Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )

Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )
Pesta Bujang


__ADS_3

Wajah Acher sudah terlihat murung saat melihat semua orang yang ada di ruangan ini.


Dia mencari Rigel dan ternyata dia tidak mendapati saudaranya itu disini. Tidak ada siapa pun lagi yang datang ke tempat ini selain mereka semua.


" Yakinlah bahwa dia akan datang. Rigel tidak mungkin tidak datang." Sky berusaha menenangkan putranya saay ini yang terlihat sedang gundah seperti ini.


Di saat semua orang tengah menunggu kedatangan Rigel, pria itu tengah menonton drama jeritan Felix yang memohon ampun padanya karena telah menghilangkan pena kesayangannya yang di hadiahkan oleh Mommy Starla.


Dan karena hal itu pula Rigel menghukumnya dengan berdiri di dekat kolam renang Black Caiman yang sangat besar itu.


" Tuan, aku mohon sudah. Aku tidak sengaja menjatuhkannya, aku mohon ampuni aku tuan. Aku mohon." Melihat Felix yang hampir terkencing seperti itu membuat Rigel merasa kasihan dan menyudahi apa yang di lakukannya saat ini.


" Sudah ayo berangkat. Mereka sudah menunggu kita saat ini." Felix bisa bernafas lega karena dia bisa lepas dari ini semua.


Dia bisa melepaskan diri dari predator itu.


" Cepat, ayo kita pergi ke tempat acara saudara ku itu." Ucap Rigel yang meninggalkan Felix begitu saja.


Melihat Rigel yang sudah berjalan meninggalkannya membuat Felix langsung menyusul pria itu.


Dia tidak lagi memikirkan semua itu, yang terpenting dirinya sudah selamat saat ini.

__ADS_1


" Tuan, tapi saya belum mandi." Felix berusaha untuk bernego lebih dulu dengan Rigel berharap pria itu akan mengerti dirinya namun, Rigel sama sekali tidak perduli itu.


Dia langsung masuk ke dalam mobilnya dan dia mengendarai mobil itu. Felix pun duduk diam di kursi penumpang di sampingnya dan membiarkan pria itu.


Entah kemana bosnya itu akan membawanya, yang terpenting dia diam saja dan terima beres untuk semua itu.


" Tuan, saya belum mandi."


" Itu bukan urusanku. Jika kau berani pergi meninggalkan ku, jangan salahkan aku membuat mu terkencing di celana. " Felix tidak berani melawan lagi karena dia hanya bisa menurut tanpa membantah.


Melihat siapa yang datang lagi membuat Acher langsung bersemangat.


" Aku takut kau tidak datang dan absen dalam acara pernikahan ku." Jawab Acher karena dia memang takut jika Rigel tidak datang ke acara pernikahannya nanti.


" Eh, Apa ini?" Tanya Rigel saat kepalanya di pakaikan bando kucing seperti itu oleh uncle Jupiter.



" Tema kita malam ini adalah party time."


" Lalu untuk apa memakai seperti ini?" Tanya Rigel lagi karena dia merasa bahwa ini tidak baik-baik saja.

__ADS_1


" Itu untuk kita semua dan semua memakai itu. Coba kau lihat semua orang di sini memakai bando yang sama dengan yang kaj kenakan saat ini." Rigel pun mengalihkan pandangannya dan melihat siapa saja yang hadir di tempat ini.


Namun, saat Rigel melihat satu persatu para tamu itu, matanya langsung terkunci oleh sosok 4 orang lansia yang mengikuti acara ini.


" Sebenarnya ini acara apa?"


" Jelas ini acara bujang untuk saudara kembar mu anak muda, lalu untuk apa bertanya lagi?" Jawab Jupiter lagi karena dia merasa bahwa Rigel ini sangat aneh menurutnya.


" Jika ini pesa bujang, lalu kenapa ada para lansia disini?" Kedua bola mata Alex langsung membulat sempurna saa mendengar apa yang di katakan cucunya itu.


Dia memang sudah tua, tapi apa-apaan Rigel ini?


" Dasar anak tidak tau diri, bajingan sekali anak mu ini Galaxy Sky Alexander."


" Dan darah bajingannya di turunkan oleh kakeknya langsung!"


Skak!


Alex tidak bisa menjawab lagi jika sudah Sky yang mengatakan hal seperti itu padanya.


...💙💙💙...

__ADS_1


__ADS_2