Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin

Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin
Kebahagiaan..


__ADS_3

Mereka sangat bahagia.. tawa yang lepas dan kebahagiaan di wajah mereka. hingga.


"David..."


keluarga wiguna dan keluarga winata memberikan waktu kepada orangtua david. mereka dengan pelan pelan sedikit memberi jarak.


"Hubby.. aku mau kue stroberry itu" mia si bumil dengan semua acara mengidam nya membuat ed tak bisa jauh jauh dari istrinya.


"Ayo sayang, jalan nya hati hati" ucap ed membawa mia. mereka membiarkan david dan key.. mia yakin mereka bisa menangani nya.


Key menatap suaminya. dia tersenyum dan mengangguk.


"Selamat kak" adik perempuan david, gaby. dia yang langsung memeluk kakak dan kakak iparnya. dia sangat bahagia.


"Gab, jangan terlalu erat, lihat itu rambut key jadi kena" omel david merapikan anak rambut key yang keluar sedikit.


"Gak apa apa kak. makasih ya udah datang" jawab key membalas pelukan gaby.


"Kakak sangat cantik" puji gaby membuat david gemas dia mengacak rambut adiknya.


"kamu juga cantik" gaby sangat menyukai keysha.. dia sangatvingin dekat dengan kakak iparnya.


Lalu gaby memberikan waktu kepada orangtuanya di belakang yang hanya melihat interaksi mereka.


"David.. selamat" mama david tak lagi bisa menahan tangisnya. dia segera memeluk putra nya. entah kapan dia terakhir memeluk david.


david juga terdiam.. dia lupa bagaiman rasanya pelukan mama nya dulu. dan anehnya sekarang dia tak se antusias dulu..


"Terimakasih" jawab david tersenyum kaku.


"David, mama.. mama minta maaf nak, mama gagal..hiks"


"Tidak apa apa ma.. terimakasih kalian sudah datang." potong david tak ingin terbawa suasana.


"David.. pa papa, minta maaf, dan selamat" papa david untuk kali pertama merendahkan diri si depan david. ini hal baru. selama ini papa nya tak boleh salah tak boleh kalah dari anak anak nya.


"Terimakasih" jawab david biasa saja. dia menghargai mereka sebagai orang yang melahirkan dan membesarkan david. tapi, juga tak ingin berharap lebih. sudah cukup.


"Tante. om, kak.. terima kasih sudah datang. kami sangat bahagia kalian ada di sini" ujar key menyambut baik keluarga david. tak ada dendam sama sekali. dia tersenyum tulus.


Mama david memeluk key. tanpa bicara.


Papa dan kakak sulung david juga memeluk david, walaupun terlihat kaku.. tapi key bahagia. pasti di sudut hati paling ujung kak david, dia pun bahagia. hanya saja sakit dan sedih nya selama ini lebih mendominasi.


"Selamat david, maaf kakak tidak bisa jadi kakak yang baik. semoga kalian bahagia"


david hanya membalas nya dengan senyum.. tidak tau akan seperti ini. dia kira keluarganya tak akan datang. apalagi dia sudah menghapus nama sanjaya dari namanya. dia kira keluarganya akan marah seperti biasa .


benar benar tak terduga, pikirnya.


Keluarga sanjaya rasanya malu jika masih lama lama di sana.. mereka setelah mengucapkan selamat. mereka langsung kembali ke rumah.. hanya penyesan.. raut bahagia di wajah david apalagi david sekarang sudah di percaya di mw group. juga berteman dekat dengan pemilik qq group.

__ADS_1


anak yang mereka buang itu saat ini jadi berlian yang berkilau. berlian yang selama ini mereka dorong ke lumpur.


*******


"Kakak baik baik aja?" tanya key menatap wajah suami nya.


David tersenyum.. dia sudah memaafkan mereka semua. tapi untuk melupakan mungkin belum.


"Kakak baik baik aja sayang, makasih yaa" jawab david mengelus pipi istrinya penuh sayang.


"Kheem. bisakah kalian jangan bermesraan di depan jomblo. kasian mereka" tunjuk mia pada kak al , kak zi dan kak rey. dan terakhir ada ron.


Mereka terkekeh kecuali 4 pria tampan itu cemberut.. karna selalu di ceng in oleh mia.


ed mengelus perut istrinya. dia heran kenapa setelah hamil ke jahilan mia semakin meningkat.


"Sayang.. bukannya minggu depan baby twin sudah 4 bulan? kita periksa ya jenis kelamin mereka" ujar ed tiba tiba ingat. karena tadi sempat melihat dokter gia pamitan.


