
Semua mahasiswa tertuju pada mereka berlima semua mahasiswa tahu kalau Farel dan kedua sahabatnya tidak menyukai jika ada wanita di antara mereka tapi ini, dengan mudahnya Dyah dan Gracya berdekatan dengan idola kampus.
Prisia, Resia dan Abel menahan amarahnya melihat Dyah dan Gracya duduk di dekat farel dan lainnya.
" Ternyata mereka berani juga setelah menabrakmu Prisia sekarang apa yang kita lihat dengan mudahnya mereka duduk dengan Farel dan lainnya" kata Abel, Prisia menggengam sendok dengan kuat.
" Beraninya mereka menantangku dengan mendekati Farel" kata Prisia, melempar sendok ke piring Abel dan Resia menanggukan kepalanya mereka meninggalkan kantin.
Kediaman keluarga Alexanders.
Aquira terlihat murung karena Dyah belum juga pulang apalagi hari sudah siang mami Atika melihat cucunya hanya tersenyum dan mendekatinya.
" Cucu nenek ini kenapa terlihat murung" kata mami Atika, mengelus rambut cucunya. Aquira melihat neneknya dengan sendu.
" Nenek bunda kok lama pulangnya " kata Aquira, mami Atika tersenyum.
Aquira melihat supir yang tadi mengantar bundanya segera memanggilnya.
__ADS_1
" Pak" panggil Aquira, supir sedang minum kopi segera menghampiri cucu majikannya.
" Nyonya, nona apa ada yang bisa saya bantu" kata supir. " Pak yang tadi mengantar bunda ke sekolah ya" kata Ira.
Supir tersenyum. " Ya nona saya yang ditugaskan tuan muda untuk mengantar dan menjemput Dyah selama lengannya sakit, memangnya ada apa nona? " supir.
Aquira tersenyum membuat mami Atika menatap cucunya dengan keheranan.
" Pak jam berapa jemput bundanya?" Aquira dengan senyuman, supir menatap mami Atika yang menanggukan kepalanya.
" Sebentar lagi nona Dyah sudah memberitahu saya kalau dia akan pulang 1 jam lagi" kata supir terlihat Aquira dengan riangnya.
" Sayang kita tunggu bunda di rumah saja ya sebentar lagi bunda pulang" kata mami Atika.
" Nenek Ira ingin menjemput bunda tangan bunda kan masih sakit" kata Aquira dengan sedihnya dan menunjukan wajah yang cemberut.
" Baiklah nenek izinkan tapi ingat selama dalam mobil Ira nggk boleh menanggu pak supir , pak pelan-pelan saja jalannya" kata mami Atika tak bisa menolak permintaan cucunya.
__ADS_1
Dengan bahagia Aquira menarik tangan supir menuju ke mobil mami Atika hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat kelakuan cucunya.
Mobil melaju ke Universitas A selama perjalanan Aquira patuh duduk tenang sambil menggoyangkan kakinya.
Universitas A
" Pelajaran hari ini cukup sampai disini untuk esok kalian harus memiliki buku Administrasi , sampai jumpa esok hari" kata dosen, keluar dari kelas.
satu persatu mahasiswa mulai keluar dari kelas tinggal Dyah dan Gracya merapikan bukunya.
" Dyah ayo kita ke mall membeli buku yang dikatakan dosen, jika kita pinjam ke perpustakaan kita belum mendaftarkan diri menjadi anggota " kata Gracya.
" Ok kita ke mall tapi besok kita harus mendaftar diri ke perpustakaan " kata Dyah, Gracya menanggukan kepalanya mereka menuju parkiran karena supir sudah memberi kabar kalau dia sudah ada di parkiran.
Setiba mereka di parkiran saling memandang karena ada yang aneh karena mahasiswa berkumpul .
" Dyah ada apa sih mereka itu berkumpul di sana seperti ada artis saja" kata Gracya, Dyah hanya tersenyum dia juga penasaran ada apa di sana hingga mahasiswa berkumpul disana.
__ADS_1
" Ayo kita ke mall sekarang ohya kamu ingin bersamaku atau menunggu jemputan" kata Gracya.
"Bunda"