CEO Dan Pengasuh Cantik

CEO Dan Pengasuh Cantik
Episode 127


__ADS_3

Sinar matahari menyinari Villa yang di tempati oleh Dyah dan Azka, Dyah terbangun dari tidurnya karena matanya silau oleh sinar matahari yang terbit. Dia merasakan berat di bagian perutnya dia tersenyum melihat tangan suaminya memeluknya.


Dyah melepaskan pelukan suaminya dan melilit tubuhnya dengan selimut karena perbuatan suaminya semalam Dyah tersenyum malu karena suaminya tidak melepasnya, Dyah menuju kamar mandi untuk membersihkan diri ia melihat cermin banyak terdapat tanda merah di tubuhnya ia menghela nafasnya


Dyah terkejut suaminya memeluknya dari belakang. " Sayang kenapa tidak membangunkan mas kita kan bisa mandi bersama" kata Azka, dengan senyuman jahil.


Dyah membalikan tubuhnya menatap suaminya dengan tajam." Sebaiknya mas keluar dulu aku ingin membersihkan diri" kata Dyah, mempererat memegang selimut.


Azka tersenyum mesum membuat Dyah tergelitik ngeri. " Mas jangan mesum sekarang keluarlah Dyah kedinginan" kata Dyah. Tapi Azka tak mau mendengarnya ia sangat ini melakukannya di kamarnya, dengan jahilnya Azka memeluk Dyah dengan senyuman dan melancarkan aksinya.


Dyah berusaha untuk mendorong Azka tapi percuma karena tenaga Azka sangat kuat, terjadilah kejadian semalam Dyah tidak dapat menolak suaminya karena Azka sangat mengenal kelemahan istrinya.


Dyah mendesah kesal karena ulah suaminya badannya sakit sedangkan suaminya bersiul bahagia, Dyah menghela nafasnya melihat Azka tersenyum sendiri dan memakai pakaiannya.


Dyah menatap lehernya di penuhi tanda merah padahal yang semalam belum hilang, Dyah mengambil fondation untuk menghilangkannya.Dyah senyum lega karena tanda merah di leher sudah hilang.


Azka menyadari kalau istrinya masih kesal akhirnya Azka mengajak istrinya keluar sekalian mencari sarapan, setelah sarapan mereka pergi ke pantai untuk mencoba berbagai permainan yang di peruntukan bagi wisatawan.


Dyah dan Azka sudah sampai di Tanjung Benoa terdapat berbagai jenis permainan yang mereka sediakan oleh penduduk di sana.


Azka mengajak istrinya bermain Single Parasailing, Bali Parasailing Tanjung Benoa, permainan single parasailing adalah kegiatan rekreasi air dibali. Azka memakaikan rompi pada Dyah mengikat di tubuh istrinya dan terikat pada parasut yang bentuk seperti kanopi, parasut terikat di belakang Speedboat.


Setelah memastikan keamanan Dyah sekarang giliran Azka memakai rompi di tubuhnya, kemudian Speedboat menarik mereka seperti terbang.


Azka memeluk Dyah dengan erat agar istrinya tidak merasa ketakut saat mereka seperti terbang.


" Gimana sayang ?" Azka. " Ini sangat seru mas" kata Dyah, Azka tersenyum melihat istrinya bahagia.


Setelah beberapa menit mereka kembali ke darat Azka membantu Dyah melepas semua peralatan yang terpasang di tubuhnya.

__ADS_1


" Mas ayo kita naik jet ski" kata Dyah, saat melihat pasangan menaiki jet ski berdua seperti romantis, Azka tersenyum dan menanggukan kepalanya.


Mereka menaiki jet sky dengan berdua Azka mengendarai jet sky sekitar laut sekali ia menggoda istrinya membuat Dyah kesal, Sudah satu jam mereka bermain di Tanjung Benoa Azka mengajak istrinya makan siang di restoran.


Mereka memesan makanan khas Bali seperti Ayam Betutu dan Nasi campur Bali.


Ayam betutu.


Betutu berupa lauk yang terbuat dari ayam atau bebek yang utuh berisi bumbu, kemudian dipanggang dalam api sekam, betutu ini telah dikenal di seluruh kabupaten Bali. Betutu merupakan makanan tradisional daerah Bali yang bahan mentahnya berupa karkas utuh itik dan ayam.


