Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )

Terjebak Cinta Sang Pewaris ( Twins Ax )
Tersedak


__ADS_3

Belle langsung menghampiri kekasihnya yang baru saja selesai berbicara dengan Daddy-nya.


Sejak tadi dia sangat penasaran dengan apa yang di bicarakan kedua orang itu hingga membuatnya merasakan perasaan khawatir yang berlebihan pada kekasihnya itu.


" Apa?" Tanya Rigel pada Belle yang baru saja datang ke tampan samping dan duduk bersamanya saat ini.


Bahkan gadis menyebalkan itu duduk menyamping hingga menyebabkan wajahnya begitu dekat dengan wajah Rigel saat ini.


" Bee, ayo katakan apa yang kalian bicarakan tadi, Aku penasaran dengan semua itu." Rengeknya lagi dengan manja.


Namun saat Rigel mengalihkan pandangannya ke arah Belle dia tersedak ludahnya sendiri saat melihat belahan dada Belle yang membuatnya kembali panas dingin.


Uhuk...


" Bee are you oke?" Tanya Belle dengan panik ketika melihat Rigel yang tersedia seperti itu.

__ADS_1


Sementara Rigel sendiri langsung menepis tangan Belle yang hendak menyentuhnya. Dia sedang berusaha menahan perasaan panas dinginnya, namun gadis itu malah mau menyentuhnya.


Itu namanya sama saja dia menjerumuskan dirinya ke dalam kubangan lumpur.


" Bee, kamu kenapa?" Tanya Belle lagi.


Dia benar-benar merasa khawatir dengan keadaan kekasihnya. Tapi Rigel malah bersikap seperti itu padanya.


" Aku baik-baik saja." Jawab Rigel singkat.


" Bee, kamu kenapa? Wajah kamu pucat dan kamu berkeringat seperti itu." Belle masih saja merasa khawatir dengan keadaan kekasihnya saat ini.


" Sudah aku katakan bahwa aku baik-baik saja. Jadi jangan bertanya lagi tentang diri ku." Ucap Rigel yang lebih memilih untuk pulang saja dari pada harus di sini.


Lagi pula kenapa Belle menggunakan gaun yang seperti ini itu? Apalagi model V neck seperti itu membuat Rigel bisa melihat dengan jelas bagian dada gadis mengenalkannya.

__ADS_1


" Bee, Kamu mau kemana?" Tanya Belle yang melihat Rigel hendak pergi meninggalkannya.


" Di mana kedua orang tua mu? Aku ingin pulang saat ini. Biarkan aku berpamitan pada mereka dan aku akan pulang untuk tidur." Mendengar keduanya yang berbicara seperti itu membuat Ars dan Crystal langsung kembali pada posisi mereka saat ini.


Tadinya mereka merasa kepo dengan pembicaraan sepasang anak manusia yang tengah menjalin hubungan kasih saat ini.


" Kamu lihat sendiri bukan? Kejahatan memang bisa di lakukan di mana saja tergantung tempatnya. Pria yang kamu ragukan itu bahkan menjauhi putrimu hanya karena dia melihat bagian terlarang milik putri mu yang memang tidak seharusnya untuk di lihatnya. Sementara putri mu sendiri tidak mengetahui apa yang membuat kasihnya seperti itu. Lalu apa lagi yang kamu ragukan tentangnya?" Tanya Crystal pada suaminya.


Sementara Ars tidak menjawab apa yang di katakan istrinya karena dia merasa dirinya di hantam oleh kenyataan tentang kekasih Belle yang memang luar biasa sekali.


Semua jawaban yang diberikannya tadi tidak ada yang melenceng satu pun. Apalagi saat Ars mengatakan bahwa dia tidak akan memberikan putrinya pada orang yang salah.


" Dia itu tetap saja kurang ajar. Bagaimana bisa dia ingin mengejar ku."


" Katakan apa alasannya dia ingin menghajar mu? Dia tidak mungkin melakukan hal itu jika tidak di dasari dengan kesalahan kamu sendiri. Percaya pada ku bahwa Rigel tidak akan pernah menyakiti hati putri mu. Dia di besarkan dengan baik oleh keluarganya dan di limpahkan begitu banyak cinta, jadi aku yakin jika dia tidak akan macam-macam dengan Belle."

__ADS_1


...💙💙💙...


__ADS_2