Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin

Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin
Baby Naura


__ADS_3

Mereka semua sontak berdiri saat pintu ruang operasi terbuka.


"Kak?" mia melihat wajah pucat kak david.


Yang lain juga mendekat.


"Semuanya lancar. anak kami perempuan.. key juga sedang di bersihkan" ucap david lirih tak sadar air matanya menetes melihat betapa banyak orang menunggu di depan ruangan itu.


Semua bernafas lega.


"Selamat nak.. kamu harus makin banyak waktu dengan keluarga" sahut papa winata, david adalah anak sahabatnya..


David memeluk papa winata dan di lanjut dengan ucapan dan pelukan hangat yang lain.


tak terkecuali alex.


"Selamat david.."


David tak mampu berkata kata. dia sangat bahagia hari ini. putri mereka lahir dengan selamat. dan key belum sepenuhnya sadar dari pengaruh bius tadi.


Alex yang melihat semua berjalan lancar, dia pamit. dia akan ke bandara dan membawa gaby ke sini.


Tak ada yang bertanya apalagi menghalangi.. mereka biarkan.


Bayi mungil di bawa masuk ke dalam ruang rawat yang sudah di pesan david.


"oeeek oeeek" suara bayi yang sangat mereka nantikan memenuhi seisi ruangan.


"Sini sus" mia si tidak sabaran, dia ingin menggendong bayi mungil itu.


"Hubby, dia sangat cantik.. kayaknya kita harus jodohin micha atau mighuel sama dia by" ujar mia semangat.


mereka pada tepok jidat. bayi belum sehari, sudah di jodoh jodohkan.


"Iya cantik.." ujar ed mengikuti mau sang istri


"Kakak juga mau gendong dek, tapi gimana caranya" david sudah siap sedia. dia dengan kaku duduk dan membuka tangannya.


mereka menahan tawa melihat wajah david yang terlihat takut tapi ingin.


"Pake ini dulu kak.. baju kakak di lapis ini biar aman" tiba tiba gaby masuk membawa kain tipis, menutupi tubuh bagian depan kak david.


Gaby di sana.. tapi alex sudah berangkat. sesuai prediksi si mamud.


"Dia sangat kecil" ujar david kagum


"Kalau besar, menurut kakak key akan bisa berjalan?" ejek mia mengundang tawa mereka.


Gaby menyiapkan beberapa yang perlu. setelah dia menyapa mereka semua termasuk keluarga dokter alex.. dia tetap sopan.. hanya saja tak se ceplos dulu dulu.


Dengan jahil, mia memotret gaby yang sedang bersama mereka. dari berbagai sudut. supaya kak alex nanti kelimpungan.


Suster datang membantu baby dalam box bayi. mereka semua melihat bayi mungil yang terlihat masih merah dan matanya masih belum terbuka sempurna.


David dari tadi melihat ke arah pintu. kenapa istrinya belum di bawa masuk. dia hendak keluar. tapi


ceklek!


"Ibu nya belum sepenuhnya sadar dai bius, sebentar lagi pasti akan bangun.. sebentar kami pindahkan" ujar satu perawat


"Biar saya" david dengan sigap mengangkat tubuh istri tercinta berpindah ke ranjang yang sudah di sediakan


Mereka masih di sana.. menunggu. hanya mia dan david yang duduk di samping key.

__ADS_1


"Kak.. nanti kamu harus menjaga key, pastikan gizinya cukup. kalau menyusui si baby girl nanti harus di perhatikan"


"Makasih mia.." ujar david tulus


setelah menunggu beberapa saat.


gerakan tangan key di pipi david membuat david langsung berdiri.


"Sayang.. udah bangun" ujar david sumringah.. dia langsung mengecup tangan dan pipi key


"Anak kita yank". tanya key lirih


"anak kita sehat sayang,perempuan.. sebentar aku panggil dokter"


"Udah aku panggil kak" jawab gaby juga tak kalah semangat mendekati key


"Key" mia menarik suaminya mendekati brankas key.


"Selamat key, akhirnya kamu sudah jadi ibu. dia sangat cantik. aku mau dia nanti jadi menantuku"


key terkekeh dengan lemah. menantu?? astagaa jauh sekali


"Nak, selamat ya.. cepat pulih" ujar mama elina di ikuti oleh yang lain.


"Makasih banyak tante, om.. dan semua" jawab key pelan.


