CEO Dan Pengasuh Cantik

CEO Dan Pengasuh Cantik
Pertemuan


__ADS_3

Bibi membuka pintu terlihat wanita cantik di hadapannya, wanita itu membuka kaca matanya dan bertanya mengenai Azka.


Dari lantai atas mami Atika turun dari tangga dia berniat menunggu Azka dan lainnya di ruang tengah sambil menikmati jus dan membaca majalah.


Mami Atika melihat seorang wanita muda di depan pintu rumahnya bersama bibi.


" Bibi ada siapa? " mami Atika. " Nyonya, nona ini mencari tuan muda" kata bibi dengan hormat.


Helena melihat mami Atika mendekat. " Sepertinya dia mommynya Azka" katanya dalam hati.


" Siang tante saya Helena kekasih Azka, saya kesini mencarinya" kata Helena dengan senyuman palsunya.


Bibi dan mami Atika terkejut mendengarnya mereka tidak mengetahui kalau Azka sudah memiliki kekasih.


" Dyah" pemikiran mereka mengingatnya karena akhir ini Azka sangat dekat dengan Dyah.


" Azka bersama putrinya sedang pergi ke pantai, ayo duduk mereka pasti sebentar lagi akan pulang" kata mami Atika.


Mereka duduk di ruang tamu bibi membawa minuman untuk tamu dan nyonya Atika.

__ADS_1


Mobil Azka sudah memasuki perkarangan kediaman keluarga Alexanders satpam memberihormat pada tuan mudanya, Aquira yang merasa lelah tertidur di pelukan Dyah.


" Tuan masuklah dulu biar nona bersama saya" kata Dyah ketika Azka akan menggendong putrinya.


" Baiklah aku akan memanggil bibi untuk kesini" kata Azka, Dyah menanggukan kepalanya.


Dyah tersenyum melihat Aquira tidur nyenyak di pangkuannya. " Semoga kita dapat seperti ini untuk selamanya"guman Dyah mencium kening Aquira.


Azka masuk ke dalam rumah" Assalamuaalaikum, bibi" panggil Azka sambil memegang Hp.


Bibi segera menghampirinya. " Ya tuan muda" sahut bibi. " Bi Ira tidur di dalam mobil bersama Dyah " kata Azka fokus pada HP.


Helena tersenyum bahagia bisa bertemu dengan Azka dia melihat Azka yang tak menyadari kedatangannya, dengan bahagianya Helena berdiri dan memeluk Azka dari depan Azka yang terlalu fokus pada kegiatannya tidak menyadarinya.


" Papi" panggil Ira masih di gendongan Dyah mengucek matanya, mami Atika hanya diam, Dyah menundukan kepalanya perasaannya menjadi sedih melihat Azka di peluk oleh wanita tepat di depannya.


"Helena" kata Azka baru sadar jika dia dipeluk oleh kekasihnya. " Kenapa kamu datang tidak memberi kabar" kata Azka melepas pelukannya.


Helena mengayun manja pada Azka. " Kita hampir 2 tahun tidak bertemu karena kesibukanku sekarang kamu tenang saja kontrakku sudah habis makanya aku kemari" kata Helena tersenyum.

__ADS_1


" Papi siapa tante ini" kata Aquira yang tidak menyukai Helena memeluk papinya.


Helena melihat anak kecil di gendong dan menunjukkan senyuman manisnya agar menarik perhatian Aquira.


" Siapa gadis cantik ini halo sayang kenalkan tante Helena, tante temannya papi" kata Helena, menyulurkan tangannya pada Aquira tetapi Aquira memeluk leher Dyah dan menyandarkan kepalanya di leher Dyah.


" Dyah bawa dia ke kamarnya tidurkan dia" kata Azka menatap Dyah yang menundukan kepalanya, Helena mencoba menahan kekesalannya.


Dyah membawa Aquira ke kamarnya dengan hati-hati membaringkannya.


" Siapa wanita itu?. Apa dia kekasih tuan muda " kata Dyah dengan lirihnya, mengusap kepala Aquira yang tidur di sampingnya tak terasa Dyah merintikan air matanya.


Di ruang tamu


Mami Atika meminta mereka duduk kemudian mami Atika menuju ke kamarnya mrninghalkan putranya dan Helena di ruang tamu.


" Azka aku sangat merindukanmu kapan kita akan mengurus pernikahan kita" kata Helena, melihat ke arah Azka.


Azka hanya diam karena dia tak tahu harus bagaimana dia tahu hubungan mereka belum ada kata putus, tapi ketika Helena mengungkapan keinginan untuk menikah bayangan Dyah melintas kepalanya.

__ADS_1


__ADS_2