
Mia dan ed sudah menghabiskan waktu di lombok selama 4 hari. saat nya mereka kembali, mengingat masih banyak pekerjaan yang menanti mereka di sana.
Mia dan ed saat ini sedang berada di pesawat.
Ed memperhatikan mia yang sedari tadi berusaha menahan kantuknya.. ed memang menyadari waktu istirahat mereka hari ini sedikit karena tadi subuh dia kembali menggempur istrinya..
belum lagi mereka keluar mencari oleh oleh, pasti mia sangat kelelahan dan mengantuk.
Ed sudah mengabari keluarga nya dan papa winata bahwa merek akan pulang, dan kemungkinan akan tiba di rumah sore atau malam. kalau tidak macet di jalan.
Ed juga meminta mereka hanya di jput supir aja.. karena kasihan mereka harus bolak balik nanti. dan tentu saja mereka iyakan. Mereka menunggu pengantin baru di rumah papa winata. ini juga kali pertama kakek dan orangtua ed masuk kerumah winata.
"Sayang.. " bisik ed lembut, mmebuat mia menoleh pelan.
"Sini tiduran aja, nanti mas bangunin. perjalanan masih lama.. " ed membawa kepala mia ke bahu nya. dia memeluk mia dari samping membuat posisi mia nyaman.
Mia tersenyum dan menyender pada suaminya.. ed sangat perhatian padanya. mia merasa sangat beruntung ed benar benar memperlakukannya dengan sangat baik.
Ed mengelus punggung mia lembut, membuat mia semakin mengantuk. beberapa pramugari yang berkesempatan lewat merasa iri akan sikap manis ed pada istrinya. siapa yang tak mengenal tuan muda yang terkenal kaya dan kejam itu..
Setelah landing.
Ed membangunkan istrinya pelan, dan untungnya mia langsung bangun, kalau tidak bisa gempar satu bandara itu karena ed berniat menggendong mia jika tidak segera bangun.
"Udah sampe ya by.. hubby maaf ya ini pasti pegel" mia akan bertingkah manja jika melakulan kesalahan atau sedang merengek. dan ed menyukainya. padahal ed tidak keberatan jika mia duduk di pangkuannya seharian pun.
"Gak apa baby.. suami mu ini masih kuat" goda ed mengerlingkan mata.
"Keluar deh om mesum nyaa" ledek mia bergelayut manja pada ed. mereka tertawa tak peduli ada banyak tatapan yang melirik ke arah mereka. seolah ini keadaan langka bisa dengan bebas menyaksikan langsung kelakuan manis tuan muda dan istrinya.
Saat mereka keluar, ternyata di sana sudah ada supir yang sudah di hubungi ed. itu supir yang khusus di rumah mereka. ed sengaja menyiapkannya untuk mengantar mia kemana mana.
"Silahkan tuan, nyonya"
"Makasih pak" jawab mia sopan. mereka masuk ke dalam mobil. mia masih tetap bersender manja pada suaminya. tentu saja ed tak menyia nyiakan kesempatan. dia sesekali mengambil kecupan di pipi mia.
45 menit kemudian.
"Rame banget kayaknya" gumam mia melihat pintu rumah terbuka dan terdengar suara tawa dari dalam. juga ada mobil tambahan di luar.
"Mia pulanggg" seperti biasa jika sudah di rumah. mia selalu memanggil seisi rumah.
__ADS_1
"Sayang.. akhirnya kalian sampai juga" mama ingin memeluk mia.
tapi,
"Kami mandi dulu ya mama ku sayang, nanti aja cipika cipiki nya.. di luar banyak virus" kekeh mia menggoda mama.
"Anak nakal ini.. yaudah, kalian bersih bersih dulu sayang.." mama akhirnya mmebiarkan mia dan ed mandi dulu.
Ceklek!
"Kakak dulu apa mia dulu?" tanya mia tanpa menoleh, dia sedang mengambil baju untuk mereka pakai dari lemari dan koper.
Saat tak mendengar suara balasan. mia berbalik.
"Hubbyyyy.. dari tadi aku panggilin" ucap mia membuyarkan lamunan ed yang dari tadi fokus melihat lihat.
"Eeh maaf sayang, aku baru pertama kali masuk ke kamarmu ini." jawab ed yang sadar tak mendengar suara istrinya tadi.
