CEO Dan Pengasuh Cantik

CEO Dan Pengasuh Cantik
Daftar kuliah


__ADS_3

Apartemen Akbar.


Akbar sedang beristirahat di kasurnya tiba-tiba dikejutkan dengan suara HP berbunyi.


" Tuan muda" kata Akbar ketika melihat panggilan Azka di HP.


Akbar tidak sempat berbicara karena Azka terus berbicara, Akbar hanya menghela nafasnya secara kasar karena Azka memutus panggilannya secara sepihak.


Akbar merasa bingung atas permintaan bosnya. " Untuk apa tuan muda mencari universitas terbaik di sini" kata Akbar, mengeluarkan laptopnya dan mencari universitas terbaik yang ada di negaranya.


Keesokan harinya.


Akbar segera ke kediaman keluarga Alexanders dia sudah mendapatkan beberapa rekomendasi universitas terbaik di negaranya, karena tak ingin Azka menunggu lama segera menemuinya.


Tok, tok, tok


Bibi Ina membuka pintu terlihat Akbar bibi menyambutnya dan menyuruhnya masuk.

__ADS_1


" Silahkan masuk tuan Akbar, tuan muda sudah menunggu anda di ruang tengah bersama tuan dan nyonya besar" kata bibi Ina.


Azka menanggukan kepalanya menemui mereka di ruang tengah.


" Selamat pagi tuan, nyonya, tuan muda" kata Akbar. " Silahkan duduk Akbar" kata mami Atika, tuan Ammar dan Azka hanya menangguk kecil.


" Kamu sudah mendapatkannya, Akbar? " Azka. " Sudah tuan muda saya sudah mendapatkan beberapa pilihan" kata Akbar, memberikan informasi yang didapatnya pada Azka.


Azka dan lainnya ikut memeriksa universitas yang terbaik untuk Dyah nantinya yang terpenting adalah tak jauh dari kediaman mereka.


" Bibi panggil Dyah ke sini" kata Azka oada bibi Sumi ketika membawa minuman untuk majikannya.


Dyah segera majikannya di ruang tengah. " Tuan muda" panggil Dyah.


" Dyah, aku sudah mencarikan beberapa infirmasi menengai beberapa universitas terbaik, Akbar sudah mendapatkan beberapa pilihan sekarang silahkan kamu pilih. Dyah, kamu ingin mengambil jurusan apa? " Azka memberikan informasi yang diberikan oleh Akbar padanya.


" Saya ingin kuliah Manajemen Bisnis, tuan muda" kata Dyah. " Itu pilihan terbaik nona" kata Akbar, baru mengerti bahwa informasi ini untuk Dyah.

__ADS_1


Dyah tersenyum dan mengucapkan terima kasih. " Dyah ini " kata Azka memberikan informasi menengai universitas untuknya.


" Universitas Y" guman Dyah menatap Azka. " Dyah itu merupakan kampus terbaik disini dan itu merupakan pilihan terbaik untukmu" kata papi Ammar.


" Tapi tuan ini jarak kampus dengan disini" kata Dyah, terhenti melihat tatapan Azka. " Terima kasih tuan" kata Dyah tak bisa menolaknya.


" Akbar kapan mulainya pendaftaran bagi mahasiswa baru? " Azka. Akbar tidak menyangka tuan mudanya akan bertanya sedangkan mami Atika tersenyum.


" Pendaftarannya lusa tuan muda" kata Akbar. " Dyah persiapkan dirimu untuk lusa pendaftaran untuk kuliah" kata Azka, Dyah menanggukan kepalanya. Kemudian Azka pamit pergi ke perusahaan.


Esok lusa.


Dyah sudah mempersiapkan dirinya untuk mendaftarkan dirinya ke universitas Y, Dyah diantar oleh supir atas permintaan mami Atika Dyah tak berani menolaknya karena mami Atika sudah mendukungnya.


Dyah menemui bagian administrasi untuk mendaftar dirinya, dia mengisi beberapa formulir dan membayar biayanya. Awalnya papi Ammar ingin menawar untuk membantunya dalam membayar uang pendaftaran tapi Dyah menolaknya.


Papi Ammar sangat menghargai keputusan Dyah karena dia tahu bahwa Dyah sudah mempersiapkan semuanya.

__ADS_1


Setelah mengisi formulir dan membayar administrasi Dyah pergi ke mading untuk mencari informasi tentang tes masuk.


Setelah mencatat informasi yang dibutuhkannya Dyah segera pulang karena dia tak ingin Aquira menunggunya terlalu lama, Dyah merada bahagia karena dapat melanjutkan pendidikan dengan hasil kerja kerasnya tanpa Dyah sadari Azka merupakan donatur terbesar di tempatnya kuliah.


__ADS_2