Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )

Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )
Wedding Day


__ADS_3

Setelah sah menjadi pasangan suami istri dan beristirahat sejenak sebelum mereka kembali melanjutkan acara resepsi pernikahan mereka, keduanya berada di dalam satu kamar yang sama.


Jika kemarin mereka masih bisa duduk diam tanpa rasa canggung, maka kini sangat berbeda.


Keduanya sama-sama merasa canggung saat berada di dalam kamar seperti ini.


Bukan hanya Belle saja yang terlihat tidak baik-baik saja saat ini, tapi Rigel juga terlihat tidak baik dan bahkan dia jauh lebih buruk lagi.


Bagaimana tidak buruk jika saat ini Belle hanya menggunakan handuk kimononya saja karena sebentar lagi dia akan kembali berganti pakaian untuk acara resepsi pernikahan mereka.


" Kenapa?" Tanya Rigel dia memecah kesunyian di antara mereka berdua.


Melihat Belle yang hanya menggelengkan kepalanya seperti itu membuat Rigel kesal hingga membuatnya langsung menghampiri istrinya itu dan menariknya hingga duduk di pangkuannya saat ini.


" Bee..." Belle sangat gugup sekali saat ini.


Dia gugup karena posisi mereka berdua seperti ini. Apalagi dia masih mengingat dengan jelas saat kejadian mereka liburan di mana dia merasakan batangan besar milik pria yang telah menjadi suaminya saat ini.


Sungguh, itu sangat membuatnya merinding ketakutan.


Di saat Rigel ingin mencium bibir gadis menyebalkannya dan saat bibirnya hampir sampai di bibir Belle, ada seseorang yang terjatuh karena menubruk sesuatu.


Brugh...


" Ma-maaf ka-kami salah." Ucap salah satu dari tim rias yang akan merias Belle untuk acara resepsinya nanti.

__ADS_1


Melihat mereka datang membuat Belle langsung bangkit dari pangkuan suaminya dan menghampiri tim riasnya.


" Ah...tidak apa-apa. Ayo rias aku sekarang." Ucap Belle yang meninggalkan Rigel begitu saja.


Sementara Rigel sendiri, dia hanya bisa menghembuskan nafasnya dengan kasar saat kesenangannya di ganggu seperti ini.


Mereka semua bersiap untuk merias pengantin itu agar terlihat cantik dan luar biasa.


Karier mereka di pertaruhkan saat ini. Jika mereka tidak bisa memberikan yang terbaik maka akan tamat saat itu juga.


Tepat saat Belle ingin menggunakan gaun yang akan di pakainya di acara resepsi, dia kaget saat mengetahui bahwa gaunnya berubah menjadi warna kuning.



" Kalian yakin gaun milik ku berwarna kuning? Aku ingat betul bahwa gaun pengantin ku berwarna Putih juga." Ucap Belle yang tidak mengerti jika gaunnya berwarna kuning seperti ini.


" Apa? Jangan berharap bahwa aku akan menjadi sih buruk rupa. Mana mau aku menuruti mu. Kau bisa tetap menjadi si cantik, maka aku kan menjadi sih tampan." Ucap Rigel lagi yang membuat Belle semakin mencintai pria itu.


Bagaimana dia tidak mencintainya jika Rigel berhasil membuat gadis itu kembali merasa terharu dengan apa yang pria lakukan untuknya.


Tanpa rasa malu lagi dia langsung menghampiri suaminya itu dan memberikan pelukan. Bahkan Belle berikan pada suaminya, memberikan begitu banyak ciuman di pipinya hingga membuatnya merasa malu.


Dia sudah seperti pria yang dilecehkan saat ini. " Aku tahu kau mencintaiku tapi jangan lakukan hal ini di depan banyak orang. Aku sudah seperti pria yang dilecehkan oleh gadis di bawah umur."


" Aku tidak perduli." Ucapnya tanpa ingin mendengarkan apa yang dikatakan suaminya itu.

__ADS_1


Dia tetap ada pendiriannya saat ini dan memberikan begitu banyak ciuman pada Rigel.


" Sudah, jangan seperti ini. Aku sudah benar-benar seperti menjadi sugar Daddy yang menikahi gadis di bawah umur."


" Aku bilang aku tidak perduli. Aku hanya ingin kamu tau bahwa aku mencintai kamu Bee, aku mencintai mu suami ku." Ucap Belle dengan penuh perasaan tapi balasan dari Rigel membuat mereka semua yang berada di sana khususnya tim rias Belle menatap ngeri dan tidak percaya dengan itu.


" Kau memang harus mencintai ku. Jika kau berani tidak mencintai ku, maka aku akan mengubur mu hidup-hidup." Belle hanya tersenyum saja mendengar jawaban suaminya tanpa memperdulikan lagi mereka semua.


" Sudah ayo cepat." Belle pun kembali bersiap untuk acara wedding mereka dengan tema negri dongeng kesukaannya.


Beauty and the beast, itu lah wedding dream yang di inginkan Belle dan Rigel mewujudkannya.


" Bee..." Belle begitu terharu dengan dekorasi wedding mereka malam ini.


" Terus lah bahagia karena aku akan terus berusaha membahagiakan kamu ChΓ©ri, aku akan terus berusaha agar kamu bisa terus tersenyum untuk ku seperti ini." Belle menganggukkan kepalanya dan pergi ke tengah ballroom hotel tempat di mana mereka akan melangsungkan cara resepsi mereka.


Belle benar-benar terlihat bahagia, apalagi saat melihat Rigel yang selalu berusaha untuk mewujudkan setiap impiannya.



" Dance with me Bee..." Rigel pun menghampiri Belle dan berdansa dengan istrinya.


Keduanya terlihat sangat bahagia, dan kebahagiaan mereka berdua terpancar dengan jelas hingga membuat para tamu undangan juga ikut merasakan kebahagiaan sepasang suami istri itu.


" I Love you Beauty Daserina Antony Gilbert." Ucap Rigel dengan berbisik di telinga istrinya yang terlihat sangat bahagia malam ini.

__ADS_1


...πŸ’™πŸ’™πŸ’™...


__ADS_2