Sedangkan Nasi campur Bali merupakan santapan sederhana khas pulau Dewata dan berisi berbagai lauk pauk.


Karena hari sudah sore Azka mengajak istrinya kembali ke Villa untuk istirahat sudah seharian bermain di Tanjung Benoa.


Malam harinya Azka menyiapkan kejutan romantis untuk sang istri yang sudah di persiapan pengurus Villa.


Dyah menggelengkan kepalanya dan menuju ke kamar mandi untuk mengganti pakaiannya, Dyah keluar dari kamar mandi menatap dirinya ke cermin dan menyiapkan dirinya sempurna mungkin.


Tok tok tok


" Mas kenapa diketuk pintunya" guman Dyah, mengira yang mengetuk pintu adalah suaminya.


" Maaf nona tuan Azka meminta saya untuk mengantar anda ke tempat beliau" kata pelayan, Dyah menanggukan kepalanya keluar mengikuti langkah pelayan ke tempat Azka.


Dyah menutup mulutnya melihat keindahan di hadapannya dan Azka berdiri dengan gagahnya disamping terlihat makanan romantis.


" Mas" kata Dyah, dengan lirihnya dan air mata yang mengalir di pipinya, Azka tersenyum mendekati Dyah dan memeluk.


" Mas, apa mas yang menyiapkan semuanya?"Dyah." Ya sayang semua ini mas lakukan untuk istri mas ini yang telah menerima cinta orang seperti mas"kata Azka, Dyah tersenyum dan menepuk lengan suaminya.

__ADS_1


Azka tersenyum mengajak istrinya makanan yang telah di siapkan ,Azka mendorong kursi agar istrinya duduk, Dyah tersenyum melihat Azka duduk di hadapannya.


Dyah terkejut ada pemain musik yang datang ia tersenyum melihat suaminya, mereka menikmati makan malam dengan udara malam yang dingin dan romantis.


Azka juga mengajak istrinya berdansa. " Mas Dyah tak bisa berdansa" kata Dyah.


" Sayang percayalah pada mas kamu hanya perlu mengikuti langkah mas" kata Azka, mengulurkan tangannya, dengan malu Dyah menyambut tangan suaminya dan berdansa mengikuti aluran musik.


Keesokan harinya Azka mengajak istrinya sanggar tari yang ternama mereka melihat gadis bali melatih tarian, salah satu gadis mengajak Dyah. Dyah menatap suaminya yang tersenyum tidak lupa Azka mengabadikan Dyah berlatih tarian.


Seorang pelukis meminta mereka sebagai model lukisannya dengan bahagia Dyah menarik Azka agar mau dilukis, Azka dengan wajah yang dingin sedangkan Dyah tersenyum manis duduk di samping Azka, pelukis fokus melukis kedua model di hadapannya tidak lupa Dyah juga memintanya melukis keluarganya termasuk keluarga Alexanders dan adiknya.


Belahan dunia lain.


Hubungan antara Prisia dan Farel semakin dekat setelah pernikahan Dyah dan Azka, Farel sering mengantar Prisia ke restoran Gracya dan kedua sahabat Farel juga bahagia melihat kedekatan mereka.


Akbar juga mencari kesempatan untuk berkencan dengan Gracya saat kesibukannya mengurus perusahaan Alexanders Group selama Azka berbulan madu.


Universitas A.


" Kak aku jadi iri mereka sering berduaan di setiap saat" kata Gracya, pada Rayyan dan Lionel melihat Prisia dan Farel sedang membahas sesuatu.


" Memangnya kekasihmu itu kemana?" Lionel, menikmati makanan ringan di tangannya.


Gracya menatap mereka dengan tajam. " Kakak seharusnya tidak perlu bertanya" kata Gracya, dengan kesal. Mereka tertawa melihat Gracya kesal.


Resia dan Abel melihat kedekatan Prisia dan Farel semakin membuatnya iri awalnya dia mengira Farel akan semakin menjauhi Prisia jatuh miskin dan hanya bekerja sebagai pelayan restoran, membuat mereka semakin membenci Prisia.


Dyah dan Azka bahagia dan menikmati bulan madu mereka di bali.

__ADS_1


__ADS_2