Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin

Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin
Honeymoon


__ADS_3

Malam hari nya mereka semua tiba di rumah baru ed dan mia.. tepat tetanggaan dengan rumah papa winata. lucu sekali bukan.


Sebenarnya mereka disediakan kamar di gedung mewah itu. tapi mia menolak.. dia lebih memilih ke rumah saja. mau tak mau ed pun setuju.. hingga akhirnya keluarga wiguna dan keluarga winata tiba di rumah ed dan mia.


Di sini memang ed sengaja membuat banyak kamar.. untuk tamu, mbak mbak yang bantu bantu dan untuk mereka.


"Woaah.. ini pertama kali aku masuk ke sini.. ternyata lebih luas di sini.." kak alex membandingkan rumah mereka.


"Sengaja ku renovasi ulang kak.. supaya pas begini semua kebagian tempat" ujar ed pada kakak iparnya.


"Tapi kita lucu sekali, kita menginap di sini padahal rumah kita hanya 3 langkah dari sini" zian terkekeh memikirkan tingkah konyol mereka.


"Yaudah kakak ke rumah aja sendirian.. mama sama papa di sini iya kan kak al?" mia tak terima di tertawakan kak zian.. karna ini mia yang meminta supaya mereka semua menginap


"Yaelah.. pengantin gampang banget merajuk.. besok bulan madu loh, ingat.. entar anak kalian mirip kakak gimana?" ujar zian belum bosan menggoda adiknya sambil tertawa jahil


"Emang bisa?" tanya mia polos membuat alex menepuk keningnya. adik mereka memang kadang sebleng.


"Kalian akan berantem sampai subuh.. sudah sudah, ayo segera bersih bersih, besok kalian akan berangkat sayang.. istirahat yang cukup" ujar mama menggeleng kepala.


"Ingat istirahat jangan yang lain lain" ucap alex pada ed


"Kata mama yang cukup.. kalo udah cukup berarti boleh" jawab ed malah ketularan suka meladeni alex


"Alex.. jangan di ganggu terus" mama menatap putranya


"Iya ma.." alex langsung masuk ke kaamr tamu.


"Papa kenapa?" wiguna berhenti karna kakek terlihat diam.


"Gak apa apa. papa hanya sangat bahagia." ucap kakek tersenyum.


"Iya kita semua bahagia pa.. makanya papa harus sehat dan panjang umur supaya bisa main sama cicit nanti" mereka tertawa menuju kamar masing masing untuk beristirahat.


****


"Sayang... kenapa lama sekali?" ed yang sudah mandi lebih dulu menunggu mia yang belum keluar dari tadi.


toktoktok


"Iya sebentar"


Ceklek!


"Lama banget sih sayang" keluh ed manarik mia ke ranjang.


"Iya namanya juga mandi, lagian riasan mia susah di bersihin" ujar mia malas.


"Mau kemana lagi" ed ikut bangun karna mia kembali duduk.

__ADS_1


"Astaga.. mia mau minum kak sebentar. kenapa sih? manja banget" mia berjalan ke meja dekat mereka dan meneguk air putih.


Mia kembali naik ke ranjang.. sebenarnya mia gugup. apakah ed akan meminta hak nya malam ini? tapi mia berusaha santai.. toh ed adalah suaminya. mia juga sudah siap siap saja.


"Ke sini sayang" ed menarik mia supaya lebih menempel pada nya. ed bisa mencium bau harum dari sabun yang di pakai mia..


mia menurut saja. dia juga sudah ngantuk dan lelah.


"Selamat tidur istriku sayang"


cup


ed mengecup bibir mia lalu memeluk mia.


"Selamat tidur suamiku sayang" balas mia memeluk dada ed ikut tidur juga.


.


.


.


"Kalian hati hati ya nak.. fokus membuat banyak cucu buat mama" mama ed menggoda menantunya yang terlihat malu.


"Ma jangan menggoda istriku terus" ucap ed melihat mia memerah.


