
Mereka pulang ke rumah dengan wajah ceria.
berbeda sekali dengan wajah 5 pria yang cemberut.
mendengar suara mobil berhenti. 5 bucin langsung keluar. kakek langsung mencibir para bucin itu, papa winata dan papa wiguna juga tak kalah..
"Ck dasar bucin..." decih mereka.
Ed langsung memeluk mia yang tampil cantik dan segar.
"Hubby, aku tadi pake ini bagus gak?" tanya mia manja memamerkan kuku nya yang baru di hias cantik tapi tidak mencolok. tetap manis dan bersih.
"Cantik sayang. tadi creambath ya.. lembut" puji ed tanpa malu mencium mia di hadapan bucin yang sedang iri wkwkwk
"Sayang, ayo masuk.. princess nungguin" ajak ed tidak mau lagi membagi istrinya dengan ciwi ciwi lain. ini waktu nya mia buat dia.
Mia pamit kepada yang lain, dan masuk memeluk pinggang ed ke dalam.
"Udah pulang putri papa? tadi ada 5 pria pria yang wajah nya kayak jemuran kering. leceek" ledek papa winata tanpa dosa
alex dan zian langsung menatap papa winata penuh permusuhan.
Papa winata pura pura sibuk, dan mengalihkan pandangan nya. sebelum dia kena omel mama elina.
"Papa mama, mia ke dalam dulu ya, mau liat kaila" izin mia.
Pasangan bucin dan bumil lain juga memilih pulang masing masing. mama mertua mia memang mengajak mereka makan bersama tapi mereka izin pulang saja. takut kemalaman.
zian dan alex tetap makan di rumah ed, karena mereka tidak masak. wkwkwk mending makan di sini.
"Tadi belanja apa aja?" tanya zian
"Itu, beliin baju bumil sama beberapa skincare , kata mia bagus. aku juga beliin kamu tadi baju santai. " jelas gia senang, karena zian tanpa malu memeluk nya di hadapan mertua nya
"Habis makan kita langsung pulang yaa" bisik zian.
"Kenapa?" tanya gia
"gak apa apa. pulang aja. kan kita belum mandi" jawab zian tak mau menjelaskan. karena sebenarnya harum dari tubuh gia cukup membuat zian gelisah. dia mau gia menjadi nakal lagi nanti malam. seperti malam malam sebelum nya.
Alex si bucin paling bucin dan tak tau tempat juga menempel pada gaby.
"Sugar daddy ku, makasih ya.. tadi aku menggunakan uang mu dengan sangat bijak" ujar gaby tanpa beban.
"Iya. kalian kenapa lama sih kalau ke mall, apa tidak bosan?" heran alex. kenapa kalau para wanita ke mall sangat betah walau hanya keliling? dia sangat heran
"iya kan tadi keliling dulu, baru makan, nyari cemilan.. minuman baru ke salon" jelas gaby
"Satu hari?? lain kali sama aku aja yaa" ucap alex melihat jam tangan nya.
"Iya sugar daddy ku, ututu makin cinta deh dengan semua uang uang mu" canda gaby membuat alex mendelik gemas. sedang gia, mama dan papa yang mendengar nya terkekeh.
*************
Malam setelah makan.
Cup
__ADS_1
"Baby.. princess masih nen?" tanya ed tak sabar
"sabar ya hubby sayang, siap siap lah.. malam ini tutup mata juga ya.." jawab mia mengerlingkan mata nakal
ed tau apa maksudnya. kalau mia menyuruhnya menutup mata pakai dasi. berarti mia akan melakukan aksi yang sangat di sukai ed.
"Iya sayang.. aku tunggu" ujar ed tersenyum puas. tak sabar ingin mengambil jatah nya.
"Aaaaahhh shh.. miii, sayaanghh lagi, lebih dalam babyy" erang ed menekan kepala mia menghisap si pedang lebih
Markas 1 sudah mulai.
Markas 4 tak kalah dari tetangga sebelah.
Zian mengajak gia mandi bersama. dia minta gia menggunakan keahlian mulut kecil nya memuaskan si pedang.
gia tentu saja mau. sudah kena hasutan mia jahil
Markas 4 menuju ranjang yang lebih empuk dan gempa lokal.
Tak jauh dari dua tetangga sebelah.
alex dengan manis menyeduh susu hamil buat gaby.
