
" Bee, kenapa mendiamkan ku sejak kita pulang dari kampus?" Tanya Belle pada suaminya terus saja mendiamkannya sejak tadi.
Rigel bahkan tidak mau memulangkannya ke rumah dan malah membawanya pergi ke kantor.
" Bee... bicara denganku. Aku tidak ingin didiamkan oleh kamu seperti ini." Ucap Belle pada suaminya.
Dia tidak menyukai sikap Rigel yang seperti ini terhadapnya.
Rigel sendiri tetap diam dan tidak ingin berbicara apapun pada istrinya. Dia memilih untuk membuka laptopnya dan mengerjakan pekerjaan yang di sana.
Entah apa yang dikerjakannya di ponselnya sebelum dia fokus pada laptopnya. Tapi tak lama seseorang mengetuk pintu ruangan kerjanya dan masuk setelah mendapatkan izin dari sang pemilik ruangan.
" Bee, apa ini?"
__ADS_1
" Makan dan jangan banyak bicara! biarkan aku bekerja dan jangan menggangguku." Ucap suaminya itu.
Dia tidak ingin Belle mengganggu pekerjaannya. Wanita itu cukup diam di sana dan menemani yang bekerja saja.
" Tapi untuk kenapa aku di sini jika kamu mendiamkan ku? lebih baik aku pulang saja." Belle sudah berdiri dan hendak meninggalkan tempat tersebut namun, saat dia baru saja melangkah suara suaminya itu terdengar sangat menyeramkan.
" Jika kau berani keluar dari ruanganku selangkah saja maka aku pastikan padamu kau tidak akan bisa berjalan besok pagi. Apa kau ingin aku melakukan hal itu padamu?" Belle mengerucutkan bibirnya ke arah sang suami.
" Selalu saja seperti ini. Kamu marah dengan orang lain dan aku menjadi pelampiasannya. Apa salahku hingga kamu menghukum ku seperti ini?"
" Kau salah karena terlalu cantik hingga banyak pria yang menyukaimu. Aku tidak menyukai bagaimana cara anak pemilik kampus tersebut melihatmu. Jika aku tidak memikirkan mu tadi aku akan menghajarnya habis-habisan dan mencabut kedua bola matanya saat dia berani menetap penuh minat padamu. Jika bisa, aku bahkan ingin memindahkan mu dan tidak lagi melanjutkan pendidikanmu di tempat tersebut." Ucap suami cemburu itu.
Belle sendiri menatap tidak percaya dengan apa yang dikatakan suaminya. Kenapa cemburu suaminya itu terlihat sangat mengerikan sekali?
__ADS_1
" Kenapa aku yang disalahkan karena wajahku cantik? lagi pula seharusnya kamu bangga bisa memiliki istri secantik aku."
" Tidak! sekalipun kamu jelek aku akan tetap mencintaimu. Jika aku mendapatkan mu dalam keadaan cantik itu berarti bonus bagiku dan kecantikanmu tidak untuk dilihat banyak orang. Tidak bisakah menyelesaikan semua pekerjaanmu di luar sana dengan cepat agar aku bisa mengurung di dalam rumah? aku benar-benar tidak sanggup melihatmu di tatap oleh banyak orang. Jantung ku ingin meledak bersama kepalaku saat melihat mereka menatapmu." Jelas Rigel lagi.
Dia jelaskan pada istrinya itu bahwa dia merasa cemburu, dia marah dan dia kesal saat banyak orang menatap ke arah istrinya.
" Untuk apa cemburu dengan banyak orang? aku hanya mencintaimu saja lalu apa masalahnya? aku tidak akan berpaling darimu hanya karena hal seperti ini saja. Tidak kah kamu mengingatnya bahwa akulah gadis yang mengejar-ngejar mu lebih dulu? artinya aku yang sangat mencintaimu dan kamu tidak perlu khawatir untuk itu. Dasar pria, cemburu mu itu cemburu buta dan keterlaluan."
" Ya! aku ini memang cemburu dan aku adalah pria yang paling pencemburu di dunia ini. Apa kau puas?"
" Oh sungguh! aku benar-benar sangat puas memiliki suami yang pencemburu sepertimu. Apa kamu puas juga?"
...💙💙💙...
__ADS_1