Aku Pinjam Dia : Diary Luna

Aku Pinjam Dia : Diary Luna
Episode 15


__ADS_3

Setelah kejadian itu... aku tidak sadarkan diri selama tiga hari dan ketika sadar aku mendapatkan kabar jika kak Jester, kak Luke, kak Harry, kak Natalie dan keempat pria yang dibawa oleh kak Natalie mendapatkan skors dari sekolah selama satu bulan.


Selena menceritakan semua kejadian setelah aku pingsan, termasuk alasan kenapa kak Jester menemukan keberadaan ku di tempat yang tidak semestinya. Ketika itu Selena tidak menemukan keberadaan ku ditempat kami janjian dan dia mencariku kemana - mana disekitar area lapangan badminton, ditengah kepanikannya saat itu Selena memberanikan diri menemui kak Jester dan meminta bantuannya untuk mencariku.


Aku merasa bersalah pada kak Jester, kak Luke dan kak Harry... demi menolongku, mereka sampai harus di skors selama satu bulan penuh. Keesokan harinya setelah kedatangan Selena, giliran kak Justin menjengukku dirumah sakit dan dia membawa kabar yang semakin membuat aku merasa bersalah... Kak Jester, kak Luke dan kak Harry harus masuk penjara remaja atas kenakalan mereka selama dua minggu, padahal mereka hanya ingin menyelamatkanku.


Dua minggu berlalu bersamaan dengan aku yang keluar dari rumah sakit, aku memberanikan diri untuk datang ke rumah keluarga Gates. Bersama dengan Selena dan ayah, aku mencari alamat rumah keluarga Gates dari album sekolah.


Di depan pagar yang tinggi itu, aku dan Selena turun dari mobil dan mendekati penjaga rumah. Aku mengatakan padanya jika aku ingin bertemu kak Jester, namun penjaga rumah menolak ku dengan alasan namaku tidak terdaftar dibuku tamu keluarga Gates.


Bahkan ketika Selena menyebutkan nama keluarga Parker, mereka tetap menolak kami. Dengan kecewa aku dan Selena kembali masuk ke dalam mobil, namun saat itu aku melihat sebuah mobil mewah berwarna merah melaju hendak masuk kedalam rumah. Aku kembali keluar dari mobil dan kemudian berlari mendekati mobil mewah berwarna merah itu, disamping pintu pengemudi aku mengetuk kaca jendela lalu membungkukkan badan.


Apa cinta memang seaneh itu ya? bisa membuatku sangat bertekad untuk menemui kak Jester, Rasa bersalahku memang terlalu besar padanya. Sial sekali nasibmu karena ku pangeran, maafkan aku ya..


"Siapa?" tanya pengemudi mobil mewah berwarna merah itu kepadaku, suara berat dan terdengar begitu maskulin itu membuat aku sedikit bergemetar.


"Maaf atas ketidak sopananku, namaku Luna Lincoln adik kelas kak Jester. Aku hanya ingin bertemu dengannya" jawabku berusaha sopan dan tegas tanpa keraguan, meski saat itu aku merasa takut.


"Keluarga Lincoln? tidak pernah dengar. Apa kamu benar - benar adik kelas Jester?" tanya pria bersuara maskulin itu


"Be.. benar, jika diperbolehkan..." belum selesai aku berkata, penjaga gerbang rumah keluarga Gates mendorong bahuku agar menjauhi mobil merah itu.


"Nona tidak boleh melakukan itu!!" bentak penjaga gerbang kepadaku dan mendorong ku menjauhi mobil merah itu


"Hei Hei! jangan kasar pada wanita!!" bentak pria bersuara maskulin itu

__ADS_1


Lalu tatapan mataku pun beralih pada pria bersuara maskulin itu yang turun dari dalam mobil, tidak lama seorang wanita cantik juga turun dan menatapku dengan tajam. Aku kembali membungkukkan badanku untuk meminta maaf pada mereka, namun kami semua hanya terdiam beberapa saat.


"Kamu anak dari keluarga Parker kan?" tanya pria bersuara maskulin itu pada Selena, aku menoleh kebelakang dan aku dapati ayah dan Selena turun dari mobil mungkin ingin menolongku jika terjadi hal - hal tidak menyenangkan.


"Ii...iya tuan Gates..." jawab Selena terbata


'Tuan Gates'... Jadi mereka adalah orang tua kak Jester?!  Melihat wajah kedua orang tua kak Jester membuatku terpesona, pantas saja pangeranku itu tampan.. yah walau tersamarkan dengan penampilannya yang seperti Harry Potter itu.


Ibu kak Jester sangat cantik, begitu juga dengan ayahnya yang tampan juga berbadan kekar. Terlihat sekali memang mereka adalah keluarga kaya raya, mungkin itulah penyebab kak Jester ditakuti dan disegani oleh semua yang berada disekolah.


"Hai nona Lincoln, kamu ada urusan apa sama anak kami?" tanya nyonya Gates kepadaku, aku mengangkat badanku namun tetap menundukkan kepala.


