Berbagi Cinta : Dipaksa Menikahi Cucu Mantan Suami

Berbagi Cinta : Dipaksa Menikahi Cucu Mantan Suami
#MENTARI, FATIH, ZAHRA, & WILLIAM (3)


__ADS_3

     Mentari duduk di teras belakang rumah. Melihat keindahan taman bunga milik Aurora. Sudah tiga hari Fatih pergi ke Amerika. Meski tiap hari mereka teleponan, tetap saja dia merasa rindu. Entah ngidam atau bawaan orok. Biasanya sebelum tidur Fatih selalu mengusap-usap perutnya. Sambil berbicara dengan si jabang bayi. Jadi, sudah tiga malam ini Mentari sulit tidur. Dia sering bangun tengah malam dan tidak bisa tidur lagi sampai pagi. Meski dia selalu memaksa untuk memejamkan matanya.


     Cahaya matahari yang baru menyinari alam jagat raya ini, mulai terasa hangat di tubuhnya. Mentari menikmati suasana pagi ini. Udara yang segar, sinar matahari terbit yang terasa hangat, dan suasana yang tenang.


     Zahra selama dua hari ini sedang tinggal di rumah orang tuanya. Ada kemungkinan besok atau lusa baru bisa pulang. Itu membuat Mentari, sangat merindukannya. Tidak ada kegiatan yang bisa dia lakukan. Apalagi mama mertuanya juga ikut sibuk memeriksa perusahaan milik Khalid, yang diduga ada penghianat karena terjadi kebocoran data rahasia perusahaan.


     Mentari sebenarnya juga ingin menginap di rumah orang tuanya. Namun, Fatih melarangnya karena takut akan ada William yang menemuinya nanti. Atau takut keamanan di sana tidak menjamin, dari William. Fatih takutnya nanti William akan berbuat nekad lagi kepada Mentari. Melebihi perbuatannya di bandara tempo hari.


*****


     William sedang menikmati sarapan paginya, sambil memandang layar monitor yang menampilkan sosok wanita yang di cintainya. Matanya tidak lepas dari layar monitor.


"Baby, kamu semakin cantik saja, kalau sedang hamil," kata William sambil tersenyum.


"Apa aku culik saja kamu, Baby? Dan kita akan hidup bersama kembali seperti dulu. Saat hanya ada aku dan kamu." William bermonolog.


     William mengusap layar, tepat di wajah Mentari yang sedang memejamkan matanya. Menikmati suasana pagi hari.


*****


     Fatih benar-benar sibuk. Dia sering begadang, agar pekerjaannya cepat selesai. Waktu yang diperlukan satu Minggu akan dia percepat menjadi lima hari. Meski sibuk dia akan sempatkan untuk menghubungi kedua istrinya. Apalagi Zahra, dia selalu membuatnya khawatir. Larangan keluar dari rumah mama papanya, dia maksudkan untuk menjaga dirinya. Namun ibu mertuanya meminta Fatih, memberikan izin kepada Zahra untuk tinggal selama tiga hari di rumah orang tuanya.


"Assalamu'alaikum, Sayang. Bagaimana kabar kamu hari ini?" tanya Fatih begitu sambungan teleponnya tersambung dengan Zahra.


"Wa'alaikumsalam, Mas. Alhamdulillah baik. Mas, sendiri bagaimana kabarnya hari ini?" sapa Zahra dengan senyum bahagia diwajahnya, meski Fatih tidak bisa melihatnya.

__ADS_1


"Alhamdulillah, baik juga. Sekarang di sudah waktunya minim obat, apa sudah makan?" tanya Fatih mengingatkan Zahra kembali.


"Iya, Mas. Ini juga baru selesai makan, mau minum obatnya," jawab Zahra sambil memegang bungkus obat miliknya.


     Fatih dan Zahra berbicara beberapa menit. Bahkan Fatih menunggu Zahra sampai meminum obatnya. Setelah dipastikan istrinya itu sudah minum obat. Fatih pun melanjutkan obrolannya. Mereka membicarakan kegiatan yang akan dilakukan hari ini.


