CEO Dan Pengasuh Cantik

CEO Dan Pengasuh Cantik
Viral


__ADS_3

Kedatangan Aquira ke Universitas A dan memanggil Dyah dengan sebutkan bunda sudah menjadi bahan pembicaraan di Universitas A.


Dyah dan Gracya sudah sampai di kampus merek merasa heran karena mahasiswa menatap ke arah mereka dan berbisik.


" Gracya apa di wajahku ada yang aneh ?. Kenapa mereka melihatku seperti itu? " Dyah, Gracya menggelengkan kepalanya.


" Wah lihat siapa yang baru datang ke kampus kita seorang gadis tapi sudah memiliki anak, hahaha tempat ini tidak cocok untukmu pergi sana asuh saja putrimu" kata Prisia dengan angkuhnya.


" Kampus ini untuk belajar bukan untuk mengasuh anak oh ya dimana putrimu, apa dia nangis karena bundanya pergi" kata Abel mengejek Dyah.


Dyah hanya diam tak menanggapi Prisia dan sahabatnya.


Farel dan kedua sahabatnya lewat dan mendengar perkataan Prisia dia hanya diam dan menunggu reaksi Dyah, melihat Dyah diam dia menduga bahwa anak kemaren itu putrinya Dyah ada kekecewaan yang dirasa oleh Farel.


Perusahaan Alexanders Group.


" Tuan muda aku rasa anda harus melihat ini" kata Akbar, menyerahkan HP pada Azka yang berisikan video kejadian di k ampus kemaren.


" Sepertinya putri kecilku sudah membuat keributan " kata Azka. " Benar tuan muda sepertinya kejadian kemaren sudah jadi viral di Universitas A karena ada yang memvideonya.

__ADS_1


" Ayo kita ke sana bukannya aku harus menolong bunda putriku" kata Azka, meninggalkan Akbar. Akbar tersenyum dia berharap Azka bisa melupakan wanita itu sudah beberapa bulan tak ada kabar darinya.


Universitas A.


Semua mahasiswa melihat Dyah dengan tatapan aneh.


" Aku tak menyangka kalau ada mahasiswa yang sudah punya anak, bukannya dia mahasiswa baru" kata mahasiswa.


" Kau dengar itu sekarang pergilah" usir Prisia dan kedua sahabatnya tersenyum.


" Jadi menurut kakak aku tak pantas kuliah disini memangnya ada undang menyatakan kalau seorang wanita memilik anak tidak boleh kuliah" kata Dyah dengan tenang, membuat suasana hening.


" Prisia, apa yang kamu lakukan? " Farel yang datang tiba-tiba membuat suasana ribut mahasiswa saling berbisik.


" Farel, kenapa menolongnya kamu tahu sendiri dia tidak pantas disini membuat nama universitas kita buruk" kata Prisia.


" Terima kasih kak " kata Dyah, kembali berdiri tegak, Farel tersenyum dan itu dilihat oleh Prisia.


Para dosen sudah mendengar keributkan yang terjadi dia segera menemui mahasiswa yang menimbulkan keributan.

__ADS_1


" Kalian kembali ke kelas dan kalian temui aku di ruang dosen " kata Dosen menunjuk Dyah dan lainnya.


Mereka sudah berada di ruang dosen dan di minta keterangan.


" Farel, kamu sebagai ketua senat kenapa bisa terjadi seperti ini, dan kamu Prisia seorang senior tidak baik ribut dengan juniormu" kata dosen.


" Bu saya bukan memancing keributan tapi mahasiswa ini tidak pantas berada di sini" kata Prisia tersenyum menang.


" Jelaskan? " Dosen. " Bu mahasiswa ini sudah memiliki seorang anak, dia tidak pantas berada disini bisa membuat nama universitas dan fakultas kita buruk" kata Resia.


" Tapi bu Dyah tak salah memangnya salah seorang memiliki anak tidak kuliah" kata Gracya yang kesal mereka terus memonjok sahabatnya.


" Kamu benar itu tidak, kamu memangnya membawa anakmu ke kampus atau ikut belajar" kata Dosen pada Dyah.


" Nggk bu putriku hanya menjemputku saja, aku tidak membawanya ke kampus" kata Dyah.


" Kamu masih terlalu muda memiliki seorang anak, kamu menikah muda" kata Dosen melihat Dyah yang usianya sekitar 18 atau 19 tahun.


" Itu maksud kami bu jangan-jangan anak itu hasil tak baik lagi" kata Prisia dengan senyuman.

__ADS_1


" Brak"


__ADS_2