Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )

Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )
Bala Bencana


__ADS_3

Rigel merasa bahwa kehidupannya semakin tenang saat mengetahui bahwa Acher sudah menikah dengan Aurin hingga membuatnya merasa tenang.


Dia bisa tenang hidup di Paris tanpa harus memikirkan apapun lagi tentang Acher yang akan terus saja mengganggunya.


Pagi ini, dia akan memulai hidup barunya dengan baik setelah ini. Dia tidak akan lagi direpotkan dengan Acher.


" Apa kau yakin akan menetap di Paris? Kenapa tidak memilih tinggal disini saja?" Tanya Sky saat mengetahui putra keduanya ini yang akan memilih Paris sebagai tempat tinggalnya setelah ini.


" Aku yakin Dad, lagi pula aku tidak ingin membuat Aurin merasa tidak nyaman dengan ku jika aku tetap tinggal di sini." Sky tidak berpikir sampai di sana jika Aurin akan merasa canggung jika harus sering berinteraksi dengan Rigel jika anaknya tetap tinggal di London bersama mereka.


" Berapa lama waktu yang kau inginkan?" Rigel menggelengkan kepalanya karena dia tidak tau sampai kapan dan berapa lama dia tinggal di Paris nantinya.


" Rigel tidak yakin sampai kapan. Paris adalah kota yang mengajarkan aku untuk hidup lebih keras lagi untuk menahan ego dan menelan diri agar tidak gegabah. Mungkin di sana jauh lebih baik dari pada di sini. Lagi pula di sana banyak wanita berambut pirang Dad, kurasa aku akan mencoba jalur Gaza untuk mencari kebahagiaan dan merubah keturunan. Gen bule juga tidak terlalu buruk."


Tik...


Alex menjentikkan jarinya saat mendengar jawaban dari cucu kesayangannya yang luar biasa ini.

__ADS_1


" Kau memang cucu ku yang terbaik Rigel, kau membuat ku bangga kena menginginkan wanita bule." Alex tersenyum bangga pada Rigel yang menginginkan gadis bule untuknya.


Tidak dengan gadis Asia seperti mereka kebanyakan.


" Hah! Apa bedanya bule atau Asia jika ujung-ujungnya gen bule juga kalah." Alex tidak terima dengan apa yang Sky katakan padanya.


Dia sangat kesal dengan apa yang putranya itu katakan karena memang dia tidak menyukai Sky yang terus saja membanggakan gen Asianya..


" Papa seharusnya bersyukur, walau wajah kami Asia tapi gen dalamnya itu milik Papa semua."


Membayangkan twins Shei itu membuat kepalanya langsung pusing DNS berdenyut nyeri.


Melihat reaksi Papa-nya yang seperti itu membuat Sky tersenyum jail. Dia menemukan sebuah ide di sini.


" Sekarang Twins Shei sudah dewasa Pa, mereka tidak semenyebalkan itu."


" Mereka tidak menyebalkan Sky, hanya saja mereka itu Extrovert." Matheo memberikan penjelasan dengan kedua anak kembarnya yang memang terlalu AKTIV itu.

__ADS_1


" Karena itu aku pusing menghadapi mereka. Lagi pula bagaimana bisa wajah ku yang bule ini di panggil dengan panggilan Gege, itu terdengar aneh bagi ku."


Brak!


Pintu ruangan kerja Sky di buka dengan kasar dan masuklah perusuh dari Gen langit raksasa itu.


Rava dan Reve masuk begitu saja dengan nafas yang terengah-engah hingga membuat Sky menatap heran pada putranya.


" Apa yang membuat kalian ketakutan seperti ini?" Tanya Sky pada anak kembarnya itu.


Sementara Rigel tau apa yang kedua adiknya lakukan karena dia sudah mendapatkan kabar dari Acher bahwa mereka berdua datang ke kamar hotelnya.


" Karena kalian aku yang di tuduh kak Ace untuk mengirimkan bala bencana sepert kalian. Katakan pada ku apa yang kalian lakukan?" Keduanya menggelengkan kepala mereka karena takut dengan kakak mereka yang paling menyeramkan itu.


Terlebih saat melihat wajah ke-empat pria yang ada di ruangan ini, itu semakin membuat mereka ketakutan.


...💙💙💙...

__ADS_1


__ADS_2