
Mereka sudah sampai di kota Praha karena jarak dari kota Wina ke Praha hanya memakan waktu 4 jam saja maka mereka memilih berangkat setelah makan siang saja.
Mereka sampai di kota Praha saat waktu menunjukan hampir malam dan melihat lampu-lampu kota sudah menyala membuat Belle terlihat begitu senang.
" Kita langsung ke hotel." Ucap Rigel yang membawa Belle langsung ke hotel.
Mereka pergi ke hotel dan Rigel meminta Belle untuk langsung membersihkan dirinya.
" Huh! Akhirnya..." Desah Rigel saat tubuhnya menemukan kasur.
Sungguh, perjalanan mereka selama seminggu ini membuatnya merasa lelah. Beruntung Belle yang sakit hanya demam saja. Jika sampai Belle sakit yang cukup parah kemarin entah bagaimana Rigel harus menyikapinya.
Tiba-tiba saja dia teringat akan sesuatu Yanga kan di berikannya pada Belle nanti.
" Oh God! Bisa-bisanya aku lupa dengan hal ini." Ucapnya yang langsung bergegas.
Untuk saat ini mereka memang menempati kamar mewah seperti biasanya dan itu juga terpisah.
Rigel benar-benar menjaga privasi Belle dan harga dirinya maka dia melakukan semua ini.
Dia harus bisa menjaga dirinya agar Belle tetap suci sampai hari pernikahan mereka nantinya.
Di bergegas membersihkan diri dan akan membawa Belle ke dalam kamar yang akan di berikan Rigel untuk gadis menyebabkannya itu.
__ADS_1
" Kenapa lama sekali? aku sudah menunggumu sejak tadi namun kau belum siap juga. Sebenarnya apa yang kau lakukan di dalam kamar mandi? Bertapa?" Tanya Rigel pada calon istrinya itu saat melihat Belle baru saja keluar dari dalam kamar mandi.
Beruntung gadis menyebalkan itu sudah memakai pakaian jika tidak bisa hancur kembali benteng pertahanan Rigel yang sudah diperbaruinya.
Mulai dari sekarang Rigel akan terus membentengi dan menguatkan benteng pertahanannya untuk menghadapi Belle.
Dia tidak ingin goyah dan hancur di hadapan gadis menyebalkan itu karena rasanya akan sangat memalukan sekali jika sampai gadis itu mengetahui bahwa dia pernah bersalah karir hanya karena senjata pusaka miliknya yang keramat itu di timpahi oleh kaki mulus milik Belle.
" Kenapa marah-marah terus? aku juga harus menyegarkan tubuhku karena rasanya sangat lelah sekali."
" Jika lelah kenapa terus memaksa untuk pergi ke tempat ini? bukannya aku sudah mengajakmu untuk pulang tapi kau yang terus memasak untuk pergi ke tempat ini."
" Maaf..." Ucap Belle dengan penyesalan.
Bahkan calon suaminya itu masih menyempatkan dirinya untuk bekerja di saat mereka tengah liburan seperti ini.
Bukankah itu sangat luar biasa sekali? Belle benar-benar bangga pada Rigel yang bisa membahagiakannya dengan semua liburan ini dan dia juga bisa bekerja dan tidak mengabaikan tugasnya sama sekali.
Tidak ingin membuang waktu Rigel langsung mengajak Belle untuk pergi bersamanya.
" Ayo, aku punya kejutan untuk mu." Ucap Rigel dengan menarik tangan Belle.
Dia membawa gadis menyebalkan itu pergi meninggalkan kamarnya.
__ADS_1
Saat Rigel membuka pintu kamar tersebut terlihat sudah kejutan yang diberikannya untuk calon istrinya itu.
" Bee...
" Aku sudah mempersiapkan kejutan ini untukmu jadi jangan pernah sakit lagi. Jika kau sampai sakit lagi maka aku akan tambah membuatmu sakit. Lihat saja nanti." Belle memeluk tubuh calon suaminya itu.
Walau Rigel berkata kasar tapi tetap saja Belle mencintainya.
Dia benar-benar mencintai pria itu. Pria yang telah membuatnya begitu bahagia dengan semua kejutan ini.
Melihat kejutan itu membuat Belle merasa sangat bahagia sekali.
Dia melihat pemandangan kota Praha ini dari tempatnya saat ini. Sungguh, ini terlihat sangat indah sekali.
" Bee, ini indah sekali."
" Jika tidak indah, aku akan memenggal kepala mereka. Aku sudah begitu banyak mengeluarkan uang untuk semua ini. Jadi jika mereka tidak bekerja dengan baik maka kepala mereka yang akan ku penggal." Belle hendak memukul Rigel namun pria itu langsung bersuara hingga membuatnya tidak jadi melakukan hal tersebut.
" Jika kau sampai berani memukul ku, maka jangan salahkan aku jika aku akan membuatmu menjerit sampai pagi di sini." Belle tidak jadi melakukan apa yang ingin dilakukannya pada pria itu karena mendengar ancaman dari Rigel saja sudah membuatnya bergetar.
Maka jalan satu-satunya adalah berdiam diri dan menurut dengan apa yang pria itu katakan. Nikmati saja apa yang diberikannya dan berterima kasihlah pada pria yang telah membuatmu bahagia itu.
__ADS_1
...💙💙💙...