Berbagi Cinta : Dipaksa Menikahi Cucu Mantan Suami

Berbagi Cinta : Dipaksa Menikahi Cucu Mantan Suami
#MENTARI, FATIH, ZAHRA & WILLIAM (73)


__ADS_3

     Mentari sedang berjemur sambil memperhatikan si kembar dan Fatih berenang. Keduanya sudah bisa berenang dan tanpa bantuan alat pelampung.


"Tante Mentari, aku cari-cari ternyata ada di sini." Bintang datang sambil membawa salad buah dan rujak buatannya.


"Wah, Bintang. Kamu tahu saja apa yang Tante mau." Mata Mentari langsung berbinar melihat makanan yang dibawa oleh Bintang.


"Tahu dong! Apa sih yang nggak buat Tante aku tercinta ini," kata Bintang merayu Mentari.


"Tercium modus kamu," balas Mentari pada Bintang yang sedang mengusap-usap perut Mentari.


     Bintang hanya tersenyum lebar, menanggapi perkataan Mentari. Dia memang sering datang ke rumah Mentari dan mengajak bermain si kembar.


"Kenapa? Apa Ghazali masih sulit dihubungi?" tanya Mentari.


     Bintang menganggukkan kepalanya dengan wajah sendunya. Sebab, dia belum bisa menghubungi Ghazali. Paman yang selalu ada untuknya.


"Tapi, aku masih sering dengar kabarnya lewat Isabella. Katanya Om Ghaza sedang sibuk di rumah sakit tempatnya bekerja sekarang." Bintang mulai berkaca-kaca matanya. Dia selalu menangis jika sudah merasa berat akan rindunya kepada sosok laki-laki yang selalu memanjakan dirinya.


"Kamu harus jujur akan perasaan kamu. Cinta kamu itu untuk Arya atau Ghaza?" Mentari kini dipusingkan oleh masalah adik ipar sama keponakan yang masih saja belum menyadari kalau mereka itu saling mencintai.


"Tapi Bintang akan menikah sama Om Arya. Om Ghaza itu hanya menjadikan Bintang sebagai pelariannya saja karena kak Amara selingkuh." Air mata Bintang lolos membasahi pipi chubby yang mulus.

__ADS_1


     Mentari mengusap-usap perutnya yang sudah terlihat menggelembung. Tiap hari dia mendengar curhatan Bintang dan Ghazali.


     Ghazali yang tidak menyangka kalau perasaannya kepada Bintang berubah menjadi cinta kepada lawan jenis. Hanya saja umur mereka terpaut cukup jauh, 11 tahun perbedaannya. Apalagi mana mungkin Alex akan memberikan restunya kepada adik sepupunya untuk menikahi putri satu-satunya itu.


     Bintang yang punya impian menjadi pengantinnya Arya semenjak kecil, dan penantian mereka selama 12 tahun, bahkan mereka akan mengadakan pesta pertunangan sebentar lagi. Kini hatinya bercabang ketika kepergian Ghazali membuatnya merasa kehilangan sesuatu yang berharga dalam dirinya.


     Mentari dan si janin dalam perutnya menjadi saksi perjuangan cinta Ghazali dan Bintang. Sampai mereka melakukan pertandingan pertunangan Bintang-Arya berubah menjadi pesta pertunangan Bintang-Ghazali. Tindakan mereka itu membuat heboh. 


     Fatih dan Mentari merestui hubungan Ghazali dan Mentari. Sekembalinya Ghazali ke Indonesia tentu membuat si kembar senang. Mereka malah sering menghabiskan waktu dengan Ghazali dan Mentari karena keduanya sering pergi jalan-jalan. Acara kencan Ghazali dan Bintang itu sering diganggu oleh si kembar.


     Menempelnya si kembar pada Ghazali membuat Fatih senang. Waktu berduaan dengan Mentari jadi semakin banyak. Mentari juga senang dengan menempel pada Fatih. Ke mana pun Fatih pergi, dia akan ikut.


     Acara ngidam si jabang bayi kali ini ganti, yaitu suka menghirup wangi tubuh ayahnya. Mentari senang saat menghirup wangi keringat Fatih. Makanya Mentari sering meminta Fatih untuk berkeringat. Saat di kantor, Fatih disuruh menaiki tangga untuk naik ke lantai atas sedangkan Mentari naik lift.


     Pernikahan Ghazali dan Bintang dipercepat karena adanya orang-orang yang mengincar nyawa Bintang. Mentari pun ikut membantu persiapan yang mendadak itu. Kebersamaan dengan seluruh anggota keluarga, membuatnya sangat bahagia.


     Fatih menjaga Mentari 24 jam nonstop agar dia tidak kecolongan saat Mentari akan melahirkan. Dia bahkan bekerja di rumah hanya untuk membuat Mentari istirahat untuk mempersiapkan kelahiran putri mereka.


     Satu bulan setelah pernikahan Bintang dan Ghazali. Mentari mendengar kabar kalau Bintang ke guguran karena mendapatkan serangan dari musuh yang mengincarnya karena Big Bos atau penjahatnya ingin menculik Bintang setelah dia merasa jatuh cinta pada Bintang. Kabar duka bagi keluarga Khalid, ternyata memicu Mentari ingin melahirkan. Padahal kemarin sudah diberi rangsangan belum juga ada reaksi. Namun, kini Mentari benar-benar ingin mengeluarkan si bayinya.


"Mas, perutku mulas. Sepertinya akan melahirkan." Kata Mentari yang sering dikatakan kepada Fatih belakangan ini, tetapi nggak juga mau keluar bayinya. Atau mentari sering mengalami kontraksi palsu hampir satu Minggu ini.

__ADS_1


     Fatih yang mendengar Mentari mulas akhirnya bergegas membawa istrinya ke rumah sakit. Dia takut nanti malah melahirkan di jalan.


"Mas, air ketubannya sudah pecah!" Mentari melihat air mengalir ke bawah kakinya.


      Melihat itu Fatih langsung panik," Sayang, mana yang sakit? Tahan dulu, ya!" pinta Fatih.


"Mana bisa ditahan, Mas. Ayo cepat bawa perlengkapan bayinya!" Mentari meringis menahan sakit.


"Baik Sayang." Fatih yang sedang membopong tubuh Mentari, dan mengambil benda yang ada di sofa.


******


     Fatih membawa Mentari ke rumah sakit bersalin. Kemudian dia juga ikut membantu istrinya dalam proses melahirkan. Mentari mengalami kesulitan karena bayinya belum juga mau keluar.


******


Bagaimana proses melahirkan bayi Mentari yang penuh drama?


Tunggu kelanjutannya ya.


Jangan lupa untuk klik like, favorit, hadiah dan Vote-nya juga ya.

__ADS_1


Dukung aku terus. Terima kasih.


__ADS_2