CEO Dan Pengasuh Cantik

CEO Dan Pengasuh Cantik
Episode 101


__ADS_3

Ruang rawat VVIP 1


Keluarga Alexanders merasa bahagia karena cucu kesayangan mereka sudah sadar dari koma lebih dari seminggu Aquira mengalami koma membuat lainnya khawatir, mami Atika duduk di samping cucunya dengan senyuman bahagia.


Azka dan papi Ammar duduk di sofa memperhatikan keduanya, Azka hanya menghela nafasnya karena putrinya selalu menangakan keberadaan Dyah.


" Mami pasti tahu keberadaannya" kata Azka, mami Atika menoleh ke putranya.


" Kenapa kamu berbicara seperti itu Azka? " papi Ammar.


" Terakhir kali Dyah ke sini kalian saling melirik ketika aku bertanya padanya" kata Azka.


Mami Atika menghela nafasnya karena tak menduga kalau putranya mengetahuinya.


" Nenek tahu dimana bunda ayo nek kita ke sana" kata Ira, dengan sendunya.


" DI Cafe kamu bisa mencarinya ke sana" kata mami Atika, Azka tersenyum setelah mengucapkan terima kasih dan pamit pada putrinya dia segera ke DI Cafe menemui Dyah.

__ADS_1


Papi Ammar mengelus punggung istrinya dengan menanggukan kepalanya mami Atika memegang tangan suaminya yang berada di pundaknya.


" Ira tak sabar lagi bertemu bunda dan tinggal bersama lagi, nenek ayo kita pulang Ira ingin bertemu bunda" rengek Ira, yang tak sabar ingin bertemu dengan Dyah.


Mami Atika dan papi Ammar tersenyum melihat cucunya kembali ceria.


" Cucu kakek papi pasti membawa bunda ke sini sekarang cucu kakek harus istirahat dulu" kata papi Ammar, Aquira menanggukan kepalanya dia memenjamkan matanya karena dia merasa lelah papi Ammar mengajak mami Atika duduk fi sofa setelah memperhatikan Aquira tidur.


DI Cafe



" Ternyata dia bekerja disini" guman Azka, tidak mengetahuinya kalau cafe ini adalah milik mami Atika dan Dyah yang mengurusnya.


Mami Atika tidak memberitahunya agar putranya yang mencari tahu sendiri, Azka membuka pintu membuat para pengunjung melihat kearahnya.


Mereka terkejut melihat Azka Abbiya Alexanders berada tepat di depan mereka yang biasanya di lihat di media atau lainnya, para wanita sangat memuji ketampannya.

__ADS_1


" Lihat itu tuan Azka kenapa dia datang kesini apakah ingin makan siang atau bertemu dengan temannya" bisik pengunjung.


" Tuan Azka aku padamu" histeris para wanita. beruntung berita menengai pernikahannya yang batal tak tercium media sehingga tidak ada yang mengetahuinya selain keluarga dan sahabat.


Pelayan wanita berlari menemui Dyah untuk memberitahu padanya di luar ada Azka Abbiya Alexanders, dia merasa bangga walau cafe ini baru sebulan berdiri tuan muda dari keluarga Alexanders datang ini pasti membuat cafenya semakin ramai.


Ruang kerja


Dyah sedang istirahat di sofa karena dia baru saja memerriksa laporan keuangan dia sangat merasa senang karena sebulan ini pemasukan cafenya naik 2%. Karyawan di cafenya sangat dipercaya sehingga kuliahnya tidak terganggu dengan laporan yang tidak baik.


Tiba saja dia di kejutkan dengan suara pelayan yang masuk ke ruangannya Dyah menatap pelayanannya yang terlihat dengan ngos ngosan.


" Kak ada apa?. kenapa kamu terlihat gugup kak? " Dyah.


" Itu nona ada tuan Azka di dalam" kata pelayan dengan terburu." Apa kak, kak tidak berbohongkan" Dyah tidak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar.


" Ya nona saya tidak berbohong mari ikut saya keluar" kata pelayan dengan menanggukan kepalanya.

__ADS_1


Dyah mengikuti pelayan keluar dan menemui Azka di depan, Dyah terkejut melihat orang di depannya dengan tangan melipat di dada dan menatapnya dengan tajam.


__ADS_2