"Oiya by.. untung kamu inget" jawab mia memegang tangan ed yang masih ada di perutnya.


"Kakeeeek" mia segera meninggalkan ed. dia tiba tiba ingat kakek.


mertua mia dan mama elina langsung mendekati mia.


"Ada apa sayang?" tanya mama elina khawatir.


"Hehe.. enggak ma, tadi mia liat ada cendol di sana.. ayok kita ke sana kek. kakek pasti suka" ujar mia santai, membuat mereka yang tadi panik menghela nafas.


"Papa winata dan papa wiguna terkekeh melihat kakek tak bisa menolak. mereka yang ada di sana tak ada satupun yang bisa menolak permintaan mia" hahahaha


"Sayang, kita langsung ke apartemen gak papa kan?" tanya david melihat kaki key yang terlihat merah.


"Iya kak.. key ikut aja." ujar key duduk.


"Sakit ya yank?" tanya david menunduk dan membantu key melepas sepatunya sebentar.


"Kak gausah.. key aja"


"Gak apa apa sayang" david membiarkan kaki key nyeker dulu.. kasian. heels nya cukup tinggi.


"Kalian bulan madu ke mana dav?" tanya papa winata setelah tinggal mereka di sana.


"Mmm.. belum tau pa, belum kita bicarain" david di minta papa dan mama elina memanggilnya papa dan mama. dengan rengekan mia juga tentunya.


"Nanti kalau udah ketemu mau kemana. kasih tau papa, biar tiket dari papa" ujar pala winata semangat.


"Mama pengen punya banyak cucu deh" ujar mama elina menambahi.


"Kalau gitu, hotel dari ku" ujar papa wiguna ingin ikut terlibat.


"Aduh mama apa ya.. setelah lahir deh. mama ikut jagain ya" ujar mama elina tak mau ketinggalan.

__ADS_1


"Sama aku juga ya bes" sahut mama ed tak mau ketinggalan.


mereka tertawa bersama.


key dan ron sangat bahagia. mereka di terima dengan baik. david juga sangat bahagia. dia walaupun bukan anak kandung. tapi dia di perlakukan bak anak kandung di sini.


Tiba tiba.


"Rey, kapan menikah?" tanya papa wiguna membuat rey gelagapan.


"iya nak rey, mama ingin menikahkan anak lagi" ujar mama ed hangat. dia sudah menganggap rey anaknya semenjak hubungan mereka dan ed membaik. rey juga sering mampir ke rumah kakek.


Rey bingung harus jawab apa. belum ada calon nya.


Zian, alex dan ron. dengan langkah pasti berjalan menjauh sebelum di tanya oleh mereka.


mereka terkekeh.. kalau di tanya tentang jodoh mereka memang tak bisa menjawab.


Semua tamu undangan sudah pulang. tinggal mereka keluarga inti.


"Papaa.. mamaaa.." mia datang dengan wajah kaget. mereka menunggu ada kejutan apa lagi dari si bumil cantik kesayangan mereka itu.


Kakek dan ed di belakang mia hanya geleng geleng kepala entah apa yang mereka bicarakan.


"Kakek suka pernikahan. kakek mau menikah lagi"


Duarr!!!!


Mereka kaget. hanya kakek yang ingin sekali menjewer cucu menantunya


"Papa??"


"Papa beneran?"


"Astagaa kalian percaya?? papa hanya bilang, enak memang makan di pernikahan.. banyak menu dan gratis" gerutu papa malah di anggap serius.


Mereka menatap mia yang sedang tersenyum polos tanpa dosa. dia sembunyi di balik punggung suaminya.


"Mama.. kakek suka makan sayur brokoli kayak kemarin. iya kan kek" ujar mia mengalihkan suasana..


"Nanti kita makan itu ya" sogok mia sebelum kakek tak mau lagi bersekongkol bersama nya. bisa bahaya.


Mereka tersenyum.. mereka tau motif apa yang sedang mia gunakan.


"Cucu nakal..." ucap kakek tak bisa kesal.. kakek malah tertawa.


"Kakek.. jangan kasi tau kalau mia suka makan mie ayam ya" bisik mia pelan pada kakek.


tuh kan ada maunya..


"Makanya jangan ledekin kakek terus"

__ADS_1


"Iya janji.. kalau gak lupa yaa" ucap mia menyengir kuda.


BERSAMBUNG.........


__ADS_2