"Aku request ponakan yang gantengnya seperti kakak" ujar alex sombong


"Kalian hati hati nak, urusan kantor nanti papa bisa bantu sebentar" ujar papa wiguna.


"kakek juga ingin segera memiliki cicit" kakek seakan tak mau kalah.


"Oke oke.. pesanan kalian aku tampung dulu ya, kami harus berangkat supaya pesanan kalian segera jadi" ujar ed mulai tak sabar melihat kehebohan keluarganya.


Rey dan david menahan tawa.. bos mereka memang bucin akut.


Mia dan ed pamit kepada mereka. mia dan ed berangkat menuju tempat bulan madu pilihan mia.


***


Setelah memakan waktu perjalanan 2 setengah jam saja.. di udara dan di darat. akhirnya mia dan ed tiba juga di tujuan mereka.


mereka sudah di sambut oleh petugas hotel bintang 5 tempat mereka selama di sana.


"I'm in Lombok" ujar mia senang.


iya.. walaupun orangtua dan ed menawarkan bulan madu ke luar negeri yang jauh disana.. tapi mia lebih memilih bulan madu dekat dekat saja.. mereka bulan madu di lombok.


ed terserah pada istrinya.. selama mia nyaman tidak masalah.

__ADS_1


"Kamu senang sayang?" tanya ed saat mereka di arahkan ke kamar yang sudah di dekor ala ala honeymoon begitu.


"Iya kak.. mia senang." ujar mia merapikan barang barang mereka.


Ed duduk membuka ponselnya lalu mengabari orang orang di sana.. bahwa mereka telah tiba dengan selamat.


Mia ikut duduk di samping ed.. ed merapikan anak rambut mia yang terbang terbang.


"Sayang.. masa kamu memanggil suami mu dengan panggilan kak. gak ada panggilan lain yang lebih manis?" tanya ed lembut.


"Kakak mau di panggil apa?" tanya mia menatap ed


"Terserah kamu, sayang honey, suamiku, beb, yank.. banyak lah"


"Mmm.. mas aja ya, mas ed.. gimana kak?" tanya mia.


"Not bad.. itu terdengar manis." ucap ed mencium mia.


"Mia belum mandi mas.. kita bersih bersih dulu, lengket"


"Kita mandi bareng ya sayang?"


"Gak.." mia segera berlari duluan.


Ed yang tidak kehabisan akal.. dia sudah menahan diri dari tadi malam. masa dia main solo lagi? tidak mungkin.


ed mengambil kunci cadangan.. dia membuka pintu kamar mandi..


woooow.. pemandangan yang sangat indah bagi ed.


Mia masuk ke kamar mandi dan menyiapkan air hangat beserta aromaterapi juga. untuk merilekskan otot dan pikirannya.


Mia tak sadar saat ed sudah masuk dengan diam diam dan sedang melucuti semua baju yang melekat di tubuhnya.


Ed begitu terpesona melihat istrinya yang sedang santai di dalam bathup. rambut mia dia gulung ke atas, sehingga lehernya yang tampang putih bersih terpampang nyata di hadapan ed.


Belum lagi dari atas sini, bongkahan dada mia yang berontak membuat sesuatu di tubuh ed memaksa minta di puaskan.


Ed berjalan pelan pelan menuju bathup. dan masuk ke dalam.


"aakh... mas mau ngapain?" pekik mia kaget melihat suaminya tanpa tau malu bertelanjang di depannya.


"Mandi lah sayang, kan tadi mas mu ini udah bilang mau mandi bareng" jawab ed santai.


"Tapi kan ganti gantian bisa.. mia duluan. mas nanti ajaa" mia semakin menyembunyikan tubuh polosnya dalam buthup.


"Enggak sayang.. mas gerah. di sini kayaknya enak.. kita bisa saling gosok" kilah ed sudah duduk di belakang mia.


Mia sangat gugup dan takut. mereka dalam bathup dan sama sama telanjang.. ahh mia tak bisa berfikir lagi sekarang.

__ADS_1


BERSAMBUNG....


__ADS_2