
Setelah berlibur selama seminggu lebih akhirnya Rigel dan Belle pulang ke rumah mereka masing-masing.
Rigel telah mengantarkan Belle pulang dan dia juga ingin kembali ke rumahnya.
Namun, saat dia ndak pulang pria yang akan menjadi ayah mertuanya itu menghentikan langkahnya.
Pria itu juga mengatakan ingin berbicara dengan yang empat mata.
Rigel pun mengikutinya hingga akhirnya mereka berdua sudah berada di ruangan kerjanya.
" Apa yang anda ingin bicarakan? jika anda berpikir yang tidak-tidak dengan ku maka aku akan dengan tegas mengatakan bahwa aku tidak melakukan hal apapun pada Belle. Aku mencintainya dan aku tidak mungkin melakukan hal itu padanya. Bukankah aku sudah mengatakannya pada anda bahwa aku tidak akan merusak wanita itu sebelum dia menjadi milikku seutuhnya." Terlihat bahwa Ars tengah menghembuskan nafasnya saat ini.
Nafas beratnya benar-benar membuat Rigel merasakan bahwa pria itu sangat mengkhawatirkan putrinya dan dia juga memakluminya.
" Bagus jika kamu tidak melakukan hal apapun pada putriku. Aku hanya ingin berbicara padamu semoga seorang pria bukan sebagai seorang ayah."
__ADS_1
" Apa yang ingin anda bicarakan? aku siap menjadi teman Anda jika memang itu yang harus aku lakukan saat ini." Jelas Rigel pada calon mertuanya itu.
Mereka bercerita panjang lebar hingga di suatu titik, Ars memberikannya sebuah pertanyaan yang sangat berat.
" Jika, suatu saat kau dihadapkan dengan kenyataan pahit bahwa kau disuruh memilih antara anak atau istrimu mana yang ingin kau pilih dan mana yang akan kau selamatkan lebih dulu." Rigel terdiam cukup lama.
Dia masih memikirkan apa yang harus di jelaskannya saat ini.
Dari mana dia harus menjelaskan semuanya? pertanyaan calon ayah mertuanya ini benar-benar sangat menjebak baginya.
" Apa maksud anda mempertanyakan hal seperti ini padaku? apa anda meragukan perasaanku terhadap putrimu?" Tanya Rigel pada Ars.
" Aku akan memilih istriku bukan berarti aku tidak menyayangi anakku. Anak itu hanya titipan dari Tuhan untuk kita membesarkannya dan mendidiknya dengan baik. Tapi seroang istri, dia adalah cerminan dirimu dan dia juga diciptakan dari salah satu tulang rusukmu yang hilang. Jangan pernah menyakiti hati istrimu jika kau ingin mendapatkan kebahagiaan di dunia ini. Istri mu dan ibu mu andalan dua orang yang paling berharga di dunia ini. Jika Anda mengatakan pilihan lagi padaku jika aku harus memilih ibu atau istriku mana yang akan kupilih maka aku akan menjelaskan pada anda bahwa aku akan memilih ibuku karena aku tahu bahwa dia tidak akan pernah salah. Aku akan membela ibuku jika dia bersalah dan begitu juga sebaliknya. Aku memilih istriku jika memang ibuku yang bersalah dan aku akan meninggalkan istriku jika memang ibuku tidak bersalah. Hidup ini sangat sederhana tuan, jalani saja apa yang ada di depan mata Anda dan jangan pernah berpikir untuk memilih jalan yang lain karena belum tentu jalan yang akan Anda pilih itu membawa kebenaran dan kebaikan pada anda sendiri. Hiduplah dengan tenang dan jalani semuanya dengan aura positif. Itu menurut pemikiran pria berusia 25 tahun seperti ku." Ara terdiam.
Jawaban dari calon menantunya ini sangat luar biasa sekali memang.
__ADS_1
Dia bisa memposisikan dirinya di manapun dan kapanpun dengan jawaban yang sangat sempurna menurutnya.
Usianya emang baru menginjak 25 tahun tapi pemikirannya sangat luar biasa. Seluar biasa ini cara menantunya itu hingga membuat putrinya begitu tergila-gila dan mencintainya.
Belle tidak salah memilih pria karena Rigel adalah pria yang baik menurutnya. Betapa malunya dia yang menolak pria sehebat ini hanya karena rasa gengsinya waktu itu.
" Aku hanya ingin mengucapkan terima kasih padamu."
" Untuk?" Tanya Rigel pada Ars.
" Untuk semua yang telah kau lakukan pada putriku. Semua yang telah kamu berikan untuk putriku adalah hal yang terhebat. Aku bahkan tidak bisa memberikan apa yang kamu berikan padanya. Cinta yang kau miliki sangat luar biasa dan aku benar-benar merasa malu karena telah berburuk sangka padamu bahkan aku menghalangi perasaanmu terhadapnya. Tolong maafkan aku dengan segala keegoisanku kemarin." Rigel menatap tidak percaya pada pria yang berada di depannya saat ini.
Bagaimana bisa pria itu meminta maaf padanya antara 3 sendiri mengetahui seberapa angkuh dan sombongnya pria itu.
Tapi apa ini? kenapa tiba-tiba dia meminta maaf terhadapnya?
__ADS_1
" Tidak ada yang bersalah di sini. Aku ngerti perasaan Anda sebagai orang tua karena orang tua menginginkan hal yang terbaik untuk Putri mereka begitu juga yang dirasakan Daddy ku saat ini. Patah hati terberat seorang laki-laki adalah saat melihat putrinya dipersunting oleh pria lain dan mempersembahkan cinta yang dimilikinya untuk pria itu. Aku sudah pernah mengatakan hal ini pada anda bahwa aku tidak bisa menjanjikan apapun terhadap anda untuk kebahagiaan Belle, tapi aku akan berusaha sekuat dan semampuku untuk membahagiakannya dengan usahaku sendiri."
...💙💙💙...