
Waktu terus berlalu hari sudah mulai gelap tapi berbeda dengan Azka dan Akbar mengerjakan pekerjaan yang di bawa oleh Akbar, sedangkan orangtuanya sudah pulang dari sore tadi.
" Tuan biar saya yang mengerjakannya anda baru sembuh" kata Akbar, mencoba untuk mengambil berkas dari dari Azka.
Azka hanya membiarkan Akbar mengerjakan pekerjaan sendiri karena dia masih merasa pusing. Azka memeriksa HPnya apakah Helena kembali menghubunginya setelah dia menelepon tadi pagi.
Azka menghela nafasnya melihat tak ada panggilan dari Helena .
" Kesibuk itukah dia hingga tak ada waktu untuk menghubungiku " kata Azka. Akbar hanya diam tak berani mengometari Azka.
" Mungkin perlu aku hubunginya lagi pasti dia tadi sibuk syuting tak ada waktu untuk menghubungiku " guman Azka mencoba berfikir positif.
Sebuah bar mewah di Amerika terdengar suara musik yang keras banyaknya pasangan yang berdansa dan ada juga memilih duduk sambil menikmati minuman.
Terlihat sekelompok wanita yang tertawa sambil bergosip dan meminum wine di atas mejanya.
" Helena, sudah beberapa bulan kekasihmu kembali ke negaranya, kamu tak ada menghubunginya" kata Thalia merupakan sahabatnya di dunia keartisan.
__ADS_1
" Dia pergi sudah sekitar 7 bulan, tak perlu menghubunginya dia takkan pergi dariku karena dia sangat mencintaiku" kata Helena dengan percaya diri.
" Kamu tidak takut nanti kekasihmu itu berpaling darimu dan menemukan yang lainnya" kata Thalia meminum minumannya.
" Hahaha Thalia, kamu lucu sekali Azka takkan seperti itu dia sangat mencintaiku. Lihat saja ini" kata Helena melihat HP berbunyi dan menunjukan ada panggilan dari Azka.
" Aku angkat dulu teleponnya" kata Helena, Thalia menanggukan kepalanya.
" Halo sayang kenapa baru sekarang menghubungiku" kata Helena dengan manjanya.
" Sayang jadi perusahaan keluargamu, kamu yang urus" kata Helena dengan bahagianya. " Iya sayang maka dari itu aku tak pernah menghubungimu selama ini" kata Azka, merasa bersalah sudah 7 bulan dia kembali tapi tak pernah menghubungi kekasihnya.
" Tak apa sayang, kamu pasti sangat sibuk mengurus perusahaanmu. Sayang aku juga minta maaf karena tak pernah menghubungimu karena aku sibuk syuting drama terbaru " kara Helena.
" Sayang produser mengundang kami untuk menghadiri pesta launching drama yang baru tayang, jadi aku ingin mau beli gaun baru sayang" kata Helena dengan manjanya, Thalia menggelengkan kepalanya melihat tingkah Helena.
" Baik sayang nanti aku minta Akbar mengirimkan uangnya ke ATM mu" kata Azka. " Terima kasih sayang aku mencintaimu, Sayang sudah dulu ya sahabatku memanggilku" kata Helena.
__ADS_1
" Sayang tunggu kamu dimana" Azka menghela nafasnya dia sudah tahu bahwa Helena berada di bar dan meminta Akbar untuk mengirimkan uang pada Helena.
" Helena, kamu pintar juga memanfaatkan keadaan" kata Thalia, menggelengkan kepalanya.Helena hanya tersenyum dan melihat notifikasi dari bank bahwa uangnya sudah masuk.
Di tempat Azka.
" Aku belum memberitahunya bahea aku sedang sakit" Azka menghela nafasnya secara betat memikirkan Helena selalu meminta uang padanya.
Akbar merasa kasihan melihat sahabat sekaligus Bosnya yang selalu diperalat oleh Helena.
Kediaman keluarga Alexander.
Dyah menemani Aquira tidur di kamarnya bahkan dia juga mengajak Fathan tidur bersama karena mereka berdua asyik bermain sampai lupa waktu, Dyahberada ditengah diantara mereka sambil membacakan dongeng.
" Sepertinya merela sudah tidur" Dyah merasa lega melihat Aquira dan Fathan tertidur dengan nyaman.
Kemudian Dyah turun dengan hati-hati katena dia belum melaksanakan sholat isya.
__ADS_1