
Fatih yang perasaannya masih jengkel karena kejadian tadi memilih mendatangi ruang pengawasan rumah Khalid. Dia ingin tahu saat kejadian itu berlangsung. Fatih tidak menyangka kalau akan sniper yang mengincar Mentari.
"Pak, aku mau melihat rekaman cctv!" kata Fatih saat dia masuk ke dalam ruangan monitor.
"Ini Tuan." Lelaki paruh baya itu menunjukan monitor yang sedang memutar rekaman cctv.
Dalam rekaman itu terlihat Mentari dan Zahra berbicara berdua di gazebo. Bahkan Fatih pun mendengarkan apa yang dibicarakan oleh kedua istrinya itu. Fatih mengerutkan keningnya saat Mentari bercerita sikap kakunya Fatih, dulu. Dia juga kesal saat Mentari masih bilang Oppa kepada William dan memuji mantan suaminya itu. Namun, sesaat kemudian dia menahan tawanya, saat Mentari menirukan ekspresi dirinya kalau lagi cemburu.
Ternyata obrolan Mentari dan Zahra, dianggap Fatih sebagai obrolan para wanita pada umumnya. Sampai dimana handphone Mentari jatuh. Kemudian Mentari itu membungkuk untuk mengambilnya. Saat bersamaan sebuah peluru melesat ke tempat Mentari. Jika saja Mentari tidak membungkuk, sudah pasti kepalanya kena peluru itu.
Fatih sangat marah, dia mengepalkan tangannya sampai buku-buku jarinya memutih. Terlihat amarah di kedua bola matanya.
"Thomas Brown! Aku benar-benar akan menghabisimu!"
Fatih pun pergi dari ruangan pengawasan, dengan langkah lebar. Kemudian dia menghubungi seseorang lewat telepon genggamnya.
"Apa kamu sudah tiba di Indonesia?" tanya Fatih kepada seseorang di seberang sana.
"Baiklah. Besok kamu datanglah ke kantor perusahaanku. Aku tunggu di sana." Fatih pun mengakhiri panggilannya.
Fatih pun kembali ke rumah utama dan memberitahu kepada Khalid apa yang dia ketahui. Tadinya dia, tidak percaya saat William bicara kalau Mentari akan menjadi sasaran balas dendam.
Fatih mendatangi ruang kerja papanya. Kebetulan Khalid sedang bersama Aurora di ruangan itu. Fatih malah kesal saat melihat adegan mesra kedua orang tuanya.
__ADS_1
"Papa dan Mama, nggak mau kalah sama Fatih!" ejek Fatih sambil tersenyum geli.
"Memangnya cuma kamu dan Mentari saja yang boleh bermesraan," balas Aurora dengan mengerucutkan bibirnya.
"Pantes saja Papa selalu tidak mau berpisah lama-lama dengan Mama. Ternyata kalian selalu pintat memanfaatkan waktu saat berduaan. Untung saja Ghaza nggak melihatnya. Bisa-bisa ngamuk dia karena nggak mau punya adik." Fatih tertawa lepas saat melihat papanya tersenyum malu-malu.
"Kalau itu, dia bisa-bisa tidur dan nempel terus sama Mama. Jadinya, nanti papa kalian yang tersisihkan." Aurora malah tertawa sumbang, kalau mengingat putra bungsunya yang over protective padanya.
"Ada apa?" tanya Khalid.
"Ada yang Fatih mau bicarakan sama Papa," jawab Fatih.
"Apa itu? Apa Mama boleh ikut mendengarkan?" tanya Aurora sambil menatap Fatih penuh harap.
"Iya, boleh ... Mamaku tersayang!" Fatih tersenyum jahil kepada Aurora.
"Apa yang ingin kamu bicarakan kepada Papa?!" tanya Khalid dengan nada suara yang tegas dan berwibawa.
"Apa Papa dan Mama, ingat kejadian dahulu, saat Fatih ikut penyerangan ke markas Mafia Black Emperor?" tanya Fatih.