Cup
"Tadi perawatan apa aja sayang?" tanya alex
"Semua. aku juga di cukur, ini sama ini udah bersih" tunjuk gaby ke arah ketiak dan intinya. membuat otak alex langsung traveling.
gluk.. gluk..
"Sayaang.. aku jengukin twin yaa" bujuk alex mengelus elus lengan dan punggung gaby mesra
"Boleh. tapi pelan pelan yaa" jawab gaby langsung
"Yess.. iya sayang, 3 ronde yaa" ujar alex langsung membungkam bibir gaby yang hendak protes.
Markas 5, juga sudah pemanasan.
*************
Sedangkan key dan david.
Setelah david selesai mengadu kepada key bagaimana putri cantik mereka tadi menolak nya. key tertawa tapi kasihan.
Cup
"Makasih ya kalian udah jagain anak anak buat kami" ujar key tulus.
"Iya sayang, asal kalian senang. lagian anak anak gak rewel kok" jawab david menutup fakta kalau tadi naura menangis wkwkwk
"Oiyaa? hebat.. aku mau kasih hadiah buat papa nya naura" ujar key
"Hadiah ? hadiah apa yank??" tanya david semanagat.
"Aku di atas malam ini" bisik key membuat david langsung mengangguk antusias.
__ADS_1
key melancarkan stimulus yang makin lama makin membuat david tak tahan. kenapa istri nya sangat pintar? ahhh dia candu sekali dengan cara key memuaskan nya sekarang.
"Aaaahhkk key, shhh yank.. a aku" erang alex meminta di percepat.
markas 2 aman. menuju puncak.
Sedang markas 3.
Reni bercerita kegiatan nya dengan suara nya yang manja dan merdu. rey tersenyum mendengarkan istri cantik nya begitu bersemangat.
"Tadi kak mia juga beliin baju bapak sama ibu bahkan buat edo dan edi juga. katanya kak mia mau ajak ibu sama bapak, mau di ajarin buat lauk sama kue kering kemarin itu loh sayang" curhat reni panjang lebar.
Reni selalu semangat tiap kali membahas mia dan ciwi ciwi lain. apalagi tentang mighuel. makanya rey tak pernah menolak jika mia mengajak reni dan bumil lain bertemu. karena rey bisa melihat kalau istrinya sangat bahagia di sekitar mia dan yang lain.
"Oiyaa? seneng banget ya sayang" balas rey mengusap usap pipi reni yang membulat.
"Iya, kak mia itu sangat baik ya. aku suka. aku mau kayak kak mia" puji reni tak habis habis
rey terkekeh. dia juga mengakui bagaimana baik nya mia. adik nya sekaligus istri dari bos nya.
kehadiran mia sangat mengubah kehidupan ed dan kehidupan dirinya 180%.
"Tadi gak makan yang aneh aneh kan? putri kita baik baik aja kan sayang?" tanya rey mengelus perut reni
"Enggak. kak mia tadi yang minta sama pelayan nya biar buat kami berempat jangan pedas." tutur reni manja
Rey harus sungkem ke mia. walaupun jahil tapi tetap menjaga mereka semua.
"ini bau apa sayang? kenapa pas terakhir wanginya beda?" tanya rey mencium bau tubuh istrinya
"Tadi kami setelah creambeth, luluran lagi. bau lotion kali" ujar reni mencium tangan nya sendiri
"Heeeeum.. harum" rey mencium tangan reni lembut.
reni tersenyum.
"Makasih yaa, aku banyak habisin uang tadi" ujar reni memeluk rey
"Gak apa apa sayang, buat kamu apa sih yang enggak" gombal rey sedikit.
reni mendongak
"Em.. cup"
Rey diam saat reni mengecup bibir nya singkat.
"Ehm.. tutup mata, aku masih malu. aku mau bayar utang" rengek reni menutup mata suaminya.
rey tau ke arah mana ini. ah dia suka kalau nakal nya reni sudah kumat.
Dia tersenyum menunggu sentuhan reni.
Hingga mereka polos, reni juga tak kalah dari markas lain. dia membuat si pedang pusing dan tegang.
Dan di lanjut dengan pertempuran sesungguhnya.
markas 3 sudah sampai di puncak 1. tinggal puncak yang lain..
__ADS_1
para ciwi ciwi beraksi membayar utang dulu ya gengs...
BERSAMBUNG...........