CEO Dan Pengasuh Cantik

CEO Dan Pengasuh Cantik
Episode 84


__ADS_3


Dyah dan lainnya sudah sampai di rumah yang dikatakan oleh mami Atika, mereka turun dari mobil Dyah melihat rumah yang akan ditempati oleh mereka.


" Kakak rumahnya bagus " kata Fathan. " Fathan menyukainya" kata bibi Sumi.


" Ya bi Fathan menyukainya" kata Fathan, Dyah dan bibi Sumi memandang dan tersenyum.


Supir menurunkan barang mereka dari mobil dan bawa ke dalam setelah pintu dibuka oleh bibi Sumi.


" Dyah ini kunci mobilnya" kata supir, memberikan kunci mobil pada Dyah, membuatnya bingung.


Bibi Sumi dan supir tersenyum melihat kebingungan Dyah.


" Kamu, nggak perlu bingung nak ini pemberian nyonya, supaya kamu tidak kesulitan kekampus dan ke cafe" kata bibi Sumi.


" Tapi bi ini terlalu berlebihan padahal Dyah sudah mengundurkan diri" kata Dyah, dengan menundukan dirinya.

__ADS_1


" Dyah ini tak berlebih nak ini hadiah dari nyonya karena kamu bersedia menempati rumah ini dan menjalani cafe milik nyonya yang sudah lama terbelakai.


Kemudian supir pamit karena harus kembali ke kediaman keluarga Alexanders, Bibi Sumi mengajak Fathan melihat ke kamarnya.


Dyah lebih memilih mengelilingi rumah barunya dan dia duduk di halaman samping rumahnya, Dyah menghela nafasnya memandang langit yang biru.


" hari ini awal kehidupan baruku, tuan muda semoga anda bahagia. Karena kebahagiaan anda terpenting" kata Dyah, mengenang kebersamaannya bersama Azka.


Di luar kota.


Mereka dengan sengaja menukar bahan baku dengan bahan yang sudah rusak itu membuat pembangunanya tertunda.


" Akbar, kamu sudah menemukan siapa yang berani berbuat curang pada perusahaan ku? " Azka, memeriksa kayu yang sudah rusak.


" Sudah tuan dia merupakan lawan anda untuk mendapat proyek ini" kata Akbar yang sudah mennyelidikinya.


" LK Group ternyata mereka tak menerima kekalahan dalam mendapwtkan proyek ini" kata Azka dengan senyuman. Siapa yang melihatnya pasti merasa ketakutan karena senyuman Azka sangat menyeramkan.

__ADS_1


Akbar juga memberitahunya kalau CEO LK Group berada di kota yang sama dengan mereka.


" Bagus, Lana Kurniawan akan terima pembalasan dariku beraninya dia bermain denganku, Akbar ayo temui pria brengsrek itu" kata Azka, Akbar menanggukan kepalanya mengikuti langkah kaki Azka.


Lana Kurniawan merupakan lawan kerja Azka semenjak di Amerika, sejak Azka kembali ke negaranya Lana Kurniawan tidak mau menyerah untuk menghancurkan Azka Abbiya Alexanders.


Ketika mereka bersama mengajukan proposal untuk mendapat proyek ini dimenangkan oleh perusahaan Alexanders membuat Lana Kurniawan tak menerimanya, dia merencanakan untuk menghancurkan proyek yang sedang di kerjakan oleh Azka.


Azka dan Akbar sudah sampai di hotel dimana Lana Kurniawan berada, setelah mendapatkan kamar Lana Kurniawan menginap Azka dan Akbar tak mau membuang waktu lagi.


Ketika berada di depan pintu kamar Lana Kurniawan mereka mendengar tertawa, Azka meminta Akbar untuk diam dan mendengarkannya.


" Sayang kamu berhasil mengikat Azka dalam pernikahan bahkan dalam 2 tahun terakhir ini dia tidak mengetahui kalau kita bermain di belakangnya, hahaha dia sangat bodoh karena sayangku ini sangat pintar" kata Lana, pada seseorang di hadapannya.


Azka membuka pintu sedikit yang ke betulan tak di kunci, Azka diam melihat Helena memeluk Lana dan tertawa bersama.


" Tuan muda" Akbar juga terkejut melihat Helena bersama Lana Kurniawan dan tertawa bersama , Azka memintanya untuk diam.

__ADS_1


__ADS_2