Berbagi Cinta : Dipaksa Menikahi Cucu Mantan Suami

Berbagi Cinta : Dipaksa Menikahi Cucu Mantan Suami
#MENTARI - WILLIAM (16)


__ADS_3

    Mentari tanpa sengaja melihat berita tentang dirinya, di media sosial. Ternyata banyak yang membully dirinya. Apalagi bagi orang-orang yang rasis. Dia menjadi sasaran bahan bully. Banyak kata-kata kasar dan menyakitkan yang ditulis oleh mereka. Hampir semua orang yang berkomentar jahat terhadap Mentari. Itu semua membuat mental Mentari down.


   Mentari hanya menangis karena sakit hatinya, dikata-katain orang yang tidak mengenal dirinya. Mereka juga tidak tahu kebenaran yang sebenarnya terjadi.


   Apalagi William sejak pulang dari kantor polisi, dia sibuk di ruang kerjanya. Banyak pekerjaannya yang terbengkalai, karena dia seharian di kantor polisi, menemani Mentari.


"Mbak Cantika, bisa bicara nggak? Aku mau curhat!" pinta Mentari yang menghubungi Cantika lewat teleponnya.


"Bisa … ada apa?" tanya Cantika di seberang sana.


   Mentari pun curhat mengeluarkan semua unek-uneknya yang ada di hati dia. Mentari nggak malu menangis di hadapan Cantika, karena sudah terbiasa dari dulu.


   Perlakuan dari para haters yang bahkan tidak mengenal dirinya. Kejadian kemarin justru merugikan Mentari, bukan Angel. Mentari rasanya ingin membalas balik mencaci maki mereka. Namun apa gunanya belas semua itu dengan caci maki, karena tetap saja di yang akan disalahkan.


   Cantika mendengarkan keluh kesah, curhatan Mentari. Dia pun menyarankan agar William dan pengacaranya mengadakan konferensi pers. Untuk menjelaskan kejadian yang sebenarnya. Sebab itu juga sudah membawa-bawa nama baik keluarga Green. Mentari juga nantinya bisa melaporkan akun-akun yang sudah membuat komentar jahat kepadanya.


    Satu jam lebih Mentari berbicara dengan Cantika di telepon. Hatinya kini sudah lebih merasa lega. Ada rasa tenang di hatinya, karena tadi dia takut akan perlakuan orang-orang kepadanya, saat keluar nanti.


******


    Mentari pun menemui William di kantornya, dengan dikawal oleh empat orang bodyguard. Semenjak kabur kemarin, Mentari selalu dibuntuti oleh pasukan keamanan, yang diperintahkan oleh William. Hanya saja Mentari selalu meminta para bodyguard-nya jaga jarak dengannya. Makanya kemarin saat Angel melancarkan aksinya, dua bodyguard dia terlambat untuk melindunginya.


    Saat akan memasuki area perkantoran perusahaan William, banyak para wartawan yang berkumpul di sana. Sampai-sampai pihak keamanan dan bodyguard-nya Mentari membuka jalan untuk mobilnya lewat.


    Mentari akhirnya berhasil memasuki kantor perusahaan suaminya. Saat Mentari masuk ke dalam ruangan kantor William, ternyata ada Angel di sana.


"Sedang apa kamu di sini!" Mentari berbicara dengan nada ketus tidak suka akan kehadiran wanita yang sudah membuatnya menderita.

__ADS_1


    Angel tersenyum mengejek kepada Mentari. Rencana yang dibuatnya untuk menjatuhkan reputasi Mentari di hadapan publik akhirnya berhasil. Bahkan jauh dari bayangan yang diperkirakan.


   Mentari bisa melihat niat jahat dari pancaran mata Angel. Dia yakin kalau semua yang terjadi padanya saat ini, pasti tidak lepas dari campur tangan Angel.


"Oppa … kayaknya bagian cleaning service, kerjanya kurang maksimal deh. Masih ada kotoran di sini. Bukannya Oppa sudah membuang kotoran itu ke tempat sampah!" kata Mentari yang berjalan ke arah William dan duduk di atas pangkuannya.


"Angel pulanglah, aku sedang sibuk!" William berbicara dengan nada datar dan wajahnya yang dingin.


   Angel pun tersenyum meremehkan kepada Mentari, sebelum keluar dari ruangan kantor William.


"Baby, kamu juga duduklah di sofa. Lalu katakan ada apa sampai kamu datang ke sini?" tanya William dengan wajah dan suaranya yang datar.


    Mentari yang melihat reaksi William seperti itu, membuat dia kaget. Dia berpikir apa karena masalahnya kemarin, suaminya menjadi dingin kepadanya.