Setelah dokter masuk dan memeriksa. semua normal.. lalu vitamin dan juga infus masih terpasang.


"Kalian mau melihat pertunjukan??" tanya mia misterius


mereka sudah paham pasti mama muda nakal itu akan melakukan sesuatu.


Mia mengirim foto ke pada kak alex.


dia tersenyum senang, dengan semangat dia membawa koper ke bandara. dia sudah mau check in. dia tak pernah se semangat ini kalau ke luar kota.


Tapi,


dia mendengar suara ponselnya berbunyi.


Manatau penting. pikirnya. dia berhenti sejenak.


senyum yang tadi di wajahnya tiba tiba berubah kaget, tak percaya.. dan speechless.


"I ini gaby?" gumam alex melepas koper dan membuka beberapa foto lagi yang di kirim mia.


Ada beberapa foto. iya benar itu gaby.


tapi alex masih syok


dia melakukan video call.


Mia di ruangan key terkikik..


"Tuh kan, kalian tunggu saja yaa" jawab mia jahil


"Halo kak?"


"Halo dek, itu beneran gaby?" tanya alex dengan suara tak percaya


"Iya.. gaby udah dua hari di jakarta kak. kakak di mana? pulang ke rumah ya? apa di ruangan kakak?" tanya mia pura pura tak tau


yang lain geleng geleng kepala. apalagi zian dan rey.. mama muda itu sangat berbahaya. mereka harus hati hati. wkwkkw

__ADS_1


Dengan sengaja mia mengarahkan wajah gaby.


benar itu gaby.


"Para penumpa-


Alex segera mematikan panggilan. supaya tak ada yang tau kalau dia di bandara.


mia tertawa puas. pasti kakak nya sedang kelimpungan kembali ke rumah sakit.


"Jahil banget sih sayangku ini. kasian kak alex" bisik ed gemas. istrinya sangat nakal.


"Hehe.. kan lucu by," balas mia bersender manja pada suaminya. ed hanya bisa mengapit gemas hidung istri cantiknya.


"david membantu istrinya setelah tadi melihat baby girl. nanti akan di ajari suster cara cara menyusui supaya lancar"


"Siapa nama putri kalian kak?" tanya mia saat dia masih betah berdiri di samping box bayi tersebut.


Key menatap suaminya. david pernah bilang kalau dia sudah siapkan nama kalau laki laki ataupun perempuan.


"sudah ada. namanya Naura Salsabilla." ujar david tersenyum.


"Bagus namanya. baby nau" gumam mia mengangguk.


"Kamu suka namanya yank?" tanya david lembut.


"Suka" jawab key lembut.


"Aku udah siapin baby sitter buat anak kita, nanti bantuin kamu yank.." ujar david memperbaiki infus istrinya yang tadi tergerak.


Ceklek!!


"Huuuu huh.. kakak.." suara ronald melemah. dia tadi di kabari, tapi kebetulan sedang ada lomba, jadi dia langsung berangkat dari penginapan kegiatan lomba ke rumah sakit.


"Ron..." panggil key berkaca kaca. adiknya sudah terlihat dewasa dan makin tampan.


Ron langsung berhambur memeluk kakak satu satunya. kakak yang sudah jadi ibu dan ayah baginya.


"Maaf ron telat kak, kakak semoga cepat pulih ya. mana keponakan ku" ucap ron me lap air matanya.


"Itu ron, namanya naura silvera. ponakan kamu perempuan" jawab david


"Kak.. selamat. tolong jaga kakakku" ron memeluk kak david erat. dia juga kembali menangis.


"Ron, jangan menangis.. nanti baby nau kaget" ucap mia membuat ron terkekeh.. dia segera beralih ke box bayi di sana..


Ron sangat takjub. keponakannya masih merah..


"Ini uncle.. sehat sehat yaa" bisik ron


Mereka semua bahagia. gaby memberikan tempat buat ron.. gaby tersenyum bahagia. jika saja orangtua nya ada di sini. akan sangat lengkap.


tapi,


Ceklek!!


"Gabyyy" suara alex tertahan.. nafas alex masih ngos ngosan dan penampilan nya yang tidak begitu rapih.


"Dokter.." gumam gaby heran.. kenapa berantakan sekali. pikirnya.


"Kak al? kakak dari rumah tadi?" pancing mia tanpa dosa.


BERSAMBUNG.........

__ADS_1


__ADS_2