     Setelah menghubungi Zahra, kini saatnya Fatih menghubungi, Mentari. Namun, sudah dua kali melakukan panggilan. Mentari tidak juga mengangkat teleponnya. Fatih yang mulai panik, menghubungi telepon rumah orang tuanya. Biasanya akan ada pelayan yang mengangkat telepon rumah.


     Setelah berhasil menghubungi dan menanyakan tentang keberadaan Mentari, kepada pelayan di rumahnya. Fatih mulai tenang. Ternyata istrinya itu sedang mandi.


"Huh, bikin aku panik saja, my lovely!" seru Fatih.


     Tidak lama kemudian, handphone milik Fatih berbunyi dan terlihat nama 'My Love' di layarnya. Fatih dengan semangat langsung mengangkat panggilan itu.


"Assalamu'alaikum, Mas," salam Mentari.


     Fatih dan Mentari berbicara ngalor-ngidul seperti biasanya. Apa saja yang ada dalam hati dan pikiran, mereka ungkapkan. Walau cuma bilang hal yang tidak penting. Seperti bunga di taman belakang sedang berbunga. Namun, bagi Fatih, apa yang di bicarakan oleh Mentari itu sangat berharga untuk didengarkan. Meski sudah bicara selama setengah jam, bagi Fatih itu terasa singkat.


******


     Mentari yang merasa kesal di rumah sendirian. Dia memilih pergi ke gazabo yang ada di taman belakang. Sambil membaca buku tentang cara mendidik anak sesuai yang diajarankan oleh Rasulullah.


     Suasana yang tenang, dan semilir angin sepoi-sepoi yang terus bertiup ke arahnya. Membuat Mentari, tertidur sambil duduk.


     Saat itu, William yang terus memantau keberadaan Mentari. Berhasil menyusup ke area taman belakang. Setelah dia berhasil meretas cctv di area sana.

__ADS_1


     William pun duduk di samping Mentari. Dia menyandarkan kepala mantan istrinya itu di dada dia. Posisi yang dulu paling disuka oleh Mentari. Bersandar di dadanya.


     William membelai kepala Mentari yang tertutup hijab. Sesekali dia mencium kepala itu. Sungguh dia tidak bisa melupakan Mentari. Cintanya untuk Mentari masih utuh.


"Baby, I love you." William berbisik tepat di telinganya Mentari.


     Tanpa sadar Mentari memeluk tubuh William. Dalam mimpinya dia sedang memeluk Fatih. Namun, itu justru berakibat patal baginya nanti.


     William sangat terkejut dengan tindakan Mentari kepadanya. Dia memperhatikan wajah Mentari yang masih tertidur pulas. Maka William pun ikut mengeratkan pelukannya ke tubuh Mentari.


     Hampir satu jam William menikmati waktunya bersama Mentari. Dia pun menyandarkan tubuh mantan istrinya itu, dengan hati-hati agar tidak terbangun.


"Sampai jumpa lagi, Baby." William mencium kening Mentari, dengan lembut dan penuh perasaan sayang. William pun akhirnya pergi dengan senyum kebahagiaan di wajahnya.


******


APAKAH FATIH AKAN TAHU KALAU WILLIAM MENYUSUP KE RUMAH ORANG TUANYA?


APA YANG AKAN DILAKUKAN OLEH WILLIAM KEDEPANNYA AGAR BISA BERSAMA MENTARI?


TUNGGU KELANJUTAN DI BAB-BAB SELANJUTNYA!


******


JANGAN LUPA KLIK LIKE, FAV, HADIAH, DAN VOTE NYA JUGA YA MUMPUNG HARI SENIN.

__ADS_1


DUKUNG AKU TERUS DENGAN MEMBERIKAN JEMPOL YANG BANYAK.


TERIMA KASIH.


__ADS_2