Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )

Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )
Kisah Lain


__ADS_3

" Belle..." Merasa namanya di panggil membuat Belle, gadis belia yang masih labil itu berhenti melangkahkan kedua kakinya yang hendak keluar dari rumah mewah milik mereka di pusat kota Barcelona.


" Apalagi Dad? Bukankah pembicaraan kita kemarin sudah selesai?" Ars menghampiri putrinya yang terlihat masih marah dengannya saat ini.


" Belle, Daddy melakukan ini untuk kamu juga, untuk masa depan kamu."


" Apa di jaman yang semakin modern ini masih ada yang namanya perjodohan? Atau Daddy ini sejenis cenayang yang bisa menjamin masa depan? Apa sebuah perjodohan itu menjamin hidup seseorang itu bahagia? Apa jika Belle di jodohkan, Belle tidak akan mengalami apa yang Mommy alami dulu yang bahkan Daddy bisa menyelingkuhi mommy--"


Plak!


" Belle..." Crystal langsung menghampiri putrinya yang baru saja di tampar oleh Ars.

__ADS_1


Sementara Ars, sendiri tangannya bergetar hebat setelah melayangkan tangan besarnya terhadap putri kecilnya yang langsung mendapatkan tamparan keras darinya.


" Belle, ayo Mommy obati luka kamu sayang." Crystal hendak membawa Belle ke sofa untuk di obati lukanya, apalagi sudut bibir Belle berdarah saat ini.


" Belle, mommy mohon sayang." Ucap Crystal lagi saat putrinya tidak ingin mengikutinya.


Demi Tuhan, Crystal tidak kuat menahan air matanya melihat Belle yang terdiam seperti itu setelah mendapatkan pukulan keras dari Ars.


" Apa Daddy menginginkan yang sebelahnya lagi? Jika iya, maka lakukanlah. Lakukan sebanyak yang Daddy inginkan jika itu bisa membuat Daddy membatalkan perjodohan itu." Ars tidak bisa menjawab Belle tadi.


Crystal sendiri yang melihat itu semua hanya bisa menatap kecewa pada Ars yang telah berani melakukan hal itu pada Belle.

__ADS_1


" Jika sudah selesai, Belle pergi kembali ke Paris. Besok Belle ada kelas. Beritahu Belle jika Daddy tidak lagi ingin membayar biaya kuliah Belle, maka Belle bisa menjadi pianist di kota pria untuk mendapatkan uang." Tanpa mengatakan hal apapun lagi bahkan dia tidak memperdulikan lagi panggilan dari Mommy Crystal yang terus saja memanggil namanya.


Belle pergi dengan membawa luka yang besar. Luka yang mungkin tidak akan pernah dilupakannya.


Luka yang akan selalu membekas. Luka yang akan di jadikannya kenangan sebagai pengingat bahwa dia tidak menerima perjodohan apapun selain dengan Rigel.


" Aku harap perjuangan dan doa ku selama ini bisa benar-benar terkabul. Aku percaya bahwa Tuhan menyayangi ku. Aku bukan anak pembangkang, dan jika yang ku lakukan tadi sebagai bentuk pembangkang, maka aku juga yakin, bahwa Tuhan akan memaafkan ku kalo ini." Ucapnya dengan begitu yakin.


Belle sudah terbang kembali ke Paris, sementara di rumah mereka, Crystal masih berdiri di hadapan Ars dan menatapnya dengan tatapan penuh rasa kecewa.


" Crystal..." Ars tidak tahan lagi untuk bersuara karena dia tidak ingin hubungannya dengan sang istri menjauh karena hal ini yang sudah pastinya akan terjadi kerenggangan di antara mereka berdua.

__ADS_1


" Kamu telah mengkhianati janji mu sendiri. Kamu telah membuat hati seorang ibu menangis ketika melihat putri yang dilahirkannya dengan penuh perjuangan menahan rasa sakit karena tamparan ayahnya sendiri. Seharusnya kamu sadar, bahwa cinta pertama seorang anak perempuan adalah ayahnya. Tapi lihat, lihat apa yang kamu lakukan pada putri ku. Kamu telah berani mengangkat tangan mu bahkan melayangkannya dengan begitu mudah ke wajah putri ku. Bisa membayangkan bagaimana sakitnya itu dan beruntungnya putri ku adalah putri yang hebat. Dis bahkan tidak terlihat kesakitan ketika mendapatkan pukulan sekeras itu. Dan tangan itu, tangan yang telah melukai hati dan perasaan putri ku, aku ingin tau sehebat apa dia nanti melindungi putrinya." Crystal pun pergi meninggalkan Ars yang menatap penuh luka pada tangannya yang telah melukai Belle.


...💙💙💙...


__ADS_2