    Mentari pun turun dari pangkuan William, kemudian duduk di sofa yang ada di sana. Dilihatnya William menatapnya tajam. Mentari pun menundukan kepalanya. Dia merasa bersalah karena sudah membuat kekacauan dari kemarin.


"Aku hanya mau bilang. Kalau masalah hari kemarin itu, masuk ke berita. Terutama di media sosial, banyak akun yang menghujat aku, dan membully karena aku orang asing, dan juga seorang muslimah." Mentari menata kembali hatinya yang kembali bergetar karena sakit hati mengingat tulisan yang mereka buat untuknya.


"Setidaknya, lakukan konferensi pers, untuk mengatakan yang sebenarnya! Karena ini juga menyangkut nama baik keluarga Green," jelas Mentari yang masih menundukan kepalanya.


"Apa baru sekarang kamu kepikiran, kalau apa yang terjadi kemarin itu sudah membawa dampak buruk untuk keluarga Green!" balas William dengan nada suaranya yang dingin.


   Mentari mendongakan kepalanya, kemudian melihat ke arah William. Dia tidak menyangka kalau suaminya itu, sedang marah kepadanya.


"Jadi sekarang apa yang harus aku lakukan?" tanya Mentari dengan air mata yang sudah meluncur membasahi pipinya yang mulus.


"Pulanglah!" jawab William sambil menundukan kepalanya dan melanjutkan pekerjaannya.

__ADS_1


   Mentari menahan tangisnya, hanya bibirnya saja yang bergetar. Ternyata suaminya itu begitu marah kepada dia. Maka Mentari pun beranjak dari kantor William. Mentari bersembunyi di tangga darurat. Dia menangis meluapkan kesedihannya, dan rasa sakit di dadanya.


******


"Mbak Cantika … bisa tolong katakan sama Kak Al. Aku membutuhkan bantuannya," kata Mentari dengan suaranya yang sengau. Saat menghubungi Cantika lewat handphone-nya.


"Ada apa?" tanya Cantika dengan nadanya yang cemas.


    Kemudian Mentari pun menceritakan yang terjadi padanya dan William semenjak dari hari kemarin. Mentari bercerita sambil berderai air mata. Sesekali dia juga menangis tergugu.


   Cantika yang merasa kasihan kepada Mentari, akan mencoba membantunya. Karena hanya dia satu-satunya orang yang bisa di mintai tolong oleh Mentari.


    Mentari meminta para bodyguard-nya menemui Alex di kantor pusat GALAXY GROUP. Dia akan meminta bantuan Alex untuk melakukan konferensi pers. Terkait masalah yang dibuat olehnya kemarin. Sehingga membuat nama baik Green menjadi rusak pamornya, gara-gara dia sudah melakukan hal yang sudah mencoreng nama keluarga.


   Saat Mentari masuk ke dalam kantor, Cantika sudah ada duduk manis di sana. Cantika tersenyum ke arah Mentari dan melambaikan tangannya. Mentari langsung memeluk tubuh Cantika dan menangis histeris dalam pelukan kakak sepupunya itu.


    Alex lebih gercep dalam segala hal. Termasuk menindak para akun yang sudah melakukan pembullyan kepada Mentari. Dia juga langsung melakukan konferensi pers hanya dalam waktu setengah jam setelah kedatangan Mentari di kantornya. Semua bukti cctv dari berbagai sudut sudah dia siapkan sebagai barang bukti. Juga dari beberapa kamera mobil yang parkir di dekat kejadian perkara kemarin.


   Alex dan beberapa orang kepercayaannya, mendampingi Mentari dalam melakukan konferensi pers saat waktu jam makan siang. Para wartawan juga diberi jatah makan dari kantin perusahaan Alex. Bahkan Alex ikut bersama mereka makan di sana bersama Cantika dan Mentari.


   Mentari membuka acara konferensi pers dengan mengenalkan dirinya sendiri. Tanpa menyandang status sebagai Nyonya Green yang baru. Dia menceritakan kronologi kejadian yang sebenarnya. Diperkuat oleh kamera yang ada audionya, yang diambil dari kamera mobil. Juga kamera CCTV dari berbagai sudut. Jadi terlihat jelas saat Mentari melewati Angel. Tangan Angel yang menarik tangan Mentari dan pura-pura jatuh.


   Kemudian Alex memberitahu, kalau Angel sudah berkomplot dengan seseorang yang menelepon polisi. Agar Mentari ditahan atas tuduhan penganiayaan. Maka dia akan mengusut balik, apa yang sudah dilakukan oleh Angel dan komplotannya itu.


******


JANGAN LUPA KLIK LIKE, FAVORIT, HADIAH DAN VOTE NYA JUGA YA.

__ADS_1


DUKUNG AKU TERUS DENGAN MEMBERIKAN JEMPOL YANG BANYAK.


TERIMA KASIH.


__ADS_2