Khalid dan Aurora tentu saja ingat. Bagaimana tidak akan ingat, kalau putra sulungnya yang pendiam dan tidak suka keributan. Malah ikut terlibat penyerangan ke salah satu markas Mafia terkenal di Amerika. Saat itu sedang liburan sekolah menengah atas, giliran Fatih berlibur ke Amerika. Ternyata di sana Fatih malah ikut Alex dan William untuk membalas dendam atas salah satu teman mereka yang meninggal di bunuh oleh putra pemimpin Black Emperor. Pemuda yang berjumlah sembilan orang itu benar-benar berhasil menghancurkan markas Mafia Black Emperor. Ini adalah kisah gelap Fatih yang tidak diketahui oleh kebanyakan orang. Bahkan teman-temannya dulu tidak menyebutkan nama Fatih saat di interogasi oleh kepolisian setempat. Untuk melindungi dirinya yang bukan warga Amerika. Dengan kekuasaan keluarga Green, Christopher meminta pihak kepolisian menutup kasur penghancuran Mafia Black Emperor, yang memakan banyak nyawa para anggota mafia Black Emperor.
"Kenapa kamu membicarakan hal yang sudah lama terkubur itu?" tanya Aurora dengan nada yang sendu karena mengingatkan dia akan sosok Fatih, Alex, dan William yang pulang ke rumah dengan bersimbah darah. Itu membuat Aurora dan Jennifer histeris, untungnya ketiganya masih bisa kembali dengan selamat meski harus dirawat intensif selama hampir satu bulan.
__ADS_1
"Ternyata dari kejadian itu, ada satu orang yang berhasil melarikan diri. Dia adalah Marionet, putri bungsu pemimpin Black Emperor. Ternyata dia mengoperasi plastik wajahnya, dan kembali untuk membalas dendam kepada keluarga Green. Dia berhasil menyusup ke rumah Mbah Buyut, saat keadaan Mbah Christopher sedang dirawat di rumah sakit dulu. Marionet mengganti namanya menjadi Mone dan bekerja di bagian laundry." Fatih menjelaskan awal kejadian yang terus menimpa Mentari ke depannya.
"Mone? Apa Mone yang dulu bersama Allura?" tanya Aurora.
"Iya, Mone yang itu. Dia ingin menghancurkan keluarga Green, seperti keluarganya yang sudah dibuat hancur oleh kita. Fatih tidak menyangka kalau tindakan kami saat remaja dulu, berdampak sampai kami berkeluarga. Fatih masih untung karena Mone tidak tahu keterlibatan aku. Dia tidak bisa mengusik Alex yang memiliki pertahanan dan pengaruh yang kuat. Para pengikut Alex juga semua loyal kepadanya. Sehingga, jika ada satu orang yang mencurigakan di dekat Alex, anak buahnya yang lain akan langsung membereskannya tanpa di suruh oleh Alex. Begitu juga dengan teman-teman lain yang ikut penyerangan saat itu. Keluarga mereka juga menjadi sasaran kejahatan Mone yang dilakukan secara halus. Mone yang mempunyai kemampuan memanipulasi dan pintar bernegosiasi, tidak perlu melumuri tangannya sendiri dengan darah saat membalaskan dendamnya." Fatih menarik napasnya perlahan.
"Lalu?" tanya Aurora dan Khalid bersamaan.
******
Lalu, apa lagi ya?!
Siapa Mone sudah terungkap identitasnya.
Bagaimana cara Mone agar bisa balas dendam kepada William dulu, bisa berjalan dengan mulus?
Siapa yang di hubungi oleh Fatih lewat telepon?
Nantikan Bab selanjutnya ya.
******
JANGAN LUPA KLIK LIKE, FAV, HADIAH, DAN VOTE NYA MUMPUNG HARI SENIN.
__ADS_1
DUKUNG AKU TERUS DENGAN MEMBERIKAN JEMPOL YANG BANYAK.
TERIMA KASIH.