Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )

Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )
Serius


__ADS_3

Pagi harinya Regal benar-benar datang lagi ke rumah Belle dan dia ingin membicarakan sesuatu yang sudah dipikirkan dan sejak tadi malam.


Semalam suntuk dia memikirkan semua ini Dan semoga saja apa yang akan dikatakannya pada keluarga ini diterima dengan baik oleh mereka semua dan dia berharap banyak untuk itu.


" Bee..." Panggil Belle pada kekasihnya yang diam saja sejak tadi.


Bukankah Rigel mengatakan bahwa dia ingin mengatakan sesuatu pada keluarganya? tapi kenapa diam saja?


" Aku ingin melamar Belle!"


Deg!


Jantung Belle berdebar kencang saat mendengar apa yang Rigel katakan.


Sementara Ars langsung mengepalkan kedua tangannya saat mendengar apa yang kasih putrinya itu katakan tadi.

__ADS_1


Melihat reaksi Daddy-nya Belle membuat Rigel sudah menyiapkan ini semua.


" Apa kau sadar dengan apa yang kau katakan saat ini?" Tanya Ars yang masih berusaha mengontrol emosinya.


Dia berusaha untuk tetap waras berbicara dengan Rigel demi putrinya.


" Daddy--" Belle tidak jadi melanjutkan ucapannya saat Rigel menggenggam tangannya.


" Aku serius dan aku sangat sadar dengan apa yang aku katakan saat ini. Aku sangat sadar dengan semuanya."


Ars memukul meja makan karena dia sudah tidak bisa lagi menahan perasaan amarahnya ketika Rigel mengatakan hal seperti itu padanya.


Dia memang sudah menyetujui hubungan antara putrinya dengan Rigel. Tapi bukan berarti pria itu ingin menikahi putrinya yang masih berusia 18 tahun.


Apalagi Belle yang masih kuliah seperti ini. Sungguh, Ars tidak habis pikir dengan jalan pikiran Rigel.

__ADS_1


" Tenangkan diri kamu Ars! Bicara baik-baik dan dengarkan penjelasan Rigel lebih dulu." Ucap Crystal yang berusaha menenangkan suaminya yang sudah mulai tersulut emosinya.


" Bicara baik-baik bagaimana Crystal? Bagaimana? Putri ku baru berusia 18 tahun dan dia sudah ingin menikahinya. Di mana telak pikirannya." Mata Belle sudah berkaca-kaca ketika dia mendengar kata-kata dari Daddy-nya yang begitu kasar pada Rigel.


Tapi dia berusaha menahan dirinya karena dia tidak ingin membuat Rigel marah padanya karena Rigel tidak menyukai gadis yang cengeng.


" Aku sadar dan aku sudah memikirkan ini semua. Usia tidak menjamin kedewasaan seseorang. Aku tidak bisa menjanjikan apapun pada anda untuk kebahagiaan putri anda tapi aku akan berusaha untuk selalu membahagiakannya dan membuatnya tersenyum. Jika anda membahas soal usia, bahkan Mommy ku juga menikah di usia 18 tahun dan saat itu juga sedang kuliah. Lalu apa yang anda takutkan?"


" Perhiasan tidak semudah yang kau pikirkan! Banyak hal yang harus di siapkan dan harus di pikirkan dengan matang. Apa yang kalian jalani saat ini akan terlihat sangat berbeda di saat kalian sudah menikah nantinya." Ucap Ars dengan nada yang tinggi.


Dia benar-benar tidak habis pikir dengan anak muda itu. Bisa-bisanya dia mengatakan ingin menikahi Belle di saat usia putrinya masih 18 tahun.


" Rigel, pernikahan itu tidak mudah nak. Banyak hal yang harus di pikirkan lagi. Bukan maksud Mommy meremehkan kamu, tapi tolong di pikirkan lagi dengan matang-matang. Bicarakan ini lagi berdua dengan Belle. Tanyakan langsung padanya apakah dia siap untuk menikah atau tidak. Pernikahan itu bukan hanya sekedar resepsi dan pemberkatan serta berjanji di hadapan tuhan saja, tapi keyakinan kalian berdua dsn tanggung jawab kalian sebagai sepasang suami istri juga harus di pertanggung jawabkan nantinya. Jadi Mommy harap, tolong di pikirkan lagi ini semua oke."


...💙💙💙...

__ADS_1


__ADS_2