"Aku... ingin minta maaf padanya..." jawabku terbata


"Minta maaf?" terdengar bingung tuan Gates dengan jawabanku, aku memberanikan diri aku mendongakkan kepalaku untuk menatap tuan dan nyonya Gates.


"Masuk dulu, aku tidak paham apa yang terjadi" ucap tuan Gates lalu mengajak aku, Selena dan ayah untuk masuk kedalam rumah.


Di ruang tamu saat itu, aku duduk bersama dengan tuan dan nyonya Gates ditemani ayah dan Selena. Jantungku berdegup sangat kencang dan aku yakin ayah juga Selena merasakan hal yang sama denganku, tidak lama pembantu rumah tangga memberikan beberapa jenis minum kemasan kepada kami dan nyonya Gates memberikan gestur tangan agar kami mengambil minuman itu.


"Nona Lincoln, bisa kamu ceritakan semuanya?" tanya tuan Gates padaku


Aku menceritakan seluruhnya pada tuan dan nyonya Gates tentang kejadian yang sebenarnya, jujur aku terkejut dengan ekspresi terkejut mereka. Tuan Gates mengatakan jika yang diceritakan kak Jester adalah dibully nya kak Harry dan kak Luke sehingga mereka bertiga membalas perbuatan kak Natalie dan keempat teman prianya, kak Jester seakan menutupi aksi heroiknya telah menyelamatkanku.


Entah apa alasannya.... apa mungkin kak Jester malu karena yang diselamatkannya adalah aku? seorang gadis dari keluarga miskin... memang aku tidak pantas untuk mendapatkan perlakuan seperti itu...

__ADS_1


Di dalam kepalaku terdengar suara - suara aneh yang berkata 'Sadar diri', 'Jester itu orang kaya, apa yang kamu pikirkan? berpacaran dengannya? tidak tahu malu', 'kak Jester menutupi mu dari kedua orangtuanya, kamu tidak lebih dari sebuah mainan' dan lain - lain... aku sedih... aku ingin menangis... patah hati kah ini?


Ditengah galaunya aku... kak Jester datang menemui kami di ruang tamu... wajahnya memerah ketika menatapku dan dia mematung...


Aku seharusnya senang bertemu dengan pangeranku dalam keadaan apapun seperti biasanya, tapi hari itu... hatiku terasa sakit melihatnya... aku merasakan patah hatiku untuk pertama kalinya meski itu hanya disebabkan pemikiranku sendiri, ingin ku pergi dari tempat itu segera untuk mencari tempatku menangis sekeras - kerasnya.


"Ka.. kamu baik - baik saja? kenapa kamu ada disini?!" tanya kak Jester kepadaku, hanya senyum dan anggukan kepala yang bisa aku lakukan untuk merespon pertanyaannya.


"Jess, nona muda ini menceritakan kejadian sebenarnya antara kamu dan nona Southgate. Mana yang sebenarnya benar - benar terjadi diantara kalian? keluarga Southgate adalah mitra keluarga kita sejak lama, jangan mengada - ada kejadian" ucap nyonya Gates menekan kak Jester


"Iya - iya... aku berbohong" timpal kak Jester lalu berwajah masam penuh penyesalan, suara helaan nafas tuan Gates terdengar di telingaku ketika kak Jester menjawab pertanyaan nyonya Gates.


"Kenapa kamu berbohong nak?" tanya tuan Gates


"Aku berbohong karena... aku tidak ingin menyeret Luna dalam masalah dengan keluarga Southgate, aku beruntung dilahirkan di keluarga seperti ini jadi papa akan segera menolongku untuk membebaskan aku dari semua masalah yang aku lakukan. Tapi Luna berbeda, dia tidak punya power seperti itu" jawab kak Jester dengan nada yang terdengar menyesal...


Kecewaku... patah hatiku... kesedihanku... pemikiran jelekku kepada pangeranku... semua - semua berbau negatif ku kepada pangeranku hilang seketika... "Maafkan aku pangeranku~ aku berfikiran buruk tentangmu..." inginku mengatakan itu padanya :(


"Tuan Gates... maafkan anakku, karena dia tuan muda Gates harus mengalami kejadian yang memalukan" timpal ayahku lalu menundukkan kepalanya kepada tuan dan nyonya Gates


"Aaah anda tuan Lincoln?" tanya tuan Gates pada ayahku


"Iya, saya ayah Luna" jawab ayahku dengan sopan dan penuh penyesalan


"Anda membesarkan anak anda dengan sangat baik, aku kagum... hei nona Lincoln mau kah kamu menjadi teman dekat anak bodohku itu dan menuntunnya agar tidak terus - menerus merepotkan ku?" tanya tuan Gates padaku

__ADS_1


Serentak aku, Selena, ayah dan kak Jester terkejut dengan perkataan tuan Gates, "hah? apa itu artinya aku diperbolehkan dekat dengan pangeranku?" jantungku berdetak tak karuan.... senang.. aku senang tuan Gates... serahkan kak Jester padaku... :)


__ADS_2