
Belle yang di tinggal pergi oleh Rigel merasa seperti ada yang hilang dari dirinya. Dia merasa kesepian karena tidak ada lagi yang bisa di ganggunya setiap kali dia merasa sepi.
Apalagi setelah pembicaraan mereka lewat panggilan Vidio tadi selesai, mereka tidak lagi terhubung dengan apapun itu.
" Ah...semoga kamu baik-baik saja Bee." Ucap Belle yang langsung membereskan barang-barangnya.
Dia menuju kantin kampus karena memang sudah waktunya makan siang.
Tapi saat dia hendak pergi kesana, dia di hadang oleh 3 orang wanita yang dia tau siapa itu.
Itu adalah kakak kelasnya di universitas ini. Untuk apa mereka menghalangi jalannya? dia tidak pernah melakukan kesalahan apapun pada mereka bertiga.
" Permisi..." Belle berucap dengan sangat sopan karena dia tidak ingin membuat keributan disini.
Namun, bukannya membiarkan Belle lewat, salah satu dari mereka malah menarik tangannya hingga iPad miliknya jatuh dan hancur seketika.
Hal itu pula yang membuatnya langsung kesal dan marah dengan mereka semua.
" Kenapa melakukan hal ini pada ku? Apa salah ku hingga kalian menganggu ku?" Tanya Belle dengan wajah yang sudah mulai kesal dengan mereka bertiga.
__ADS_1
" Kenapa kau berteriak pada ku? Bukan aku yang melakukan hal itu pada mu!" Jawab Viola pada Belle.
Memang bukan dia yang melakukan hal itu padanya, lalu kenapa malah dia marah pada Viola?
" Kamu memang tidak melakukannya tapi mereka melakukan itu untuk mu bukan?" Viola masih menatap diam pada Belle yang ternyata tidak secupu yang dia kira.
" Kau berteriak pada ku?" Tanya Viola yang juga membalas tatapan dari Belle yang terlihat begitu sengit padanya.
" Ya! Aku berani berteriak pada mu karena mereka! Mereka yang telah membuat iPad ku hancur dan itu karena mu!" Tunjuk Belle pada Viola hingga membuat gadis yang di tunjuknya tadi terlihat semakin marah dengannya.
Viola semakin memijak iPad milik Belle dengan heels yang di kenalannya hingga membuat barang tersebut semakin hancur.
Melihat apa yang di lakukan Viola padanya membuat Belle semakin kesal hingga dia mendorong tubuh Viola sampai terjatuh di lantai.
Brugh...
" Aauuhhh..." Viola mangaduh kesakitan saat pantatnya menghantam lantai lorong kelas menuju kantin.
__ADS_1
Melihat pertengkaran itu membuat banyak mahasiswa yang ikut menyaksikan apa yang sedang terjadi saat ini.
" Ku peringatkan pada kalian untuk tidak menganggu ku. Jangan menganggu jika tidak ingin aku membalas kalian. Aku tidak mengenal siapa kalian jadi jangan membuat ku melakukan hal kasar terhadap kalian. Permisi." Belle langsung meninggalkan mereka bertiga setelah memberikan ancaman pada ketiga gadis yang membuatnya marah itu.
Entah apa yang pernah di lakukannya hingga membuat mereka melakukan hal seperti itu. Lagi pula Belle memang tidak mengenal secara langsung siapa mereka. Belle hanya mengetahui bahwa bahwa salah satu dari mereka bernama Viola.
Dia adalah anak salah satu desainer terkenal di kota Paris dan pakaiannya sering di pakai oleh selebritis. Ayahnya seorang pebisnis di bidang perhotelan.
Tidak sulit bagi Belle hanya untuk mengetahui informasi seperti itu karena dengan mudah Belle bisa menemukannya.
Apalagi gadis bernama Viola itu yang sering membanggakan kedua orang tuanya.
" Mommy ku yang seorang dokter terkenal pun aku tidak pernah membanggakannya bukan berarti aku tidak bangga dengannya. Tapi aku ingin membanggakannya dengan prestasi yang ku berikan padanya. Dasar gadis manja." Ucap Belle yang langsung masuk ke dalam mobilnya.
Dia langsung pergi ke butik yang telah Rigel siapkan untuknya. Setiap kali selesai kuliah Belle akan langsung pergi kesana untuk belajar.
" Huh, andai aku bisa terbang dan ikut bersama Rigel, pasti akan sangat menyenangkan sekali." Ucapnya yang membayangkan bagaimana rasanya liburan di negara sejuta pesona itu.
...💙💙💙...
__ADS_1