Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin

Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin
Misi Mia


__ADS_3

Mia semakin yang ingin memberikan pendamping untuk sahabatnya. juga kak david adalah orang baik, dia yakin.. key bisa dan layak menjadi pemilik kak david.


Mia berusaha membuat momen supaya kedua insan itu bisa bertemu dan semakin dekat.


seperti hari ini.


Mia sedang di mw group bersama kak david, mia tadi sudah izin pada suaminya bahwa dia tak bisa ke qq group karena ada hal yang harus dia kerjakan.


ed tak mengekang istrinya..


Tapi,


Mia meminta ed supaya mengirimkan key kepadanya.. walaupun tak memberi alasan, ed tetap mengirimkan key ke perusahaan istrinya dengan alasan ada barang tertinggal. entah apa rencana kucing nakal nya.. yasudahlah. di turuti saja.


Key sampai di mw group, dia datang buru buru, dia kira barang yang dia pegang adalah hal urgent yang harus sampai ke tangan mia.


"Mbak.. saya dari qq group, ingin bertemu nyonya mia" ucap key pada resepsionis


saat mendengar nama qq group, juga hubungan bos mereka dengan pemilik perusahaan itu. resepsionis sama sekali tak mempersulit keadaan. key langsung di arahkan ke lift untuk naik ke atas.


"Makasih mbak"


Ting!


Key keluar di lantai ruangan mia. dia celingukan mencari di mana kira kira sahabatnya berada.


Saat key sudah melihat ruangan bertuliskan direktur. dia tau pasti itu adalah ruang kerja mia.


Dari meja nya.. david mengernyitkan dahi . kenapa key ada di sini? pikirnya.


Apalagi di lihat nya key buru buru.. david sedikit penasaran, rambut key sedikit berantakan tapi tetap cantik. ingin rasanya dia merapikan rambut key.


eh! apa yang kau pikirkan. batinnya lagi.


tok


tok


tok


"Masuk"


"Permisi.."


"Key, akhirnya kamu sampai juga." mia segera berdiri menyambut key.


"Iya mia, kata pak edward kamu sangat membutuhkan ini. aku takut terlambat" ucap key menyerahkan benda entah apa itu.. mia hampir tertawa melihat kelakuan suaminya..


Bisa bisa nya dia menyuruh key membawa satu kotak. tapi isi nya hanya satu buku tentang bisnis . sepertinya di ambil acak dari jejeran buku di kantor ed.

__ADS_1


dan yang membuat mia geli adalah. ed masih sempat membuat satu kertas dengan tulisan cinta di dalamnya.


"Ini tidak gratis nyonyaku sayang, love you"


Mia tentu akan memberikan hadiah malam ini buat suami tampan itu.


"Ah.. iya key, makasih banyak yah. aku emang sangat butuh ini." ucap mia membawa key duduk. dia tak lupa meminta di buatkan minum juga buat key.


"Aku langsung balik aja mia"


"Aku udah bilang suamiku kamu hari ini di sini aja key, aku butuh bantuan kamu juga.." jawab mia cari alasan.


Tanpa curiga, key menurut. yang penting dia tak ada maslah dengan edward.


"Baiklah.."


Di sela sela pembicaraan serius yang kadang bercanda antara mia dan key, mia sesekali menyebut nama kak david. seolah olah sedang mempromosikan nya untuk sahabatnya.


"Kak david, tolong ke ruangan ku kak"


Tak berselang waktu lama. david mengetuk pintu dan masuk.


"ada apa nona" david tetap memanggil nona jika di kantor.


"Kak.. tolong kakak bawa key, keliling melihat lihat sekitar. dia katanya penasaran.. aku harus menelfon suami ku dulu" ujar mia memulai misi nya.


"Gak usah mia, aku kan bisa sendiri.. lagian sebentar lagi waktu istirahat selesai" key tentu merasa tak enak pada kak david.


"Silahkan nona.." ujar david sedikit ramah pada key.


Melihat mia mnegangguk, kei akhirnya mengikuti david dari belakang.


"Aku doakan kalian berjodoh" gumam mia tersenyum lalu menghubungi suaminya dan bertingkah manja.


