
Setiap harinya Belle akan melakukan video call bersama kakak iparnya hanya untuk melihat Celine.
Baby kesayangan keluarga Alexander yang baru. Baby Celine menjadi bulan-bulanan Rava dan Reve jika mereka pulang ke rumah utama keluarga Alexander.
Dan mereka berdua pasti akan mengganggu bayi cantik itu hingga membuat pria berwajah datar bernama Acher itu menatap penuh permusuhan pada mereka berdua.
" Berhenti mengganggu putriku. Biarkan dia tidur dan pergi dari kamarnya." Usir Acher selalu menyebalkan.
" Kenapa pelit sekali? kami hanya ingin melihat Celine kami tidak akan menggigitnya atau mencubitnya. Kami hanya ingin bermain dan melihatnya saja yang sedang tertidur. Begini saja pelit." Darah Acher langsung mendidih saat kedua adiknya itu mengatakannya pelit soal Celine.
Pelita kata mereka? pelit apa yang dimaksud adik-adiknya ini?
" Jika kalian berani katakan ini juga pada Rigel. Katakan juga padanya jika dia pelit. Jangan hanya berani mengatakan ku pelit tanpa tahu kebenarannya. Kalian ini, aku benar-benar tidak habis pikir dengan cara pikir kalian berdua. Bagaimana bisa kalian mengatakan ku pelit sementara Rigel tidak sama sekali." Ucap Acher dengan kedua matanya yang membola sempurna.
__ADS_1
Melihat kakaknya ya sudah berubah menjadi monster seperti itu membuat kedua anak kembar itu langsung pergi meninggalkannya.
Mereka tidak ingin adanya terjadi huru-hara di sini hingga mereka yang mendapatkan hukuman dari sang langit tertinggi klan Alexander.
" Huh, semua pria di rumah ini tidak bisa diajak bercanda. Termasuk adik mu." Ucap Rava pada Reve yang notabene-nya kakak dari Reyden.
" Hey, mana bisa seperti itu. Jika dia adik ku, maka dia jug adik mu. Aku saja adik mu, lalu bagaimana mungkin dia hanya adikku saja. Kau ini, aku akan mengadukan u pada Mommy." Reve pergi berlari lebih dulu meninggalkan saudaranya untuk mengadukan Rava pada Mommy mereka.
" Reve, jangan berani-beraninya mengadukan kepada Mommy. Aku akan menenggelamkan mu di kolam renang jika kau berani mengadukan hal ini."
Sementara Acher, dia baru bisa bernapas lega saat ini setelah kedua adik kembarnya itu pergi.
Setidaknya, setelah ini baby Celine akan bisa tidur dengan tenang tanpa gangguan dari siapapun lagi.
__ADS_1
" Tidak apa-apa, jangan terus memarahi mereka Ace. Mereka itu seperti baru menemukan mainan baru lagi. Sudah nama rumah yang tidak diisi dengan tangisan anak bayi bukan? jadi biarkan mereka melakukan hal itu selagi tidak mengganggu kita semua lagi pula baby Celine baik-baik saja. Aku lihat Celine juga merasa senang dan terhibur di dekat kedua pamannya." Acher duduk dan menghampiri istrinya.
Dia mengambil ikat rambut dan sebuah sisir untuk membantu merapikan rambut Aurin yang terurai.
" Aku hanya takut jika Putri kita aneh seperti kedua adik ku itu." Aurin hanya tersenyum saja saat mendengar ketakutan dari suaminya.
" Mereka tidak aneh Ace, mereka itu terlalu aktif mungkin. Mereka terlalu banyak ingin tahu dan mengeksplor dunia di sekeliling mereka. Biarkan mereka melakukan itu semua karena itu jauh lebih baik daripada mereka kelayapan di luar sana dan terjerumus dunia bebas."
" Huh, entah lah. Aku tidak tau harus mengatakan apa lagi. Setidaknya mereka benar-benar hidup dengan baik di dalam keluarga ini tanpa harus menyulitkan yang lainnya lagi. Daddy dan Opa sudah tua, mereka tidak mungkin terus-terusan mengurusi hal-hal seperti ini. Satu-satunya orang yang ditakuti mereka adalah Rigel, jadi aku merasa beruntung bahwa mereka menakuti saudara kembarku itu daripada tidak sama sekali. Entah apa jadinya mereka jika tidak ada yang mereka takuti. Aku harap, Rigel akan sehat selalu dan mendapatkan begitu banyak kebahagiaan dan cinta dari Tuhan." Acher berdoa dengan tulus untuk saudara kembarnya.
Bagaimana pun, ikatan batin antara mereka itu sangat kuat dan tidak terbantahkan lagi. Jadi apa yang Rigel rasakan, Acher juga merasakannya kalau mereka terhalang oleh jarak dan waktu.
" Tuhan pasti akan mendengar doa anak baik seperti kamu Ace." Aurin menggenggam tangan suaminya dan mereka berdua sibuk melihat putri mereka yang tengah tertidur dengan pulas sekali siang ini.
__ADS_1
...💙💙💙...