Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )

Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )
Positif


__ADS_3

Sudah sebulan lamanya mereka menjalani program kehamilan, dan pagi ini dia merasa bahwa kepalanya sangat pusing.


Dia merasa bahwa kepalanya sangat berat sekali. Belle juga merasa bahwa perutnya terasa sangat lapar tapi dia malas untuk bangun dari tempat tidur.


" Bangunlah Belle, aku harus pergi bekerja hari ini."


" Pergi saja Bee, aku baik-baik saja." Ucap Belle yang masih bergulung-gulung di bawah selimut.


Rasanya malas sekali hanya untuk beranjak dari atas tempat tidurnya.


" Kau yakin baik-baik saja? aku panggilkan dokter ke sini?" Belle menggelengkan kepalanya.


Dia tidak membutuhkan dokter karena mungkin saja dia akan datang bulan seperti biasanya.


" Tidak perlu Bee, mungkin aku akan datang bulan." Ucapnya dengan biasa.


Namun, beberapa saat kemudian dia langsung teringat akan sesuatu.


Datang bulan? ya, datang bulan. Dia sudah tidak kedatangan tamu bulanannya selama sebulan lebih ini. Itu artinya dia sudah terlambat beberapa minggu.


Melihat istrinya yang melompat dari tempat tidur seperti itu membuat Rigel langsung kaget dan mengejar istrinya yang langsung masuk ke dalam kamar mandi.

__ADS_1


" Hey Belle, apa yang kau lakukan di dalam sana? Buka pintunya cepat!" Teriak Rigel yang berada khawatir dengan apa yang di lakukan istrinya di dalam sana.


Di begitu khawatir dengan keadaan istrinya yang tadi mengeluh sakit lalu kini berlari ke dalam kamar mandi dan menutupnya begitu saja.


" Belle! buka pintunya. Jika kau tidak membukanya maka aku akan mendobraknya dengan paksa." Mendengar suara suaminya yang terlihat panik seperti itu membuat Belle langsung menjawabnya dari dalam kamar mandi.


" Tunggu di luar. Aku akan keluar 5 menit lagi. Eh tidak! tunggu aku selama 20 menit karena aku juga akan mandi sekalian."


" Tapi buka pintunya! Jangan menguncinya dari dalam seperti ini." Rigel masih berusaha untuk bernegosiasi dengan istrinya karena dia tidak ingin terjadi sesuatu pada wanita mengenalkannya itu.


" Tidak! tunggu saja 20 menit dan aku akan selesai dengan cepat." Ucapnya lagi.


Belle pun langsung meninggalkan alat yang telah dibukanya tersebut.


Dia saat Belle tengah begitu bahagia di dalam kamar mandi berbeda dengan Rigel yang tengah was-was di dalam kamar mereka.


" Apa yang kau lakukan di dalam sana Belle? kenapa kau suka sekali membuat ku khawatir seperti ini?" Tanya Rigel lagi.


Dia berjalan ke sana kemari untuk menghilangkan kegundahannya. Dia juga terlihat berkali-kali melihat jam tangannya karena penasaran dengan apa yang dilakukan istrinya di dalam sana.


" Sayang...." Teriak Belle dari pintu kamar mandi dan dia langsung berlari ke arah sang suami sambil membawa benda pipih di tangannya.

__ADS_1


" Hey! Kenapa kau berteriak seperti itu?"


" Yee...akhirnya apa yang kita kerjakan selama ini berhasil sayang." Ucapnya dengan penuh kebahagiaan.


Dia begitu bahagia dengan apa yang didapatkan yang saat ini. Belle juga ingin memberikan kebahagiaan pada suaminya yang telah menemaninya.


" Katakan dengan benar! jangan membuatku marah."


" Aku hamil sayang. Aku hamil! Aku positif hamil dan itu artinya kita sebentar lagi akan memiliki anak. Aku akan memiliki bayi. Perut ku sudah ada bayinya. Lihat ini, tandanya love ini dan tulisannya yes dan itu artinya aku hamil. Aku positif hamil sayang." Belle memeluk tubuh suaminya dengan erat hingga membuatnya terlihat begitu bahagia.


Namun tidak dengan Rigel yang langsung melepaskan pelukan Belle dan malah memberikannya tatapan tajam.


" Bee, kamu tidak bahagia dengan ini? Bukankah---"


" Kenapa kau berlari? Jika kau sudah mengetahui jika kau hamil kenapa malah berlari? Kau tau apa bahayanya jika kau terjatuh dan terpeleset nanti?" Tanya Rigel yang memarahi istrinya itu.


Sementara Belle hanya bisa tertunduk lesu dan meminta maaf pada suaminya.


" Maaf Bee, aku terlalu excited jadinya aku lupa. Aku ingin memberitahukan berita membahagiakan ini sama kamu, jadi aku--"


" Jangan pernah melakukan hal itu lagi jika tidak ingin aku mengikat kedua kaki mu! Dengar?"

__ADS_1


...💙💙💙...


__ADS_2