"Oiya.. juga" gumam mia membenarkan.
"Hubby, mandi dulu aja. mia siapin air hangat ya. ini baju ganti nya. mia mandi di kamar sebelah aja.." ucap mia juga mengambil perlengkapannya.
"Gak ah.. pasti entar aneh aneh.. gak enak di tungguin" mia yang tau tabiat suaminya tidak mau ambil resiko.
"Janji cuma mandi sayang.. beneran" ucap ed meyakinkan.
Akhirnya mia mau. mereka mandi berdua. walaupun kamar dan kamar mandi mia tak se mewah punya ed dan rumah mereka sekarang, tapi di sini ed merasa nyaman.
Benar saja.. ed menepati janjinya. mereka hanya mandi. karna ed juga tau istrinya pasti lelah.
sampai mereka sudah lengkap mengeringkan rambut, sudah segar dan wangi. mereka keluar menemui keluarga yang sedari tadi menunggu mereka di luar.
Mia dan ed menyalim dan memeluk satu persatu keluarga mereka. mereka berbincang dan bercanda canda sebentar.
"Kalian pasti sudah lapar.. ayo kita makan dulu, nanti aja di lanjut ngobrolnya" ujar mama elina sebagai tuan rumah.
Mereka mengangguk setuju. karena dari bandara lombok tadi mereka hanya makan roti.
ada banyak hidangan yang terjejee di meja makan. dan kali ini meja dan kursinya di tambah karena ada keluarga ed juga di sana. sangat ramai dan hangat.
Mia melayani suaminya dengan telaten, begitu pun mama elina dan mama ed. mereka tersenyum melihat mia yang sudah terlihat mahir.
__ADS_1
"Ma.. ini enak" puji mia seperti biasa. setiap mereka makan mia selalu memuji mama sampai ingin terbang.
"Ini juga enak.. baru 4 hari mia di lombok udah kangen makanan rumah" ucap mia polos, mereka geleng geleng mendengar nya.
"Ini masakan mama sama mertuamu sayang, sengaja masak kesukaan kamu sama nak edward" ujar mama lembut.
Tak sengaja mia melihat mama ed melihat ke arah ed. walaupun mereka sudah memperbaiki hubungannya.. tapi masih kaku.. karna ed memang sulit memulai. hanya dengan mia dia begitu terbuka pada perasaaanya.
Mia tau, mama ed ingin sekali dekat dengan ed.. apalagi melihat interaksi kak alex dan kak zian serta mia pada mama elina.. ada kerinduan di hati mama ed.
Dengan senyum.. mia mengambilkan makanan yang di tunjuk mama tadi masakan mama ed. dia menaruhnya di piring ed..
"Ini enak by" ucap mia pelan. dia malu memanggil hubby di depan keluarganya. karna belum terbiasa.
"Enak gak?" pancing mia.. biasanya ed akan mengangguk saja.
"Enak.." jawab ed membuat mama tersenyum.
"Ini lagi nak.." mama menyodorkan lauk lain pada ed.
"Makasih ma" jawab ed membuat mia tersenyum.. dia tau ed juga ingin punya momen momen seperti ini.
Papa winata dan mama elina yang sudah di ceritakan masalah keluarga edward.. setelah berbincang lama dengan mama ed, mereka akhirnya tau duduk permasalahannya dan penyelesaiannya.
Mama dan papa kagum lagi akan tingkah kecil putri mereka. dengan tidak mencolok dia berusaha memperbaiki hubungan ed dan orangtuanya.
Ed bukan tidak tau tingkah istrinya.. dia tau. dan ed sangat beruntung akan kepekaan istri kecilnya.
"Hubby love you" bisik mia kembali mengunyah makanannya.
uhuk uhukk
tentu saja ed kaget, bisa bisa nya istrinya menggodanya saat sedang makan san di hadapan keluarga besar begini. kan jantungnya tidak akan tahan.
Mia menyodorkan minum pada ed..
"Pelan pelan makannya, itu masakan mama masih banyak.. nanti kalau kurang bisa minta lagi, iya kan ma?" ucap mama mengedipkan mata pada mertuanya. mama ed tersenyum senang, menantunya selalu tau apa yang ada di pikirannya.
"Kucing nakal.." batin ed tersenyum simpul.
BERSAMBUNG......
__ADS_1