wajah datarnya.


Dia menatap pria muda yang masih berusia 30 tahunan, tapi kenapa sudah berani menghancurkan kariernya seperti ini.


Tidak tahukah mereka jika berurusan dengan klan Alexander tidak akan ada yang bisa selamat?


" Apa yang ingin kau jelaskan padaku?" Tanya Acher saat pria itu sudah berada di ruangan kerjanya.


Kini hanya mereka berdua yang ada di tempat itu, dan Acher yang menatapnya dengan tatapan datar.


" Apa kau tau, bahwa Daddy ku pernah melemparkan penghianat dari gedung perusahaan ini?"


Glug...

__ADS_1


Orang tersebut langsung membayangkan bagaimana jadinya dia jika di lemparkan dari gedung ini dan jatuh ke tanah beraspal itu.


Pastinya tubuhnya akan hancur berceceran di sana mungkin.


" Jadi, aku akan memberikan mu waktu selama 3 detik untuk mengakui segalanya. " Dia tidak bisa berpikir lagi apa yang harus dikatakannya karena saat ini dia sangat membutuhkan itu.


" Aku melakukan hal itu karena aku membutuhkan uang " Alasan Yangs sangat jelasin menurutnya.


Tapi Acher tau bahwa tidak akan semudah itu berkas itu keluar dari ruang audit hingga sampai ke tangannya jika tidak melalui persetujuan dari direktur keuangan.


" Tidak ada manusia yang tidak membutuhkan uang. Aku tau kau membutuhkan uang dan jabatan mu hanya sebatas tim audit saja, jadi tidak mungkin kau berani melakukan hal ini tanpa ada yang membacking mu dari belakang. " Dia mulai ketakutan.


Pemilik perusahaan ini yang telah di ketahui bagaimana kejamnya.


Pria itu tidak melakukan apapun dan hanya duduk diam di sofa tanpa memperdulikan keadaanya saat ini.


Acher yang melihat Daddy-nya seperti itu hanya bisa menghela nafasnya saja.

__ADS_1


Entah kapan dia bisa hidup tanpa m pengawasan dari orang tuanya.


" Jangan kan kau yang masih berusia 24 tahun Ace, bahkan Daddy pun masih berada di dalam pantauan Opa mu. Jadi, jangan berharap kau bisa lepas dari jeratnya. " Memang benar apa yang di katakan Daddy-nya bahwa mereka semua tidak akan bisa lepas dari yang namanya pria Alexander.


" Jadi, katakan pada karyawan mu itu sebelum penguasa itu yang turun tangan. Atau dia ingin merasakan bagaimana menyeramkannya Rigel?" Acher tau bagaimana menyerahkannya Rigel.


Dia tidak akan pandang bulu jika sudah berurusan dengan yang namanya penghianat.


" Aku yakin kau tidak mengambil lebih dari sepuluh persen. Bahkan mungkin tidak sampai daru sepuluh persen itu, jadi katakan pada ku siapa di balik semua ini?" Tanya Acher yang mengetahui bahwa tidak mungkin karyawannya ini membutuhkan uang sebanyak itu.


" Aku akan hitung satu sampai tiga, jika sampai hitungan ketiga kau belum juga mengatakannya, aku akan membuat mu menyesal karena telah membuat ku marah. " Saat Acher hendak menghitungnya, pria itu sudah lebih dulu memberitahunya.


" Saya hanya mendapatkan 300 juta untuk melunasi hutang saya tuan. Selebihnya itu dari Tuan Willys. " Saat mereka tengah berbicara tiba-tiba saja pintu ruangan kerja Acher di buka begitu saja dan masuk seseorang yang langsung membuatnya naik pitam.


" Tuan, apa yang di katakannya--"


Pyar!

__ADS_1


" Ahhhkkk...." Orang tersebut langsung menjerit saat sebuah vas bunga menghantam kepalanya hingga berdarah seperti itu.


...💙💙💙...


__ADS_2