********


Sepanjang keliling, ada banyak orang menyapa mereka. lebih tepatnya menyapa david, orang kepercayaan bos.


"Dugh" david sengaja tiba tiba berhenti hingga kepala key menubruk punggungnya.


"Nona.. berjalan lah di samping saya, jangan di belakang" ujar david sedikit lucu melihat key mengekor di belakang.


"Baik pak" jawab key menurut.


David membawa key melihat lihat sekitar, sampai kantin juga taman yang cukup luas. walau tak sebesar dan se mewah qq group.


"Waaah.. mia sangat hebat." gumam key kagum pada sahabatnya. suaranya sangat kecil, tapi telinga david masih bisa mendengar nya.


David merasa sahabat mia ini beneran tulus, tidak bermaksud memanfaatkannya. terlihat dari sikap nya yang selalu memuji mia dan senyumnya yang tulus.. tak ada iri atau cemburu di sana.

__ADS_1


"Apa? anak perusahaan??" kaget key mendengar penuturan david bahwa saat ini mia juga sedang mengerjakan proyek membuat anak perusahaan.


"Ahh maaf.. " tambah key sedikit malu karena wajahnya sangat kaget.


David menahan senyum nya melihat key malu, wajahnya sedikit merah. dan bibirnya menggerutu seakan menyalahkan mulutnya.


"Cantik" batin david.


Ting!


"Key, boleh nitip jus gak? kalau kalian berhenti di kantin. tolong ya key" isi pesan mia yang key tunjukkan pada david.


"Kantin di sebelah mana pak? biar saya pesan buat mia dulu" kata key sopan.


"Biar saya antar sekalian, saya juga ingin beli minum" jawab david malah tak ingin segera berpisah.


Jadilah mereka berdua berjalan beriringan ke arah kantin. ada beberapa pasang mata yang melihat. walau sudah selesai jam istirahat.


sambil menunggu jus milik mia. key memesan es teh buat dia dan key.


"Makasih pak"


"Sama sama nona"


Mereka duduk berhadapan, awalnya memang terasa canggung.. tapi kantin juga tak begitu ramai.


Mereka berbincang, apalagi key juga orangnya mudah bergaul. dia lebih barbar dari mia.


"Apa? kamu menjambaknya?" kagwt david tertawa mendengar cerita key saat dia menjambak grace


"Iya, dia sangat menyebalkan pak.. dia ingin merebut suami dari sahabatku. aku tau dia pasti kehilangan banyak rambut" ucap key terkekeh puas.


David tersenyum, ternyata asik juga bersama key. karna baginya key tidak jaim dan apa adanya.


"Kalian sudah berteman beberapa tahun lalu kan? tapi kenapa bisa baru bertemu sekarang? padahal nona di qq group.. " tanya david penasaran.


"Maaf nona.. tidak usah di jawab juga tidak apa apa" ucap david melihat key yang tiba tiba diam.


"Tidak apa apa pak. saya memang hanya melihat mia dan mengikuti beritanya dari jauh. saya tidak tau dia menjalani hal berat begitu"


"Saya ingin menggapainya.. tapi melihat mia saat itu menjadi pemilik perusahaan tiba tiba dan lagi menikah dengan pak edward.. saya merasa tak pantas lagi." jelas key.


"Saya bahkan tak berani mengucapkan selamat di hari pernikahannya. melihat dia bahagia saat itu sudah cukup.. mia orang baik, dia layak dapat hal baik." tambah key tersenyum.


"eh.. ternyata bersembunyi sekalipun, selalu ada kejadian di luar prediksi. mia dan aku akhirnya bertemu, dan kembali merangkul ku lagi. hingga begini" key tersenyum. dia bahagia..


"Pertemanan kalian sepertinya cukup solid" canda david.


"Iya, karna kami suka makan, dan ghibahin orang" ucap key, tapi bagi david itu lucu. gadis ini tidak bisa sedikit jaim.

__ADS_1


Key dan david sudah tak lagi kaku.. sudah mulai cair. sifat ceria key yang sedikit mirip dengan mia. membuat david merasa nyaman.


BERSAMBUNG...


__ADS_2